Bengkalis
Pemkab Bengkalis | DPRD Bengkalis
 
+ INDEX BERITA

16:59 - Diusulkan Rp3,1 Triliun, A...
15:51 - Sertifikasi Produk, BPOM W...
14:06 - Pupuk Subsidi di Siak Kec...
21:01 - Bertambah 19 Orang, Pasien...
14:33 - Empat Pegawai Dishub Bengk...
19:16 - Terus Meningkat, Pasien Co...
15:27 - Di Pakning, Sampah Jadi Ma...
17:11 - Empat Pelaku Usaha Garam T...
15:13 - DAK Fisik Bengkalis Tahun ...
17:56 - 26 September Mulai Kampany...
16:55 - 2021 Ada Tiga Agenda Penti...
15:11 - Perbup Penegakan Protokol ...
13:38 - Swab Massal Sasar ASN Dina...
09:48 - Jangan hanya Sekedar Wacan...
11:44 - Bocah 4 Tahun Ditemukan Te...
17:27 - Standar Pelayanan Publik B...
16:08 - Bappeda Bengkalis Gelar Ko...
17:36 - Selama Agustus, BPBD Bengk...
17:08 - UPT Pelabuhan BSL Bengkali...
21:35 - Setelah Rekor Tertinggi 15...
 
Satu Dusun Suku Asli Akit Rupat Belum Nikmati Listrik
Selasa, 14 Juli 2020 - 08:39:56 WIB
Bagus Santoso bersama Sunaryo disambut meriah dengan kalungan bunga saat berkunjung di Pulau Rupat.
Bagus Santoso bersama Sunaryo disambut meriah dengan kalungan bunga saat berkunjung di Pulau Rupat.
TERKAIT:

RUPAT – Walau jaringan listrik sudah terpasang di Pulau Rupat, namun tidak semua warga di pulau tersebut yang bisa menikmati listrik, salah satunya adalah Dusun Alohong Desa Sungai Cingam. Di dusun tersebut, ada 55 suku asli yang belum bisa menikmati listrik, walau permohonan sudah disampaikan ke PLN.

Hal itu terungkap saat kunjungan reses anggota DPRD Riau dari Fraksi PAN Sunaryo ke desa tersebut beberapa waktu lalu. Sekaligus, momen tersebut dijadikan ajang silaturrahmi bakal calon (balon) wakil Bupati Bengkalis dari partai PAN yang berpasangan  dengan balon Bupati Bengkalis, Kasmarni.

"Ada 55 KK suku asli Akit sampai sekarang belum dialiri listrik. Kami sudah berupaya dan menyampaikan kepada PLN tapi belum berhasil," ujar Kades Cingam, Jamil.

Jamil mengatakan, sebenarnya di Pulau Rupat memang telah terpasang jaringan listrik dan sebagian warganya telah menikmati, hanya tinggal satu dusun yang belum teraliri listrik. Untuk itu Jamil mengharapkan pemerintah dan pihak terkait terutama PLN berkenan mendengar melihat kondisi lapangan dan secepatnya memasang jaringan listrik.

Sementara itu tokoh pemuda dan Direktur Bumdes, Setia Irawan menambahkan atas nama desanya telah mengajukan permohonan jaringan listrik PLN Cabang Dumai. Informasinya sebenarnya sudah masuk anggaran tahun 2020, karena wabah Corona ditunda.

Belum sampainya aliran listrik mendapat tanggapan Sunaryo dan Bagus Santoso, sesuai kewenangan dan tugas fungsinya akan mengikhtiarkan agar warga Dusun Alohong segera menikmati penerangan listrik.

"Kaget juga di zaman serba listrik ternyata ada warga kita yang rumahnya belum ada penerangan listrik. Tapi kita maklum wilayahnya kita memang luas dan banyak desa yang terpencil. Insya Allah bersama kita kordinasikan dengan pemerintah sesuai kewenangan, dan yang penting PLN, semoga ada solusinya," kata Bagus Santoso.

Penulis : Zulkarnaen
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • BKKBN Minta Tunda Kehamilan di Masa Pandemi Covid-19
  • Bentuk Satgas, Pemko Pekanbaru Resmi Bubarkan Gugus Tugas Covid-19
  • Pesawat Militer Ukraina Jatuh, 22 Orang Tewas
  • Telkomsel Dukung Program Bantuan Kuota Data Internet dari Kemendikbud RI untuk Belajar Jarak Jauh
  • Koordinasi dengan Kejari dan Kejati Riau, Pemko Pekanbaru Segera Bangun Lab Biomolekuler
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved