www.halloriau.com
Bengkalis
Pemkab Bengkalis | DPRD Bengkalis
 
+ INDEX BERITA

17:55 - Terkait Kondisi Dermaga Ro...
15:40 - DPRD Bengkalis Minta PLN ...
16:38 - DPRD Bengkalis Tak Keberat...
12:06 - Pansus RTRW dan RDTR DPRD ...
14:00 - Pasca Rasionalisasi, Masih...
13:46 - Pansus DPRD Bengkalis Inve...
16:11 - Soal Gaji Honorer Mulai Ad...
17:47 - Terkait PSBB di Bengkalis,...
19:32 - Pemkab Bengkalis Tender Ko...
15:51 - Soal Rasionalisasi APBD, D...
18:10 - DPRD Bengkalis Apresiasi P...
17:34 - DPRD Bengkalis Gelar Parip...
17:48 - TPP Terkendala Perbup Penj...
09:35 - Bupati Ditahan, DPRD Bengk...
15:56 - Di Luar Badan Kehormatan, ...
15:32 - Sampaikan Aspirasi, Tokoh ...
15:24 - DPRD Bengkalis Bentuk 7 Fr...
06:48 - APBD-P Bengkalis Rp 4,04 T...
15:56 - Rapat Paripurna Istimewa, ...
15:29 - Bupati Sampaikan LKPj Tahu...
 
Passing Grade Terlalu Tinggi Sebabkan Banyak Formasi Kosong, Dewan Nilai Percuma Buka Penerimaan CPNS
Selasa, 13 November 2018 - 16:18:45 WIB

BENGKALIS -  Tingginya passing grade yang ditetapkan panitia seleksi CPNS nasional membuat pelamar banyak gagal pada tahap tes CAT.  Dampaknya, banyak formasi yang tidak terisi sehingga DPRD menilai, dengan kondisi seperti itu maka percuma saja dilakukan penerimaan  CPNS.
            
Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, hampir sebagian besar daerah di Riau tidak memenuhi quota yang dibutuhkan, karena untuk lulus ke tahapan berikutnya satu formasi harus ada tiga nama untuk tes selanjutnya

"Jumlah yang lulus tidak sebanding dengan formasi yang dibutuhkan. Karena banyak yang tak terisi.  Percuma kita lakukan penerimaan CPNS,” ujar Wakil Ketua DPRD Bengkalis, Dr H Indra Gunawan Eet, Selasa (13/11/2018).

Keluhan tingginya passing grade tersebut disampaikan oleh sejumlah pelamar kepada dirinya baru-baru ini. Harus ada langkah-langkah agar Paselnas bisa menurunkan passing grade. ”Banyak yang gugur selain standarnya tinggi juga waktunya yang dianggap tidak cukup, makanya banyak yang gugur," ujar Eet lagi.

Ditanya soal upaya apa yang bisa dilakukan, kata Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Bengkalis ini, Kepala BKKP Bengkalis, HT Zainudin dan kepala Disdik harus menyampaikan kondisi riil kepada pemerintah pusat (Menpan-RB). ”Intinya Panselnas tidak bisa menyamaratakan passing grade di Jawa dan daerah, standarnya harus beda,” katanya.

Sebagai daerah terluar kata Eet, harus ada penilaian khusus untuk Kabupaten Bengkalis. Seperti juga di Papua, tidak bisa disamaratakan dengan daerah lain di Indonesia. 

“Saya dengar di Papua ada perlakuan istimewanya, mengapa kita tidak. Kita akui standar atau kemampun lulusan kita masih kalah jauh dengan Pulau Jawa. Makanya kita berharap ada perlakuan beda untuk kita yang berada di pulau terluar,” papar Eet lagi.

Terpisah, salah seorang peserta yang mengaku gagal ikut CAT CPNS di Pemprov Riau, Zulfikar warga Bengkalis, berharap ada solusi agar diturunkan passing grade oleh Panitia Seleksi Nasional. 

"Harus ada solusi lah, apalagi bagi peserta yang tidak tercapai hanya satu atau dua angka lagi untuk TKP, selain itu memenuhi syarat passing grade semuanya, apakah diturunkan atau akumulasi semoga ada petunjuk dari pusat,” ujarnya

Penulis: Zulkarnaen
Editor: Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Heboh Masker Unik Istri KSAD yang Harganya Sampai Rp25 Juta
  • Bisa Turun Kapan Saja, 3.000 Personel TNI Siap Amankan Karhutla di Riau
  • Heboh Kalung Anticorona, DPR Minta Kementan Teliti Lebih Lanjut
  • Jadi Nara Sumber Talkshow Hari Keamanan Pangan Sedunia, Alek Kurniawan Ajak Manfaatkan Lahan Kosong
  • Penjualan Mobil Honda Mulai Merangkak Naik
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved