www.halloriau.com
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
14:00 - Kecelakaan Maut Terjadi Lagi di Tol Pekanbaru-Dumai, 5 Orang Tewas 2 Luka Berat | 13:28 - Riau Akan Distribusikan 15.240 Vaksin Covid-19 untuk 3 Daerah Ini | 12:32 - Abaikan Prokes Covid-19, Kerumunan Warga Penerima BLT Dibubarkan | 18:21 - Kadiskes Riau: Rapid Test Antigen Swab Syarat Perjalanan Keluar Daerah | 18:21 - Penahanan Yan Prana, Kejati Beralasan Tersangka Menghilangkan Barang Bukti | 16:00 - Setdaprov Riau, Yan Prana Jaya ditahan Jaksa Penyidik Pidsus Kejati Riau
 
Pelemparan Bom Molotov Satpol PP, DPRD Riau: Bentuk Lemahnya Pengawasan dan Pengamanan
Jumat, 31 Januari 2020 - 06:08:58 WIB
Wakil Ketua DPRD Riau Hardianto
Wakil Ketua DPRD Riau Hardianto

PEKANBARU - Insiden pelemparan bom molotov terhadap Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Riau yang terjadi Rabu malam lalu, sebagai bentuk lemahnya pengawasan dan pengamanan.

Hal ini diungkapkan Wakil Ketua DPRD Riau Hardianto. Dia menyayangkan, kali ini pos penjagaan Satpol PP Riau yang menjadi sasaran pelaku pelemparan oleh orang tak dikenal. 

Padahal kejadian serupa juga sudah pernah terjadi di sejumlah tempat di Pekanbaru, bahkan tercatat sudah ada delapan teror molotov dalam kurun waktu tiga tahun ini.

"Ini tindakan yang sudah mengarah ke ranah kriminalitas, kita harap kepolisian bisa mengusut tuntas kasus ini. Yang kita herankan, Bumi Melayu ini kan daerah yang penuh akan sopan santun dan etika. Kok bisa ada yang menyampaikan entah itu kritikan atau ketidaksenangan dengan cara-cara tak beretika sampai melempar molotov," ucap Hardianto di Pekanbaru, dikutip dari antarariau Jumat (31/1/2020).

Politisi Gerindra ini menduga motif pelaku melemparkan molotov sebagai bentuk ketidaksenangan kepada pemerintah atau institusi terkait. Menurutnya, pihak eksekutif mau legislatif bukanlah lembaga yang anti kritik. Sehingga dia mempersilahkan siapapun untuk menyampaikan masukan dan ktitikan dengan cara yang baik.

"Kami ini, DPRD maupun Pemprov bukanlah lembaga yang anti kritik. Jadi kalau ada ketidakcocokan atau ketidaksenangan yang ingin disampaikan. Silahkan sampaikan dengan cara-cara yang benar, bukan dengan dimolotov," ucap Hardianto.

Menurutnya, lemahnya pengawasan, menyebabkan peristiwa pelemparan molotov terjadi kembali di Riau. Untuk itu dia meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus ini dan berharap tidak terjadi kasus serupa di Riau.

"Kita tentu kritisi dulu lemahnya pengawasan di internal kita sendiri. Kenapa bisa kecolongan dimolotov, apalagi ini sudah kejadian yang ke sekian kalinya," paparnya.

Untuk diketahui, kejadian itu diketahui terjadi pada Rabu (29/1) malam sekitar pukul 20.10 WIB. Saat itu, molotov meledak di pos penjagaan institusi yang beralamat di Jalan Letkol Hasan Basri Nomor 04 Kelurahan Cinta Raja, Kecamatan Limapuluh, Pekanbaru. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Sebanyak 1.200 Tim Gabungan saat perayaan Nataru.Aparat Gabungan Disebar di 18 Pos Pengamanan Gereja Peryaan Nataru
IlustrasiPolisi dan Satpol PP Riau Akan Rajin Razia Jelang Nataru
DPRD Riau.Ikut Pilkada, PAW Enam Anggota DPRD Riau dalam Proses
  Apel pasukan di halaman kantor Mapolda Riau, Jalan Pattimura yang dihadiri seluruh personel TNI, Satpol PP dan Forkopimda Riau.Operasi Lilin Pengamanan Perayaan Nataru di Riau Terjunkan 1200 Tim Gabungan
IlustrasiKontak Erat dengan Gubri Saat Paripurna di DPRD Riau Diminta Swab
Massa memasang tali mencegah masuknya provokator. FOTO: Antara.Berjalan Damai, Demonstran Tolak UU Ciptaker Pasang Tali Cegah Penyusup, DPRD Riau Janjikan Ini...

BERITA LAINNYA    
OstInna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rajaiun Belum usai Pandemi melanda Negeri, kini Ibu Pertiwi Berduka lagi
Pelaku perjudian Togel yang diamankan pihak kepolisian Polres Kepulauan Meranti.Setelah Chip Higgs Domino, Berturut-turut Polisi Ringkus Pemain Judi Togel di Selatpanjang
Penyerahan bantuan Alquran dan buku tulis.Warga Sakai Terima Program DMPA dan Alquran Juzz Amma PT AA APP Sinar Mas
  Kadiskes Riau, Mimi Yuliani NazirHari Ini, 123 Kasus Tambahan Positif Corona, Dan Pasien Sembuh 150 Orang
Satgas Covid-19 Kota Dumai dan Management Hotel Sonaview Hotel Dumai gelar keterangan Pers terkait berakhirnya kerjasama sebagai tempat isolasi pasien positif Covid-19 di Dumai.Hotel Sonaview Dumai Tidak Lagi Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19
Pihak Gakkumdu bersama JPU saat melakukan rapat koordinasi terkait penanganan kasus politik uang di Kantor Bawaslu Kepulauan Meranti, Rabu (20/1/2021).Tidak Penuhi Unsur, JPU Tolak Dugaan Kasus Politik Uang Pasangan H Adil-Asmar
Komentar Anda :

 
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved