PEKANBARU – Layanan call center 112 Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Tidak hanya untuk melaporkan persoalan pelayanan aparatur sipil negara (ASN), layanan tersebut juga menjadi saluran pengaduan berbagai persoalan infrastruktur dan kebutuhan dasar warga.
Mulai dari lampu penerangan jalan umum (PJU) yang mati, jalan berlubang, hingga persoalan lingkungan yang membutuhkan penanganan pemerintah kini dapat dilaporkan melalui nomor 112.
Respons cepat terhadap laporan masyarakat tersebut mendapat apresiasi dari Pimpinan DPRD Kota Pekanbaru, T Azwendi Fajri SE MM.
Hal itu disampaikannya setelah menggelar pertemuan dengan masyarakat di Jalan Dwikora, Kompleks PU RT 01 RW 07, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Sail, Kamis (5/11/2026) petang.
"Pastinya masyarakat senang, karena respon call center 112 tersebut cepat. Kita juga apresiasi ini," tegasnya kepada Tribunpekanbaru.com, Jumat (6/11/2026).
Menurut Azwendi, keberadaan layanan tersebut sangat membantu masyarakat dalam menyampaikan berbagai keluhan. Jika sebelumnya warga harus bersusah payah mencari saluran pengaduan, kini persoalan yang terjadi di lingkungan mereka bisa langsung dilaporkan melalui telepon genggam.
Ia menyebutkan, pemanfaatan teknologi dalam pelayanan publik membuat komunikasi antara masyarakat dan pemerintah menjadi lebih mudah. Dengan begitu, persoalan yang membutuhkan penanganan dapat lebih cepat diketahui oleh perangkat daerah terkait.
Azwendi juga menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho dan Wakil Wali Kota Markarius Anwar atas berbagai program yang dinilai telah memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Sejumlah program yang dirasakan warga di antaranya perbaikan jalan, pemberian beasiswa, seragam sekolah gratis, pembenahan drainase, hingga bantuan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
"Apalagi kan sangat mudah melapor, cukup di foto lalu kirim titik lokasi dan call center 112. Insya Allah dilayani dengan baik," akunya.
Melihat respons positif masyarakat, Azwendi berharap layanan call center 112 dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan kualitasnya. Menurutnya, keberadaan saluran pengaduan yang mudah diakses sangat penting untuk membantu pemerintah mengetahui persoalan yang terjadi langsung di tengah masyarakat.
"Kita juga mendorong, agar ke depan pelayanan call center ini lebih baik lagi," harapnya.
Ia menilai, keberlanjutan layanan tersebut akan semakin memperkuat pelayanan publik sekaligus membuka ruang partisipasi masyarakat dalam mengawasi dan menyampaikan berbagai persoalan di lingkungan masing-masing.