BREAKING NEWS :
Emil Dardak dalam Future Leader Challenge 2020: Pemuda harus Out of The Box!
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Ditanya Dewan, Kata Diskes Pekanbaru Begini Cara Halau Asap Agar Tak Masuk Rumah
Rabu, 11 September 2019 - 17:25:26 WIB
Arwinda Gusmalina, anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Fraksi PAN.
Arwinda Gusmalina, anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Fraksi PAN.

PEKANBARU - Kabut asap yang terjadi di Pekanbaru belakangan kian parah. Bahkan tidak hanya beraktivitas di luar, masyarakat mengeluhkan kabut asap sudah masuk ke dalam rumah sehingga menganggu aktivitas keluarga, terutama anak-anak.

Seperti yang disampaikan oleh Arwinda Gusmalina, anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Fraksi PAN. Dia menyampaikan saat ini banyak warganya di Kecamatan Tenayan Raya yang mengeluhkan kondisi kabut asap kian tebal dan masuk dalam rumah. Banyak diantara warga yang tidak tahu bagaimana mengatasi kabut asap yang masuk dalam ruangan.

Untuk itu, Arwinda berharap peran penting Dinas Kesehatan (Diskes) untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat dalam menghadapi kabut asap saat beraktivitas di luar ruangan maupun di dalam rumah.

"Sebagai warga dan seoarang ibu-ibu saya turut merasakan penderitaan masyarakat, kabut asap sudah mulai masuk ke rumah. Ok lah yang plafon rumahnya tinggi dan rumahnya ada AC, bagaimana rumahnya rendah betapa pengapnya. Sementara banyak diantara kita tidak mengetahui cara mengatasinya. Maka hal-hal macam ini perlu juga disosialisasikan ke tengah-tengah masyarakat," ungkap Arwinda saat mengunjungi Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Rabu (11/9/2019).

Menanggapi persoalan ini, Zaini Rizaldy Saragih selaku Sekretaris Dinas Kesehatan (Diskes) Pekanbaru dalam pertemuan memaparkan, bahwa ada beberapa langkah mudah yang perlu diambil untuk menghindari kabut asap agar tidak masuk ke dalam ruangan.

"Selain tetap menggunakan masker dan memperbanyak minum air putih, ada solusi lain yang kiranya mampu menangkal masuknya partikel-partikel asap akibat kebakatan hutan dan lahan masuk kedalam ruangan, diantaranya memastikan pintu dan jendela rumah selalu tertutup rapat," ungkap Zaini.

Kemudian, lanjut Zaini, tutup ruang di sekitar jendela, dinding yang retak atau bukaan ke luar lainnya dengan dempul atau perekat atau kain basah. Cuci dan basahkan kembali kain sesuai kebutuhan. Kemudian lakukan perbaikan-perbaikan kecil sendiri termasuk usaha untuk menutup celah dan meminimalisir asap masuk ke dalam rumah.

"Bisa juga menggunakan alat penyaring udara atau air purifier di rumah, dan ganti filter sesuai yang disarankan dalam petunjuk pemakaian. Namun untuk penyaringan udara ini tidak semua masyarakat kita bisa beli mengingat harganya cukup mahal. Pastikan alat pendingin udara (AC) beroperasi sepanjang waktu. Jika tidak memiliki AC, letakkan kain basah di seluruh jendela dan ventilasi. Cuci dan basahkan kembali kain sesuai kebutuhan," pungkas Zaini.

Beberapa langkah kecil tersebut diharapkan bisa dilakukan di rumah untuk mengurangi dampak buruk menghirup asap.

Sebelumnya, Plt Diskes Muhammad Amin menerangkan bahwa semua orang pasti terdampak kabut asap, bahkan saat ini tercatat sudah 7.789 penderita ISPA yang terdata dari seluruh Puskesmas yang ada di Pekanbaru, sejak kabut asap melanda Kota Bertuah.

"Upaya yang kami lakukan adalah membagikan masker, sudah 125 ribu masker yang dibagikan melalui sekolah-sekolah, ada 21 ribu lagi stok yang akan kita bagikan. Bagi masyarakat yang membutuhkan masker, bisa minta langsung ke puskesmas," kata Muhammad Amin.

Penulis: Mimi Purwanti
Editor : Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
IlustrasiPagi Ini Hotspot di Riau Terpantau 130 Titik, Pekanbaru Sedikit Diselimuti Asap
Pertemuan Kapolda Riau dengan sejumlah wartawan di Kota Pekanbaru, Selasa (26/11/2019) siang, di Jalan Bima kantor Multimedia Bidhumas Polda Riau. Gagas Pemantapan Metode Baru, Kapolda Riau Ingin 2020 Riau Bebas Asap
Ilustrasi14 Hotspot Terpantau di Riau, Jarak Pandang Terbatas Pagi Ini karena Partikel Basah
  IlustrasiWalau Februari Diprediksi Musim Kemarau, Warga Harap Riau Bebas Asap
Foto bersama.Polda Riau Gagas Program Kelas Bebas Asap untuk Selamatkan Kesehatan Anak
IlustrasiSumatera Dikepung 504 Titik Panas, Riau Tetap Berpotensi Hujan Malam Nanti

 
Berita Lainnya :
  • Emil Dardak dalam Future Leader Challenge 2020: Pemuda harus Out of The Box!
  • Malam Ini Riau Berpotensi Hujan, BMKG: Waspada Angin Kencang dan Petir
  • Begini Ceritanya hingga Pelajar Kuansing Tewas Tertimbun di Tambang Emas Ilegal
  • Bukan untuk Pasien Covid-19, Rumah Sakit Apung Nusa Waluya segera Layani Warga Pekanbaru
  • Umrah Pertama Dimulai November, Arab Saudi akan Tentukan Negara Mana Saja yang Bisa Kirim Jemaah
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Kepala Balai PPW Riau dan Bupati Bahas Penuntasan Kawasan Kumuh
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved