Bengkalis
Pemkab Bengkalis | DPRD Bengkalis
 
+ INDEX BERITA

16:59 - Diusulkan Rp3,1 Triliun, A...
15:51 - Sertifikasi Produk, BPOM W...
14:06 - Pupuk Subsidi di Siak Kec...
21:01 - Bertambah 19 Orang, Pasien...
14:33 - Empat Pegawai Dishub Bengk...
19:16 - Terus Meningkat, Pasien Co...
15:27 - Di Pakning, Sampah Jadi Ma...
17:11 - Empat Pelaku Usaha Garam T...
15:13 - DAK Fisik Bengkalis Tahun ...
17:56 - 26 September Mulai Kampany...
16:55 - 2021 Ada Tiga Agenda Penti...
15:11 - Perbup Penegakan Protokol ...
13:38 - Swab Massal Sasar ASN Dina...
09:48 - Jangan hanya Sekedar Wacan...
11:44 - Bocah 4 Tahun Ditemukan Te...
17:27 - Standar Pelayanan Publik B...
16:08 - Bappeda Bengkalis Gelar Ko...
17:36 - Selama Agustus, BPBD Bengk...
17:08 - UPT Pelabuhan BSL Bengkali...
21:35 - Setelah Rekor Tertinggi 15...
 
Kesaksian Persidangan Sebut BBM di SPBU PT BLJ Dioplos, Direktur PT BLJ: Kita Merasa Dirugikan
Selasa, 11 Agustus 2020 - 16:10:08 WIB

BENGKALIS – Dalam sebuah kesaksian di persidangan, terungkap BBM yang dijual di SPBU BUMD PT Bumi Laksamana Jaya (BLJ) Bengkalis, sudah dicampur. 

Kontan apa yang disampaikan supervisor perusahaan partner PT BLJ,  Karyoto dari PT Ambara Nata Indonesia (AMNI) itu membuat PT BLJ kecewa dan merasa dirugikan.
            
Direktur PT BLJ Bengkalis Abdul Rahman mengatakan, kalau apa yang disampaikan pihak PT AMNI  itu benar, tentu pihaknya sangat kecewa. 

"Kita kecewa dan merasa dirugikan kalau apa yang disampaikan itu benar. Karena saat penandatanganan kontrak kerja sama, sudah jelas tertuang apa saja yang diperbolehkan dan apa saja yang dilarang,” ujar pria yang akrab disapa Rahman ini kepada wartawan, Selasa (11/8/2020).
            
Rahman menjelaskan, PT AMNI merupakan perusahaan mitra yang bekerja sama dengan PT BLJ untuk usaha operasional SPBU di Desa Air Putih. Kerja sama tersebut dilakukan dalam kurun waktu dari tahun 2017 sampai dengan 2018. Selama kurun waktu tersebut, dirinya tidak pernah mendengar informasi ataupun isu-isu kalau BBM yang dijual di SPBU PT BLJ sudah dicampur.
            
“Kalau pun itu dilakukan, maka itu murni kesalahan dari PT AMNI dan tidak ada hubungannya dengan PT BLJ. Bahkan kita merasa dirugikan, karena mereka sudah melanggar kontrak kerja sama dan mencoreng nama baik PT BLJ selaku BUMD Kabupaten Bengkalis,” ujarnya lagi.
            
Rahman mengatakan, tindakan tersebut kalau memang  dilakukan sudah jelas tidak bisa dibenarkan dan melanggar peraturan. Selaku SPBU, sambung Rahman, pihaknya harus tunduk dengan aturan yang  dibuat Pertamina. 

“Jangankan mencampur, menjual produk BBM di luar produk Pertamina saja tidak diperbolehkan,” katanya.
            
Seperti diberitakan di sejumlah media online, hal ini terungkap berawal dari persidangan dengan perkara dugaan penggelapan uang perusahaan PT AMNI oleh Rinda Winda. 

Roland L Pangaribuan, SH selaku ketua tim kuasa hukum Rina Winda mengungkapkan, dalam kesaksian di persidangan, Karyoto selaku Supervisor PT Ambara Nata Indonesia dalam kesaksiannya dibawah sumpah dalam persidangan dengan Nomor perkara: 213/Pid.B/2020/PN.Bls, menerangkan bahwa SPBU yang dikelola PT BLJ melakukan pencampuran minyak dari minyak tiruan dengan premium pertamina dan diambil dari gudang PT Ambara Nata Indonesia (AMNI) untuk kemudian dijual kepada masyarakat atau pihak ketiga.

Dikatakan Roland, apa yang dilakukan oleh PT Ambara Nata Indonesia telah memenuhi unsur pasal 54 UU Nomor 22 Tahun 2002 tentang minyak dan gas bumi yang berbunyi setiap orang yang meniru atau memasukkan bahan bakar minyak dan gas bumi dan hasil olahan sebagaimana dimaksud dalam pasal 28 ayat 1 dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda paling tinggi Rp60 miliar. 

Penulis: Zulkarnaen
Editor: Yusni Fatimah




Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Sembuh dari Covid-19, Pencalonan Said Hasyim - Abdul Rauf Dilanjutkan
  • Delapan Anggota Dewan Positif Covid-19, DPRD Pekanbaru Tetap Gelar Paripurna
  • Lagi, Tim Yustisi Protokol Kesehatan Covid-19 Dumai Jaring 24 Masyarakat Tidak Pakai Masker
  • Dokter di Riau Lagi-lagi Meninggal Dunia karena Covid-19
  • Cabut Nomor Urut, Ini Deretan Paslon Bupati dan Wabup Pelalawan di Pilkada 2020
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved