www.halloriau.com


Ekonomi
BREAKING NEWS :
Polsek Ukui dan PT RAPP Tanam Jagung Hibrida 3 Hektare di Air Hitam
 
Program KUR Mudah, Kementerian Sebut Pelaku UMKM Dapat Manfaatkan Layanan BRK Syariah
Kamis, 05 September 2024 - 15:34:56 WIB
Workshop pemberdayaan UMKM bersama BRK Syariah di Kota Batam dengan materi kebijakan KUR dari Pemerintah (foto/int)
Workshop pemberdayaan UMKM bersama BRK Syariah di Kota Batam dengan materi kebijakan KUR dari Pemerintah (foto/int)

BATAM - Asisten Deputi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Gede Edy Praseyta mengisi workshop Pemberdayaan UMKM bersama BRK Syariah di Kota Batam. Dengan materi Kebijakan KUR dari Pemerintah.

Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) ini dibuat dengan skema yang sama mudah dan murah. Para pelaku UMKM di Kota Batam dapat memanfaatkan layanan ini di BRK Syariah.

"Pemerintah mencanangkan program KUR ini dengan mudah dan murah. Karena mudah dan murahnya itu, nasabah yang sudah menikmati KUR itu sudah 40 juta jiwa, dengan rata-rata perhari itu mencapai Rp 1,2 triliun yang kita sign kan. Sampai dengan 31 Agustus 2024 hampir Rp 200 triliun kita cairkan," kata Gede Edy Praseyta, Rabu (4/9/2024) dalam paparannya.

Ditegaskannya juga kepada peserta workshop, pelaku usaha jangan sampai terjebak dengan pinjaman online. Meskipun sudah banyak pinjaman online yang memberikan kemudahan dalam proses pinjaman dengan hanya foto wajah tanpa anggunan. Namun dalam perjalanannya jika nasabah tidak dapat membayar angsuran pada waktu yang ditetapkan justru malah menjadi petaka.

"Tidak ada pembiayaan yang seaman KUR di BRK Syariah. di KUR itu untuk pembiayaan Rp.25 juta, kita boleh mengambil berkali-kali setelah lunas, dengan margin hanya 3 persen per tahun. Selain itu, kalau di pinjol, begitu ada kendala angsuran, kita akan dikejar. Sedangkan di KUR, ada restruk dari bank, nasabah bisa mengkomunikasikan dengan pihak bank terkait prosesnya, sehingga lebih aman dan sangat membantu," kata Gede Edy.

Pemerintah mengharapkan semakin banyak masyarakat yang terdorong untuk memanfaatkan program KUR yang memang ditujukan Pemerintah untuk mendukung para pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya. Sehingga mereka akan mudah untuk naik kelas dan mendapatkan plafon pembiayaan KUR yang lebih besar lagi. Seperti KUR untuk ketahanan pangan dengan plafon hingga Rp.500 juta dan dapat diajukan berkali-kali jika berkelompok dan sudah lunas.

"Berdasarkan strategis dalam rangka optimalisasi penyaluran KUR, pemerintah akan menciptakan skema KUR baru yang lebih tematik sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat. Kita juga sedang mendorong petani tanaman pangan untuk memanfaatkan KUR Mikro, agar pertanian ini bisa modernisasi. Tidak perlu lagi menggunakan alat manual untuk bertani. Semoga teman-teman BRK Syariah dapat menerapkan ini untuk nasabah UMKM nya, karena di Riau juga banyak usaha sektor pertanian. Jadi bapak ibu, tetap setialah dengan BRK Syariah, karena sampai dengan saat ini BRK Syariah termasuk bank yang sehat," kata Gede.

Saat ini, kata Gede, pihaknya sedang menciptakan skema KUR baru terkait restrukturisasi UMKM sebagai tindaklanjut kebijakan dari Covid-19. Ini juga upaya dalam rangka membantu pelaku UMKM yang punya kendala dalam ansgsuran, dapat mengajukan restrukrisasi dengan bank penyalur KUR nya. Dengan demikian cicilan KUR nya dapat diperpanjang dengan nilai yang semakin kecil. Nasabah UMKM ini merupakan aset bank yang harus dijaga, sehingga layak mendapatkan pelayanan yang baik.

"Kami sampaikan ini supaya kredit bapak ibuk semakin ringan dan dapat menghindari mitigasi resiko, manfaat kan ini. Dapat kami sampaikan juga kegiatan hari ini kaitannya dengan literasi dan edukasi, maka ajak teman-teman bapak ibuk untuk bergabung dengan BRK Syariah. Kalau selama ini bapak ibu menerima manfaat, ceritakan enaknya bergabung dengan BRK Syariah ini," katanya.

"Saya justru khawatir jika bapak ibuk tidak menyampaikan ini kepada teman-temannya, maka teman-temannya akan terjebak dengan pinjaman online. Kalau sudah terjebak dengan pinjol, hanya membawa sengsara, alangkah mulianya jika teman-temannya juga maju dan berkembang dengan pembiayaan KUR BRK Syariah. Sekarang itu bukan lagi tren berkompetisi, tetapi berkolaborasi sesama pelaku usaha," sambungnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ami pelaku usaha makanan dengan orderan yang cukup besar setiap harinya, mengaku sangat terbantu dengan pembiayaan dari BRK Syariah. Namun melihat permintaan konsumen yang terus meningkat dalam jumlah porsinya, ia merasa perlu mengajukan pembiayaan yang lebih besar lagi kepada BRK Syariah dan mempertanyakan pembiayaan apa yang dapat diajukannya untuk meningkatkan modal usahanya.

Pemimpin Divisi MKM BRK Syariah, M Jazuli memberikan jawaban atas pertanyaan tersebut dengan memaparkan secara singkat program pembiayaan BRK Syariah. Namun untuk lebih detailnya terkait apa yang dibutuhkan peserta workshop tersebut, M Jazuli berjanji akan memberikan informasi yang lebih detail setelah sesi acara.

Penulis:Yuni
Editor: Riki



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Polsek Ukui dan PT RAPP menanam jagung hibrida tiga hektare di Air Hitam (foto/Andy)Polsek Ukui dan PT RAPP Tanam Jagung Hibrida 3 Hektare di Air Hitam
Plt Gubri, SF Hariyanto melantik 315 pejabat dan kepala sekolah (foto/fitri)Ratusan Pejabat Pemprov Riau Dilantik, SF Hariyanto Soroti Masalah SPPD dan Seragam Sekolah
Ilustrasi harga TBS sawit swadaya Riau turun lagi (foto/int)Harga Sawit Swadaya Riau Anjlok, TBS Petani Turun Hingga Rp147/Kg
  Ilustrasi harga TBS plasma Riau kembali menguat (foto/int)Harga Sawit Plasma Riau Naik, TBS Tembus Rp3.932/Kg
dari kiri) I Gusti Toma Dani, Kacab Tasti Pekanbaru, Rizka, Officer TAM ASBD, Agus Riyanto, Operation Manager PT Tasti Anugerah Mandiri dan Yamaguchi selaku Executive Coordinator PT TAM ASBD serta Aguan selaku Kepala Cabang dari PT Autostar Mandiri Teknotama saat menunjukkan suku cadang T-OPT di sela-sela customer gathering di Hotel Furaya, Senin (25/5/2026). Foto IstTASTI dan Autostar Kenalkan T-OPT di Pekanbaru, Suku Cadang Berkualitas Harga Lebih Terjangkau
Ilustrasi BMKG menemukan ratusan hotspot atau titik panas di Sumatera (foto/int)BMKG Catat 113 Titik Panas di Sumatra, Riau Terdeteksi 8 Hotspot
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved