Kuansing
Pemkab Kuansing | DPRD Kuansing
 
+ INDEX BERITA

12:31 - Dewan Berharap UPTD Perkim...
15:15 - Aksi Sosial Istri Anggota ...
14:35 - Dewan Desak Pemkab Kuansin...
14:43 - Almarhum Mastur Dilepas An...
17:23 - SP Niba Sungai Bawang Gant...
16:12 - Korban DBD Makin Banyak, D...
15:04 - DPRD Sarolangun Jambi Samb...
21:45 - Canda Anggota Komisi II DP...
15:34 - Kuansing Dipastikan Tidak ...
21:20 - Anggota DPRD Kuansing Peri...
19:47 - Hingga Siang Tadi, SK Gubr...
10:18 - Berikut Susunan Keanggotaa...
20:29 - PDIP Tunjuk Satria Mandala...
05:43 - DPRD Kuansing Hari Ini Gel...
14:09 - Satu Lagi Wakil Pimpinan D...
21:33 - PPP Belum Serahkan Nama un...
21:07 - Tatib DPRD Kuansing Disahk...
20:32 - Arpison Ditunjuk Jadi Ketu...
19:42 - DPRD Kuansing Mulai Lakuka...
06:27 - Selama Lima Tahun, Hanya 1...
 
Dewan Berharap UPTD Perkim Kuansing segera Clear-kan Status Kawasan Pasar Sentajo Raya
Jumat, 07/02/2020 - 12:31:57 WIB
Ketua Komisi III DPRD Kuansing Romi Alfisyah Putra
Ketua Komisi III DPRD Kuansing Romi Alfisyah Putra
TERKAIT:
 
 

TELUK KUANTAN-DPRD Kabupaten Kuantan Singingi meminta Pemkab Kuansing fokus menyelesaikan status kawasan areal lahan pembangunan Pasar Sentajo Raya di Desa Muaro Sentajo yang belum clear.

Pasalnya, pembangunan Pasar Sentajo Raya ini terkendala status areanya yang masuk Kawasan Hutan Produksi Konversi (HPK).

Hal itu diungkapkan Ketua Komisi III DPRD Kuansing Romi Alfisyah Putra saat memimpin hearing dengan OPD dan instansi terkait di ruang hearing DPRD Kuansing.

Lebih lanjut Romi mengatakan lahan Pasar Sentajo Raya seluas dua hektare tersebut saat ini terkendala status kawasan. Lantaran saat ini kawasan yang akan dibangun pasar masih masuk status HPK. "Maka harus ada perubahan status kawasan dari kawasan HPK menjadi HPL (Hak Pengguna Lain).

"Baru bisa proses pembelian lahan," katanya. Lanjutnya lagi, pihaknya bersama instansi terkait langsung meninjau lokasi pembangunan pasar. Ia meminta agar dinas terkait dan UPTD Kehutanan Kabupaten Kuantan Singingi membantu memfasilitasi perubahan status kawasan tersebut ke Kemen LHK. "Karena anggaran pembebasan lahan sudah dianggarkan tahun ini sebesar Rp2,2 miliar.

"Makanya kita minta Pemkab dan UPTD Kehutanan memfasilitasinya," harapnya.

Sementara Plt Kadis Perkim Kuansing Ridwan Amir mengatakan pihaknya akan berusaha fokus mengurus perubahan status kawasan dari Kawasan HPK menjadi HPL. “Karena soal ganti rugi lahan di kita (Perkim,red).

"Makanya perubahan status kawasan ini fokus kita," katanya. Makanya ke depan lanjut Ridwan, pihaknya akan mengajukan usulan perubahan statusnya ke Kemen LHK, agar ke depan tidak ada permasalahan di belakangnya.

"Pihak Kehutanan bersedia memfasilitasi. Karena kalau langsung dibangun tidak bisa, harus diubah dulu statusnya jadi HPL," katanya.

Dijelaskannya, jika status kawasan itu telah disetujui perubahannya. Maka pembangunan bisa dilanjutkan. Karena pasar ini sangat didambakan masyarakat. “Kita berharap semoga program pembangunan pasar ini bisa berjalan lancar," katanya.

Penulis : Riyaldi
Editor : Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Fakta Nih: Celana Jeans & Sepatu Bisa Menyelamatkanmu saat Kecelakaan Pesawat
  • Wawako Ajak Masyarakat Pekanbaru Berpartisipasi dalam Sensus Penduduk 2020
  • TKW Hongkong Pesan Masker dari Indonesia, Paket yang Tiba Bikin Lemas, Netizen Murka
  • Sekda Kuansing Yakin Daerahnya Bisa Jadi Sentra Bawang Merah
  • Salah Kaprah Dalam Memakai Jilbab
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved