Bengkalis
Pemkab Bengkalis | DPRD Bengkalis
 
+ INDEX BERITA

15:45 - Plh Bupati Bengkalis Tinja...
15:26 - 108 KK Warga Desa Sei Sela...
21:32 - PSBB, Akses Menuju Wisata ...
18:22 - Alhamdulillah, 3 Pasien Po...
14:52 - Delapan Kali Swab Tetap Po...
15:04 - Hari Kedua Idul Fitri, Bel...
06:18 - Terseret Arus, RA Ditemuka...
15:51 - Target Penerimaan Pajak Da...
17:37 - Tanpa Sosialisasi, Daftar ...
16:29 - Sosialisasi Kurang, Penera...
10:21 - THR Belum Dibayar, Ratusan...
05:37 - Temuan Pansus Covid-19, Ma...
17:26 - Bengkalis Terapkan PSBB Ef...
17:40 - PSBB, Aktivitas Masyarakat...
19:17 - Beredar Daftar Ruas Jalan ...
15:09 - Rapid Test Reaktif, 34 Peg...
15:43 - Pansus Pengawasan Covid-19...
15:10 - Alumni 88 SMA I Bukit Batu...
04:46 - Bengkalis Segera Bahas Mek...
16:26 - PDP Warga Bukit Batu Bengk...
 
Akibat Karlahut, Negara Mengalami Kerugian Sebesar Rp 212 Triliun
Rabu, 18 Oktober 2017 - 15:32:17 WIB
Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI  Drs. M.R Karliansyah M.R (tengah)  didampingi GM Pertamina RU II Dumai Otto Gerentaka
Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Drs. M.R Karliansyah M.R (tengah) didampingi GM Pertamina RU II Dumai Otto Gerentaka
TERKAIT:
 
 

BUKIT BATU - Akibat Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) yang terjadi hingga tahun 2015 yang lalu, negara melami kerugian sebesar Rp 212 Triliun dan sebanyak 540 ribu jiwa menderita sejumlah penyakit, selain itu dampak lain juga kepada aspek lingkungan dan lhidupan masyarakat.

"Kejadi Karlahut tahun 2015 di sejumlah daerah tidak boleh terulang kembali, Rp 212 Triliun negara mengalami kerugian dan 540 ribu jiwa menderita sakit diantaranya ISPA," ujar Dirjen Pengendalian Pencemaran dna Kerusakan Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Drs. M.R Karliansyah M.R , saat menghadiri acara Sarasehan Bersama Mitra Binaan dan Stakeholder di Telaga Suri Perdana Pertamina RU II Sei Pakning, Rabu (18/10/2107).

Untuk itu kata Karliansyah pemerintah dalam menangani Karlahut ini sudah menerpakan berbagai strategi, diantaranya penguatan sistem dengan peringatan dini, berbasis informasi, sistem manajemen resiko manajemen dengan memanfaatkan lahan terbakar, sistem tata kelola ekosistem dan sistem parsitasi lapangan.

"Sistem pembinaan generasi lingkungan dilakukan dengan adanya berbagai kelompok dalam masyarakat peduli api, tanpa ada mereka sulit bagi kita untuk mengurangi karlahut," ujar Dirjen.

Selain itu penegakan hukum  dengan mengambil tindakan secata tegas kepada setiap perusahaan yang terbukti melakukan pembakaran lahan. akan tetapi ada juga kepdulian dari perusahaan salah satunya pertamina dalam upaya terhadap penanganan kebakaran lahan dan hutan dengan memanfaat bekas lahan yang terbakar untuk dijadikan lahan budidaya tanaman nenas.

"Manfaat yang didapatkan dalam budidaya di lahan gambut luar biasa, salah satunya budidaya nenas, maka pilihlah tanaman yang pas untuk karakteristik lahan di setiap wikayah gambut yang ada," pinta Karliansyah.

Penulis : Alfisnardo

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Pingsan di Rumah, Warga Selatpanjang Dibawa Petugas Dengan Pakaian APD Lengkap
  • Pertahankan Zona Hijau, Objek Wisata di Rohul Diminta Tutup Sementara
  • KUD Tani Bahagia Diduga Melenggang Garap Kawasan TNTN
  • 373 Warga Binaan Lapas Kelas 2B Pasir Pangaraian Dapat Remisi Khusus Idul Fitri
  • Alhamdulillah, Satu Lagi Pasien Covid-19 di Riau Sembuh
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved