BREAKING NEWS :
Tak Sengaja Beli 28 Mobil Tesla Model 3 Secara Online, Tagihannya Rp22,62 Miliar
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA +

08:55 - Hasil Reses DPRD Riau, Pem...
14:59 - BLT Pemprov Dipotong Rp50 ...
14:37 - Di Tengah Pandemi Covid-19...
08:58 - Pemprov Kembali Raih WTP, ...
16:56 - Temukan Pemalsuan Data Suk...
20:23 - Ada Kejanggalan Sistem Zon...
11:20 - DPRD Riau Jajal Tol Pekanb...
16:46 - Dibuka Awal Juli, Tarif To...
12:30 - Resmi Jabat Sekretaris DPR...
10:34 - Sekap Karyawan 2 Bulan, DP...
15:23 - Komisi III DPRD Riau Sebut...
20:14 - Masyarakat Keluhkan Lonjak...
08:22 - Pengunjung Mal Bebas Tapi ...
21:36 - Anggota DPRD Riau Pertanya...
15:29 - Legislatif Riau Ini Minta ...
13:24 - Kampar Hanya Dapat Rp6,2 M...
12:46 - Komisi III Desak Pusat Bay...
13:12 - DPRD Riau Soal THR: Kalau ...
06:21 - Dukung PSBB Provinsi Riau,...
11:48 - Jika Sudah Diizinkan, DPRD...
18:29 - Komisi V DPRD Minta Disdik...
17:23 - DPRD Riau Gelar Paripuran ...
22:06 - DPRD Riau Desak Pemprov Ca...
09:07 - Anggota Legislatif Riau Kr...
09:36 - Ini Saran DPRD Riau Terkai...
08:47 - Ketua DPRD Riau Tak Setuju...
07:43 - Walikota dan Bupati Dimint...
15:25 - DPRD Riau Setuju Anggaran ...
10:58 - Ketua DPRD Riau: Masa Masj...
08:38 - Cara DPRD Riau Sikapi Waba...
20:01 - Konsultasi Berbagai Persoa...
17:32 - DPRD Riau akan Audit Dana ...
11:56 - Terkait Mobdin Jeep Pimpin...
10:49 - Muflihun Ditunjuk Sebagai ...
18:16 - Komisi V DPRD Riau RDP den...
06:30 - FITRA Riau Soroti Pengadaa...
20:30 - Dianggarkan di APBD-P, DPR...
12:48 - Legislatif Riau Turut Krit...
19:03 - Gedung DPRD Riau Akan Diba...
19:08 - Dewan akan Terus Awasi Per...
14:41 - Jalan Tol Pekanbaru-Rengat...
10:34 - DPRD Riau Temukan 1,4 Juta...
18:02 - DPRD Riau akan Kawal Prose...
15:30 - Dewan Tuding Dugaan Korups...
17:58 - Pemprov Riau Akhiri Kontra...
09:07 - Tagih Keseriusan Pemprov A...
06:08 - Pelemparan Bom Molotov Sat...
08:06 - Mutasi Belum Tuntas, Para ...
06:19 - DPRD Riau Temukan Puluhan ...
07:00 - Investor Bakal Kelola Stad...
16:46 - Hubungi Kepala BNN Riau, K...
12:01 - Siapkan APBD Pro Rakyat, D...
12:25 - Pegawai Positif Narkoba Te...
10:07 - DPRD Riau Tegaskan Jika Pe...
18:54 - Tak Masalahkan Kerabat Gub...
07:02 - Usai Pelantikan Pejabat Ba...
06:00 - Pajak PLTA Koto Panjang Ba...
22:47 - 58 Ribu Hektare Lahan Ileg...
22:01 - Legislator Setuju Penutupa...
13:06 - Perbatasan Riau-Sumbar Raw...
18:18 - DPRD Riau Kritik 'Kembang ...
10:50 - Agar Target Pembangunan Te...
17:39 - Eet akan Sampaikan ke Pemp...
07:24 - Dewan Ingatkan Pemprov Ria...
13:12 - Legislator Riau Janji di 2...
19:48 - Minta Bangunkan Rumah Lay...
17:43 - Minta Gubri Profesional, D...
20:34 - Ketua PKB Riau Tolak Wacan...
18:56 - Pilih Kadis, Syamsuar Diin...
15:52 - Ada Isu Eksodus Pejabat, L...
20:48 - Rentan Aksi Kriminalitas, ...
11:34 - 1,6 Juta Kendaraan di Riau...
08:31 - Tahun 2020, POKIR Dewan da...
17:38 - APBD Riau Disahkan Lusa, Z...
17:49 - Yan Prana Jadi Sekda, Dewa...
16:00 - Anggota Dewan Ini Ungkap P...
06:47 - Masa Tugas Nyaris Berakhir...
06:15 - Dewan Kritisi Pemprov Riau...
06:05 - Dewan Ingatkan Pendaftar C...
17:41 - Riau Peringkat 10 Pengangg...
07:09 - BPJS Kesehatan Nunggak Rp4...
14:35 - BRK Tak Capai Target, Husa...
07:56 - Pendapatan Daerah Turun di...
10:38 - Dewan Sorot Kinerja Disnak...
06:33 - Dewan Minta OPD Pemprov Ri...
11:17 - Sesuai Janji Presiden, Tol...
16:07 - Masih Ada Pungli, DPRD Ria...
15:59 - Tahun Depan, Penerima RLH ...
07:13 - Ketua DPRD Dukung Provinsi...
06:15 - Dewan Riau: Perbaiki Dulu ...
15:10 - Tiga Fraksi DPRD Riau PAN,...
12:02 - Tidak Hadir, Fraksi PKS, G...
16:02 - Ketua DPRD Riau Dilantik, ...
11:09 - Mencuat Isu Keterwakilan D...
09:47 - Besok, 4 Wakil Ketua DPRD ...
08:27 - Dewan Berharap Kapolda Ria...
13:44 - Rapat Paripurna Pengumuman...
18:24 - Ade Hartati Siap Backup Ma...
15:06 - Walau Telat, Warga Riau Be...
15:40 - Pembentukan Fraksi Anggota...
 
Masa Tugas Nyaris Berakhir, Dewan Pertanyakan Kinerja Tim Terpadu Penertiban Lahan Riau
Jumat, 15 November 2019 - 06:47:54 WIB
Anggota Komisi IV DPRD Riau, Husni Thamrin.
Anggota Komisi IV DPRD Riau, Husni Thamrin.
TERKAIT:

PEKANBARU -  Desember mendatang, usai sudah masa tugas Tim Terpadu Penertiban Lahan Ilegal Provinsi Riau. Setelah tutup tahun anggaran, tim ini pun sudah tidak bisa lagi bekerja.

Sebab anggaran yang digunakan untuk tim ini hanya sampai akhir tahun ini.

Untuk menunjang tugasnya, Tim Terpadu Penertiban Lahan Ilegal Pemprov Riau ini mendapatkan kucuran dana dari Pemprov Riau hingga mencapai Rp 6 miliar.

Namun anggaran tersebut dipastikan tidak terpakai seluruhnya. Mengingat tim ini baru dibentuk dan belum terlihat kinerjanya.

"Kalau sampai akhir Desember ini dananya tak habis, harus dikembalikan. Itu kan duit negara," kata anggota Komisi IV DPRD Riau, Husni Thamrin, Kamis (14/11/2019).

Ketua Fraksi Partai Gerindra ini menilai sejauh ini tim terpadu memang belum memperlihatkan hasil kerjanya.

Padahal jelang akhir tahun ini, tim seharusnya sudah mengekspos hasil kerja mereka kepada publik dalam penertiban lahan ilegal di Riau.

"Harusnya hari ini mereka sudah ekspos hasil kerja dari tim ini. Karena apa yang sudah mereka lakukan itu wajib diekspos, apalagi mereka menggunakan uang negara," ujarnya..

Tim terpadu ini dibentuk Gubernur Riau Syamsuar.

Dalam Keputusan Gubernur Riau (Kepgubri), tim ini dibagi menjadi tiga, yang mana terdiri dari tim pengendali, kemudian tim operasi, dan tim yustisi.

Gubernur Riau, Syamsuar mengatakan untuk sementara ini, fokus sasaran tim tersebut adalah sejumlah lahan-lahan perkebunan yang dianggap ilegal.

Seperti data yang sudah dikemukakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), ada 1 juta hektar lahan ilegal di Riau.

Termasuk hasil temuan tim DPRD Provinsi Riau melalui Tim Pansus yang sebelumnya bekerja.

Dimana tim menemukan ada sekitar 1,2 juta hektar lahan perkebunan di Riau yang digarap secara ilegal.

"Setelah ini kan kami akan bentuk lagi tim kecil. Sehingga dengan tim kecil ini nanti lebih jelas lagi tahapan-tahapan yang akan dilakukan dalam rangka untuk memulai tim penertiban ini. Sasaran kita apa yang telah ditemukan oleh KPK dan DPRD Riau lalu," ujar Syamsuar.

Sejauh ini tim sudah mulai melakukan penertiban terhadap sejumlah perusahaan perkebunan di Riau yang tidak mengantongi izin.

Tim yang dikomandoi oleh Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edy Natar Nasution ini sudah mengantongi setidaknya ada lima perusahaan perkebunan yang tidak mengantongi izin.

Masing-masing berada di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) dan Kampar.

Namun Edy belum bersedia membeberkan nama-nama perusahaan yang sudah menjadi target tersebut.

Saat ditanyai perusahaan mana saja, Edy Nasution masih merahasiakannya.

"Biar tim bekerja dulu, yang pasti ada lima perusahaan di Kampar dan lima perusahaan di Rohul," kata Wagubri beberapa waktu lalu.

"Kita sudah menurunkan tim sebagai mata dan telinga untuk mendapatkan data akurat di lapangan. Data awal 99,9 persen sudah benar," imbuhnya.

Penulis : Fauzia



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Tak Sengaja Beli 28 Mobil Tesla Model 3 Secara Online, Tagihannya Rp22,62 Miliar
  • Heboh Masker Unik Istri KSAD yang Harganya Sampai Rp25 Juta
  • Bisa Turun Kapan Saja, 3.000 Personel TNI Siap Amankan Karhutla di Riau
  • Heboh Kalung Anticorona, DPR Minta Kementan Teliti Lebih Lanjut
  • Jadi Nara Sumber Talkshow Hari Keamanan Pangan Sedunia, Alek Kurniawan Ajak Manfaatkan Lahan Kosong
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved