BREAKING NEWS :
Komisi II minta Dinas Koperasi dan UMKM Transparan Jalankan Program
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA +

15:19 - Surati Presiden, DPRD Riau...
14:23 - Resmi Maju di Pilkada, Kom...
07:56 - Paling Lambat 9 November, ...
17:30 - Yulisman dan Sewitri Calon...
07:15 - Anggota DPRD Riau Ini Nila...
22:59 - Legislator DPRD Riau Ini S...
22:02 - Ketuk Palu, DPRD Riau Sahk...
21:10 - Ringankan Ekonomi Masyarak...
12:20 - Legislatif Riau Ini Soroti...
13:30 - Indra Gunawan Eet Mundur d...
23:22 - Benar-benar Gawat! Total P...
16:05 - Anggota DPRD Riau Positif ...
14:48 - Sekda Taburkan 10 Ribu Eko...
22:17 - Covid-19 Sudah Mengkhawati...
10:27 - Hasil Swab di DPRD Riau Ke...
07:30 - 6 Anggota Positif Covid-19...
13:11 - Gedung DPRD Riau Tidak 'Lo...
19:33 - Anggota DPRD Riau Positif ...
09:47 - Kasus Covid-19 Terus Berta...
17:41 - DPRD Riau Minta BRK Belaja...
16:52 - Legislator Riau Sarankan G...
08:29 - Gerakkan UMKM, Ekonomi Ria...
13:35 - Gantikan Almarhum Dedet, S...
21:51 - Digantikan Syahroni Tua, P...
09:47 - Paripurn HUT ke-63 Riau Ha...
22:18 - Sapi Kurban PTPN V Tak Sam...
17:04 - Terapkan Protokol Kesehata...
20:37 - Anggota Legislatif Riau In...
10:45 - Jumlah Hewan Kurban DPRD R...
06:56 - Masih Pandemi, Anggaran Pe...
18:53 - DPRD Riau Geser Anggaran h...
17:26 - Dugaan Penyimpangan Anggar...
21:44 - Banyak Aset Bermasalah Dik...
07:21 - Diundang Tak Hadir, DPRD R...
10:48 - DPRD Riau Minta BRK Ambil ...
08:55 - Hasil Reses DPRD Riau, Pem...
14:59 - BLT Pemprov Dipotong Rp50 ...
14:37 - Di Tengah Pandemi Covid-19...
08:58 - Pemprov Kembali Raih WTP, ...
16:56 - Temukan Pemalsuan Data Suk...
20:23 - Ada Kejanggalan Sistem Zon...
11:20 - DPRD Riau Jajal Tol Pekanb...
16:46 - Dibuka Awal Juli, Tarif To...
12:30 - Resmi Jabat Sekretaris DPR...
10:34 - Sekap Karyawan 2 Bulan, DP...
15:23 - Komisi III DPRD Riau Sebut...
20:14 - Masyarakat Keluhkan Lonjak...
08:22 - Pengunjung Mal Bebas Tapi ...
21:36 - Anggota DPRD Riau Pertanya...
15:29 - Legislatif Riau Ini Minta ...
13:24 - Kampar Hanya Dapat Rp6,2 M...
12:46 - Komisi III Desak Pusat Bay...
13:12 - DPRD Riau Soal THR: Kalau ...
06:21 - Dukung PSBB Provinsi Riau,...
11:48 - Jika Sudah Diizinkan, DPRD...
18:29 - Komisi V DPRD Minta Disdik...
17:23 - DPRD Riau Gelar Paripuran ...
22:06 - DPRD Riau Desak Pemprov Ca...
09:07 - Anggota Legislatif Riau Kr...
09:36 - Ini Saran DPRD Riau Terkai...
08:47 - Ketua DPRD Riau Tak Setuju...
07:43 - Walikota dan Bupati Dimint...
15:25 - DPRD Riau Setuju Anggaran ...
10:58 - Ketua DPRD Riau: Masa Masj...
08:38 - Cara DPRD Riau Sikapi Waba...
20:01 - Konsultasi Berbagai Persoa...
17:32 - DPRD Riau akan Audit Dana ...
11:56 - Terkait Mobdin Jeep Pimpin...
10:49 - Muflihun Ditunjuk Sebagai ...
18:16 - Komisi V DPRD Riau RDP den...
06:30 - FITRA Riau Soroti Pengadaa...
20:30 - Dianggarkan di APBD-P, DPR...
12:48 - Legislatif Riau Turut Krit...
19:03 - Gedung DPRD Riau Akan Diba...
19:08 - Dewan akan Terus Awasi Per...
14:41 - Jalan Tol Pekanbaru-Rengat...
10:34 - DPRD Riau Temukan 1,4 Juta...
18:02 - DPRD Riau akan Kawal Prose...
15:30 - Dewan Tuding Dugaan Korups...
17:58 - Pemprov Riau Akhiri Kontra...
09:07 - Tagih Keseriusan Pemprov A...
06:08 - Pelemparan Bom Molotov Sat...
08:06 - Mutasi Belum Tuntas, Para ...
06:19 - DPRD Riau Temukan Puluhan ...
07:00 - Investor Bakal Kelola Stad...
16:46 - Hubungi Kepala BNN Riau, K...
12:01 - Siapkan APBD Pro Rakyat, D...
12:25 - Pegawai Positif Narkoba Te...
10:07 - DPRD Riau Tegaskan Jika Pe...
18:54 - Tak Masalahkan Kerabat Gub...
07:02 - Usai Pelantikan Pejabat Ba...
06:00 - Pajak PLTA Koto Panjang Ba...
22:47 - 58 Ribu Hektare Lahan Ileg...
22:01 - Legislator Setuju Penutupa...
13:06 - Perbatasan Riau-Sumbar Raw...
18:18 - DPRD Riau Kritik 'Kembang ...
10:50 - Agar Target Pembangunan Te...
17:39 - Eet akan Sampaikan ke Pemp...
07:24 - Dewan Ingatkan Pemprov Ria...
13:12 - Legislator Riau Janji di 2...
 
Riau Harusnya Sasar Aset Bergerak Perusahaan Perkebunan Demi PAD
Selasa, 25 Desember 2018 - 07:58:27 WIB
Ilustrasi: Truk mengangkut sawit.
Ilustrasi: Truk mengangkut sawit.
TERKAIT:

PEKANBARU - Sebaran perusahaan perkebunan yang ada di Riau telah lama menjadi target pendapatan asli daerah (PAD). Hanya saja pemerintah Provinsi Riau perlu mengoptimalkan keberadaan perusahaan sawit itu untuk pemasukan daerah.

Menurut anggota Komisi III DPRD Riau, Nasril, upaya pengoptimalan pemasukan itu dapat dilakukan dengan menargetkan pendapatan pajak dari aset bergerak perusahaan.

Politisi Partai Demokrat itu mengatakan, cukup banyak perusahaan perkebunan memiliki kendaraan operasional dengan plat non-BM. Kata Nasril,  kendaraan operasional perusahaan perkebunan di Riau menggunakan plat kendaraan asal provinsi tetangga.

"Soal untuk memperbanyak Pendapatan Asli Daerah (PAD), sebenarnya banyak yang dapat dioptimalkan, misalkan saja kendaraan milik perusahaan. Cukup banyak kendaraan mereka bukan plat BM). Ini kan sebenarnya bisa dijadikan sumber PAD," sebutnya, Senin (24/12/2018).

Ada pun sektor perkebunan kelapa sawit menjadi salah satu segmen usaha yang menopang perekonomian Provinsi Riau. Namun sektor ini juga menimbulkan tantangan bagi pemangku kepentingan di Bumi Lancang Kuning.

Sebagai gambaran, sebagaimana ditulis gatra, DPRD Riau pada tahun 2016 silam membentuk Panitia Khusus (pansus) monitoring lahan perusahaan. 

Hasil temuan pansus ini mendapati sebanyak 1,8 juta hektar perkebunan kelapa sawit di Riau tak memiliki izin. Selain itu pajak perkebunan kelapa sawit yang masuk ke negara baru dikisaran Rp 9 triliun dari total potensi pajak sebesar Rp24 triliun.

Nasir melanjutkan, pengoptimalan pendapatan daerah dari perusahaan perkebunan kelapa sawit, sejatinya bergantung pada kreatifitas aparatur pemprov. Menurut pria berkacamata ini, jika perusahaan perkebunan beroperasi di Riau, maka bayar pajaknya harus di Riau 

"Kalau perusahaan itu beroperasi di Riau bayar pajak kendaraannya mesti di Riau. Masalahnya kan, platnya luar Riau, sementara mobilitas kendaraan mereka juga menjadi penyebab rusaknya jalan di provinsi ini," paparnya.

Sebagai tambahan, jumlah perusahaan perkebunan kelapa sawit di Riau telah menembus angka 500. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Komisi II minta Dinas Koperasi dan UMKM Transparan Jalankan Program
  • Komisi II Apresiasi Grand Master Plan Dinas Ketahanan Pangan
  • DPMTSP Pekanbaru Akui Pembangunan Taman Atas Drainase Pihak Perumahan Green Forest Residence Tak Sesuai Site Plan
  • Komisi IV kunlap Lihat Progres Islamic Center
  • Tingkatkan Rantai Nilai Gas Bumi Indonesia, PGN Tandatangani Kerjasama Joint Project dengan JCCP
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved