MERANTI – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Desa Sesap, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, berlangsung semarak. Kegiatan yang digagas Dai’ Transformatif Dompet Dhuafa itu diisi Festival Anak Islami pada pagi hari dan Tabligh Akbar pada malam harinya.
Festival Anak Islami digelar di Aula SD Negeri 21 Desa Sesap dan diikuti 35 peserta tingkat SD/sederajat. Mereka berkompetisi dalam lomba adzan, hafalan surah pendek, dan mewarnai.
Ketua Panitia, Nurhamidi, menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang mendukung kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada Dompet Dhuafa, ID Humanity dan Dai’ Transformatif Dompet Dhuafa yang telah menggagas kegiatan ini. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi anak-anak dalam memaknai Maulid Nabi Muhammad SAW,” ujar Nurhamidi.
Ketua BPD Desa Sesap, Andi Priyatin, turut mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan keagamaan yang dikemas secara menyenangkan dapat membantu membentuk karakter anak sekaligus menanamkan nilai-nilai keislaman sejak dini.
“Kegiatan seperti ini sangat positif. Kami tentu sangat mendukung dan mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Dai’ Transformatif Dompet Dhuafa di Desa Sesap,” ungkap Andi.
Pada malam harinya, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Tabligh Akbar di Masjid Al-Qiroah Desa Sesap. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dai’ Transformatif Dompet Dhuafa, DKM Al-Qiroah, dan Pemerintah Desa Sesap.
Lebih dari 200 jamaah dari Desa Sesap dan sejumlah masjid serta musala di sekitar desa memadati Masjid Al-Qiroah untuk mengikuti tausiyah yang disampaikan Buya H. Ahmad Fauzi, S.Ag., Pimpinan Pondok Pesantren Darul Fikri Kabupaten Kepulauan Meranti.
Jamaah diajak mengenal kembali perjuangan Nabi Muhammad SAW serta meneladani akhlak dan sifat mulia Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Suasana semakin meriah dengan pembagian hadiah bagi para pemenang Festival Anak Islami serta door prize bagi jamaah yang mampu menjawab pertanyaan dari penceramah.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Ustaz Sopian, S.Pdi.
Peringatan Maulid Nabi tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, mendekatkan generasi muda dengan Al-Qur’an, serta membangun masyarakat yang berakhlak dan menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai teladan dalam kehidupan. (rls)