KUANSING - Festival Pacu Jalur (FPJ) 2026 tidak hanya menjadi panggung pelestarian budaya yang mendunia, tetapi juga menjadi momentum percepatan transformasi ekonomi digital bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau.
Dalam ajang budaya nasional yang digelar pada 19–23 Agustus 2026 di Tepian Narosa, Teluk Kuantan, PT Bank Riau Kepri (BRK) Syariah (Perseroda) menghadirkan dukungan nyata melalui layanan perbankan digital dan sistem pembayaran berbasis QRIS bagi pelaku UMKM yang mengikuti bazar festival.
Langkah tersebut merupakan hasil kolaborasi BRK Syariah bersama Pemerintah Kabupaten Kuansing dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kuansing.
Seluruh stan UMKM di area bazar telah difasilitasi dengan pembayaran digital menggunakan QRIS BRK Syariah sehingga transaksi antara pedagang dan pengunjung menjadi lebih praktis, aman, dan efisien.
Branch Manager BRK Syariah Cabang Teluk Kuantan, Alfikri Jamil mengatakan, kehadiran BRK Syariah dalam Festival Pacu Jalur merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperluas inklusi keuangan syariah sekaligus mempercepat digitalisasi UMKM daerah.
"Kehadiran stand kami dan dukungan pembayaran digital QRIS di beberapa stand UMKM merupakan langkah nyata untuk menjadikan layanan perbankan BRK Syariah lebih dekat, praktis, dan mudah diakses oleh masyarakat," ujar Alfikri, Rabu (19/8/2026).
Menurutnya, pemanfaatan QRIS memberikan kemudahan bagi wisatawan maupun masyarakat yang berbelanja selama festival tanpa harus menggunakan uang tunai.

Selain mendukung sistem pembayaran digital, BRK Syariah juga membuka booth layanan khusus di kawasan festival.
Booth tersebut dimanfaatkan sebagai pusat pelayanan perbankan bagi masyarakat yang ingin mengenal maupun menggunakan produk dan layanan BRK Syariah.
Pengunjung dapat membuka rekening baru, memperoleh konsultasi mengenai produk perbankan syariah, melakukan penyetoran tunai, hingga berbagai transaksi keuangan lainnya.
BRK Syariah juga menyediakan souvenir dan hadiah menarik bagi masyarakat yang melakukan pembukaan rekening selama penyelenggaraan festival.
Alfikri menjelaskan, layanan tersebut dihadirkan agar masyarakat semakin mudah mengakses layanan keuangan syariah tanpa harus datang ke kantor cabang.
"Di booth ini, masyarakat dapat melakukan pembukaan rekening baru, konsultasi produk perbankan syariah, penyetoran tunai, hingga transaksi keuangan harian lainnya," tambahnya.
Pembukaan Festival Pacu Jalur 2026 turut dihadiri Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko BRK Syariah, Fajar Restu Febriansyah, bersama Pemimpin Divisi Sekretariat Perusahaan BRK Syariah, TM Fadhly Kholis.
Hadir pula Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Plt Bupati Kuansing Muklisin, Wakapolda Riau Brigjen Hengki Haryadi, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta ribuan masyarakat yang memadati kawasan Tepian Narosa untuk menyaksikan pembukaan festival budaya kebanggaan Riau tersebut.
Melalui partisipasi aktif dalam Festival Pacu Jalur 2026, BRK Syariah menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan ekonomi lokal melalui digitalisasi transaksi, peningkatan literasi keuangan syariah, sekaligus memperluas akses layanan perbankan modern bagi masyarakat dan pelaku UMKM.