Bengkalis
Pemkab Bengkalis | DPRD Bengkalis
 
+ INDEX BERITA

21:33 - Satu PDP Covid-19 Asal Ban...
14:17 - Tim Relawan Kukerta Unri S...
18:18 - Forum CSR Bengkalis Diakti...
18:04 - Terkait Program Bantuan ke...
16:15 - Jaga Kualitas Air, PDAM Be...
17:18 - Peringatan Hari Bhayangkar...
17:04 - Bahas Gelper dan Warung Re...
14:22 - Vonis Bebas Nelayan WNA, H...
19:18 - Berdasarkan Keputusan Mend...
18:27 - Jejak Kaki Harimau di Desa...
09:38 - Tim Relawan Covid-19 Unri ...
20:58 - Seorang Pegawai Positif Co...
17:18 - Positif Covid-19, Diskes B...
19:06 - Sejak 30 Maret, Gugus Tuga...
17:49 - BLT Tahap II Total Rp9,8 M...
20:12 - DPP PAN Serahkan SK Dukun...
19:35 - New Normal, BSL Bengkalis ...
17:34 - Pasien Terakhir Sembuh, Be...
20:15 - Lawan Korupsi, BPS Bengkal...
18:03 - Tinggal 5 Desa di Bengkali...
 
Cabuli Anak di Bawah Umur, Pemuda Asal Duri Dikerangkeng
Minggu, 19 Februari 2017 - 17:51:14 WIB

BENGKALIS - Aksi pencabulan kembali terjadi di wilayah hukum Polsek Mandau KEcamatan Mandau Kabupaten Bengkalis, korban sebut saja Mawar (14), ia diduga di cabuli oleh JS (30) di lokasi kebun PT. Murini Desa Batin Betuah Kecamatan Mandau, Sabtu (19/02/2017) sekitar pukul 21.30 wib.

Kapolres Bengkalis AKBP Hadi Wicaksono melalui Paur Humas Pores Bengkalis IPDA Zulkifli, Minggu (19/02/2017) mengatakan bahwa tersangka JS diciduk setelah adanya laporan dari ibu korban 19 Februari 2017 ke Polsek Mandau.

"Tersangka pencabulan diringkus setelah adanya laporan dari ibu korban dan LP/43/II/2017/RIAU/BKS/SEK-MDU, tanggal 19 Februari 2017. " ujar IPDA Zulkifli.

Dikatakan Zulkifli bahwa awal kejadian ini ketika korban bersama kedua orang tuanya menghadiri pesta pernikahan tetangganya di kebun sawit PT. Murni Desa Batin Bertuah, tak lama kemudian sesampai dilokasi orang tua korban tidak melihat keberadaan anaknya dan mencari disekitar lokasi perkebunan tersebut.

"Sewaktu di lokasi perkebunan tersebut orang tua laki-laki dari Mawar  menanyakan keberadaan mawar kepada istrinya, akan tetapi setelah dicari tidak menemukan anaknya tersebut,"mkata IPDA Zulkifli.

Karena tidak menemukan anaknya, maka orang tua mawar memutuskan kembali kerumah dan sesampai dirumah melihat anaknya sudah terbaring di tempat tidur didalam kamarnya, merasa curiga dan melihat ada bekas ciuman dileher anaknya, kedua orang tua korban langsung menanyakan penyebab bekas yang ada dileher tersebut.

"ALangkah terkejutnya kedua orang tua mawar, setelah mendengar cerita dari anaknya bahwa ia telah disetbuhi oleh JS di kebun sawit dan kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Mandau," jelasnya lagi.

Saat ini tersangka JS sudah diamankan di Mapolsek Mandau beserta  barang bukti bercak darah yang ada dipakaian korban.

Penulis : alfisnardo

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Karyawan BOB Salurkan 100 Paket Sembako kepada Warga Siak Terdampak Covid-19
  • Mobil Meledak Usai Pemotor Lempar Benda Mencurigakan
  • Mahasiswa Satgas Kerelawanan Covid-19 Unri Bantu Pelaksanaan UTBK 2020 di Era New Normal
  • Satu PDP Covid-19 Asal Bandar Laksamana Meninggal Dunia
  • Gara-gara Tak Bawa Hasil Rapid Test, Peserta Gagal Ikuti UTBK di UNS
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved