Bengkalis
Pemkab Bengkalis | DPRD Bengkalis
 
+ INDEX BERITA

14:17 - Tim Relawan Kukerta Unri S...
18:18 - Forum CSR Bengkalis Diakti...
18:04 - Terkait Program Bantuan ke...
16:15 - Jaga Kualitas Air, PDAM Be...
17:18 - Peringatan Hari Bhayangkar...
17:04 - Bahas Gelper dan Warung Re...
14:22 - Vonis Bebas Nelayan WNA, H...
19:18 - Berdasarkan Keputusan Mend...
18:27 - Jejak Kaki Harimau di Desa...
09:38 - Tim Relawan Covid-19 Unri ...
20:58 - Seorang Pegawai Positif Co...
17:18 - Positif Covid-19, Diskes B...
19:06 - Sejak 30 Maret, Gugus Tuga...
17:49 - BLT Tahap II Total Rp9,8 M...
20:12 - DPP PAN Serahkan SK Dukun...
19:35 - New Normal, BSL Bengkalis ...
17:34 - Pasien Terakhir Sembuh, Be...
20:15 - Lawan Korupsi, BPS Bengkal...
18:03 - Tinggal 5 Desa di Bengkali...
05:57 - Akhir Juni, KMP Roro Batam...
 
Beredar Isu Gelas Bergambar Herliyan Dikeluarkan dari Gudang Wisma Daerah
Selasa, 08 Desember 2015 - 16:06:27 WIB

BENGKALIS - Beredar informasi, souvenir gelas papa mama bergambar Herliyan Saleh dan logo Pemkab Bengkalis baru dikeluarkan dari gudang Wisma Daerah Bengkalis sekitar tiga hari lalu. Namun, Pj Bupati Bengkalis Ahmad Syah Harrofie mengaku tidak tahu pasti kebenaran informasi tersebut.

"Sejak kami dilantik sebagai Penjabat Bupati Bengkalis, sama sekali tidak ada laporan atau informasi barang tersebut disimpan di Wisma Daerah Bengkalis," ujar Ahmad Syah saat meninjau persiapan Pilkada serentak TPS 86 Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Selasa (8/12/2015).

Selain itu Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Pemprov Riau ini mengatakan tidak mengetahui bahwa gelas bekas tersebut baru dikeluarkan dari Wisma Daerah Bengkalis sekitar tiga hari lalu.

Dia menegaskan akan menindak tegas jika Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Bengkalis yang bersubahat atau  terlibat dalam "kasus tangkap tangan" bagi-bagi souvenir berupa baju dan gelas bekas bergambar salah satu calon bupati dan berlogo lambang daerah Bengkalis yang terjadi di Kecamatan Bantan itu.

"Saat ini kita masih menunggu hasil pemeriksaan dan rekomendasi dari Panwas. Jika memang ada ASN yang terlibat persekongkolan, akan kita tindak tegas. Karena sebagai bentuk sikap tidak netralitas, hukumannya sudah jelas. Karena itu kita minta Panwas beserta stakeholder terkait menyelesaikan persoalan tersebut paling lambat hari ini juga. Tidak boleh ditunda-tunda," ujarnya.

Meskipun gelas bekas bergambar salah satu calon bupati tersebut terdapat lambang daerah Bengkalis, Ahmad Syah menegaskan, hal itu sama sekali tidak ada sangkut-pautnya dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis. "Tak ada kait kelindannya dengan Pemkab Bengkalis. Sama sekali tak ada hubungannya," ujarnya berulang kali.

Penulis  : Zulkarnaen
Editor    : Unik Susanti


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Telkomsel Dorong Komunitas Startup dan Penggiat Ekosistem Digital untuk Terus Berinovasi
  • Tambah 4 Pasien Covid-19 Riau, Gugus Tugas Tracing Kontak Kasus Mal Pekanbaru dan Kuansing
  • Tes Swab 45 Tenaga Medis RSD Madani Pekanbaru Negatif Covid-19
  • Messi Dikabarkan Siap Tinggalkan Barcelona, Susul Ronaldo ke Juventus?
  • Tim Kukerta Unri Bagikan Instalasi Hand Sanitizer Tanpa Sentuh Tangan yang Alami di Desa Sipungguk
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved