Bengkalis
Pemkab Bengkalis | DPRD Bengkalis
 
+ INDEX BERITA

16:00 - DKP Bengkalis Gelar Pelati...
16:10 - Kesaksian Persidangan Sebu...
15:31 - Bantan Gelar MTQ Tingkat K...
16:41 - BNPP Monitoring dan Evalua...
15:18 - Kampanye Virtual Gernas Ne...
15:09 - Serahkan BST Provinsi Seca...
15:54 - NK Terkonfirmasi Positif C...
17:36 - Jalankan Pengabdian, Tim K...
16:57 - Seleksi CPNS Formasi 2019,...
14:58 - Sosialisasi Registrasi Pan...
11:37 - Perangi Covid-19, Tim KKN-...
17:49 - Bengkalis akan Dukung Prog...
16:31 - Hanya 52,69 Persen, Pemkab...
16:44 - PT CPI Tidak Berwenang Cam...
14:17 - Sengketa Saat Pilkades 201...
14:39 - Kasmarni: Disiplin, Kunci ...
16:53 - Tak Dapat Kontrak dari PT ...
17:57 - Soal Kewenangan Plh Bupati...
17:03 - TMMD Beri Kontribusi Posit...
15:41 - Terkait Penandatanganan Ra...
 
Warga Khawatirkan Abrasi yang Makin Mengganas, Bagus Santoso: Komitmen Saya Tetap Seperti Dulu
Sabtu, 11 Juli 2020 - 10:20:27 WIB
Edi Zakri Kades Pambang Baru, H. Bagus Santoso dan rombongan melihat kondisi parahnya abrasi di Pantai Pambang Baru.
Edi Zakri Kades Pambang Baru, H. Bagus Santoso dan rombongan melihat kondisi parahnya abrasi di Pantai Pambang Baru.
TERKAIT:

BENGKALIS – Warga desa yang tinggal di sepanjang pinggiran pantai Pulau Bengkalis semakin hari semakin khawatir dengan lajunya tingkat abrasi. Berbagai usaha warga setempat sudah dilakukan, namun bukannya reda. Sebaliknya, makin mengganas meluluhlantakkan apa saja yang ada sepanjang pinggiran pantai.
           
Kekhawatiran warga tersebut terungkap saat  silaturrahmi mantan anggota DPRD Provinsi Riau, Bagus Santoso kepada para sahabat dan tokoh masyarakat yang ada di Pulau Bengkalis. Kegiatan berkunjung ini memang selalu disempatkan, walau tidak rutin, oleh balon wabup yang akan berpasangan dengan Kasmarni ini.
            
Seperti Jumat sore kemarin (10/7/2020), Bagus Santoso menyempatkan diri bersilaturrahmi ke Desa Pambang  Baru Kecamatan Bantan. Di sana, pria yang akrab disapa Bagus ini langsung disambut oleh Kepala Desa Pambang Baru, Edi Zakri. Momen bersilaturrahmi  ini dijadikan ajang bertukar pikiran tentang berbagai hal, terutama persoalan-persoalan yang ada di desa.
            
Sampai akhirnya, Edi Zakri menceritakan persoalan abrasi yang sangat dikhawatirkan oleh masyarakat.  Abrasi tidak hanya menerjang dan menenggelamkan tebing pantai. Tapi sudah meruntuhkan kebun ladang, sarana prasarana umum jalan, gedung hingga pemukiman rumah dan kuburan. “Lihatlah kondisi yang terjadi, desa kami sudah hampir satu kilo meter dimakan lautan,“ ujar Edi Zakri.

Kecemasan warga sangatlah beralasan, karena berbagai upaya yang dilakukan untuk mencegah abrasi sepertinya tidak berarti apa-apa. Untuk membuktikan ceritanya, Edi Zakri mengajak  politikus partai PAN itu menyusuri pinggiran pantai di desa tersebut. Sambil menyusuri tebing pantai Edi Zakri mengatakan pemerintah desa bersama warga tidak diam berpangku tangan. Dengan kemampuan yang ada membuat bronjong pemecah ombak dengan anggaran desa dan gotong royong warga.

“Baru setahun kami berinisiatif menanggul dengan bronjong cincin beton, tapi lihatlah usaha ini seakan sia sia, jebol, tak sanggup menahan gelombang,” katanya.

Terkait dengan ancaman abrasi, Bagus Santoso yang dikenal sangat menaruh perhatian abrasi sejak menjabat di DPRD mengakui prihatin dan terus berupaya menyuarakan dan mengusulkan keberbagai pihak terkait. “Komitmen saya tetap, sampai kapanpun sesuai kapasitas saya selalu berteriak agar bersama mengatasi ancaman abrasi. Kita harus akui, abrasi ini tak akan mampu diatasi hanya dengan anggaran Daerah,” ujarnya.

Dikatakan, belum lama ini ia membincangkan abrasi di Jakarta. Hadir bersama putera putera Riau yang menjabat dan memiliki jaringan di pemerintah pusat. Diantaranya SF Hariyanto (Kementerian PUPR), Abdul Wahid, Achmad (DPR RI), Firman (Lembaga Siber dan Sandi Negara BSSN), mahasiswa serta tokoh tokoh Riau lainnya yang tinggal di Jakarta.

“Terus terang saya membawa proposal yang diajukan pemerintah Bengkalis kepada Pemerintah Pusat di Jakarta yang diajukan tahun 2019, kita optimis akan diperjuangkan dan insyaallah berhasil,” kata Bagus seraya menambahkan, dalam proposal itu ada 8 kegiatan pembangunan pengaman pantai untuk desa yang sudah kritis abrasi di Bengkalis, Bantan, Rupat dan Bukit Batu.

Penulis: Zulkarnaen
Editor: Yusni Fatimah



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Dari Tambahan 32 Kasus Baru Covid-19 Riau Hari Ini, 16 Warga Pekanbaru
  • Program Sanitasi Nasional Agar Covid - 19 Berakhir, 65 Petugas TFL dan KSM Ikuti Pelatihan
  • Program Inkubasi Sispreneur Dukung Perempuan Pelaku Usaha Mikro di Masa Pandemi
  • Setiap Desa Dikurangi Rp 100 Juta Lebih, Gaji Kepala Dusun RT dan RW di Kepulauan Meranti Terancam
  • Maknai Hari UMKM Nasional, Telkomsel Gelar Webinar ‘UMKM Movement’ di 12 Kota
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved