Bengkalis
Pemkab Bengkalis | DPRD Bengkalis
 
+ INDEX BERITA

17:36 - Jalankan Pengabdian, Tim K...
16:57 - Seleksi CPNS Formasi 2019,...
14:58 - Sosialisasi Registrasi Pan...
11:37 - Perangi Covid-19, Tim KKN-...
17:49 - Bengkalis akan Dukung Prog...
16:31 - Hanya 52,69 Persen, Pemkab...
16:44 - PT CPI Tidak Berwenang Cam...
14:17 - Sengketa Saat Pilkades 201...
14:39 - Kasmarni: Disiplin, Kunci ...
16:53 - Tak Dapat Kontrak dari PT ...
17:57 - Soal Kewenangan Plh Bupati...
17:03 - TMMD Beri Kontribusi Posit...
15:41 - Terkait Penandatanganan Ra...
15:28 - Bengkalis Terima Kunjungan...
15:22 - Cegah Penyebaran, Pos Cek ...
15:53 - Rapat RTRW Lanjutan, Pemk...
14:52 - Manfaatkan Wifi Desa Grati...
16:19 - Tahun ini, Pemkab Bengkali...
17:14 - Tujuh Ahli Waris Almarhum ...
15:50 - Pencairan BLT Tahap III di...
 
Jejak Kaki Harimau di Desa Tenggayun, Tim BBKSDA Riau Pasang Perangkap, Sapi Jadi Umpan
Minggu, 28 Juni 2020 - 18:27:59 WIB
Perangkap untuk harimau dipasang BBKSDA Riau dan warga.
Perangkap untuk harimau dipasang BBKSDA Riau dan warga.
TERKAIT:

BENGKALIS – Tim Balai Besar Koservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau memasang perangkap di lokasi penemuan bangkai sapi, Dusun Meranti Desa Tenggayun. Pemasangan perangkap dilakukan Minggu siang (28/6/2020), dengan umpan bangkai sapi yang ditemukan pada Sabtu (27/6/2020) kemarin.

"Siang ini (Minggu,red) sampainya, mereka membawa perangkap harimau, tadi baru dipasang di tempat temuan bangkai sapi dan jejak harimau kemarin. Kita membantu mereka untuk pemasangan tadi," ujar Kepala Desa Tenggayun Muhammad Khairil, Minggu (28/6/2020) siang.

Dikatakan, perangkap harimau yang dibawa cukup besar dan sudah dipasang tim BBKSDA bersama warga Tenggayun di lokasi penemuan bangkai sapi kemarin. Bangkai sapi yang ditemukan di lokasi diletakkan di dalam perangkap tersebut dijadikan umpan agar harimau tersebut datang kembali.

"Selain perangkap tim BBKSDA juga ada yang tinggal perwakilannya di sini. Mereka memantau perangkap tersebut nantinya. Menunggu bagaimana perkembangan setelah perangkap terpasang," ujarnya lagi.

Khairil mengatakan, kehadiran tim dari BBKDA Riau tersebut sedikit banyak mengurangi tingkat kekhawatiran masyarakat. Mereka mulai percaya diri untuk tetap beraktivitas kembali di kebun karena sudah ada pantauan dari tim dari BBKSDA. Namun demikian, mereka tetap waspada dan juga sudah sampaikan ke masyarkat agar tidak turun sendirian saat berkebun.

“Kalau ingin beraktivitas di kebun harus berkawan tidak boleh sendirian karena kondisinya harimau masih berkeliaran," ujar Kades.

Dalam kesempatan itu, Khairil menyampaikan, pihak desa juga sudah melakukan kegiatan belo kampung secara bersamaan dengan desa Api Api beberapa waktu lalu. Dengan tujuan agar desa dijauhkan dari musibah termasuk serangan binatang buas seperti harimau.

"Belo kampung sudah kita lakukan bersamaan dengan desa Api Api beberapa waktu lalu, hari ini tim BBKSDA juga sudah turun, masyarakat mulai lega, sudah ada tindakan dari pihak yang mengerti mengatasi harimau ini,"  ujarnya seraya berharap harimau yang meresahkan masyarakat saat ini bisa cepat tertangkap. Sehingga masyarakat bisa merasa betul betul aman melaksanakan aktivitas di kebun.

Seperti diberitakan, Warga Desa Tenggayun kecamatan Bandar Laksamana sempat dihebohkan dengan temuan jejak kaki binatang diduga jejak harimau, Sabtu (27/6/2020) pagi.  Jejak diduga harimau ini ditemukan di sekitaran perkebunan masyarakat di Dusun Meranti Desa Tenggayun.

Jejak kaki raja hutan ini pertama kali ditemukan seorang pemuda bernama Muhammar Taufik (29) warga Desa Tenggayun yang pagi itu sekitar pukul 09.00 WIB berangkat ke kebunnya. Saat berada di kebunnya yang terletak di Dusun Meranti, Taufik melihat jejak seperti tapak seperti harimau, kemudian karena penasaran Taufik sempat mengikuti arah jejak yang ditemukan ini.

Ternyata setelah ditelusuri jejak yang ditemukan, mengarah ke semak semak sekitaran kebun. Di sana terdapat seekor sapi dalam kondisi sudah mati. Menemukan kondisi ini Taufik bergegas pulang rumahnya dan memberi kabar masayarakat sekitar apa yang dia temukan di kebun. Dari informasi Taufik ini masyarakat di sana kemudian melaporkan kejadian ini ke pemerintah desa dan kecamatan.

Penulis : Zulkarnaen
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Tambahan 50 Terkonfirmasi Covid-19 di Riau, Terbanyak Warga Rohil 18 Kasus
  • Walikota Ajak Masyarakat Dumai Semarakkan HUT ke-63 Riau 2020
  • Ada Tambahan 9 Kasus Positif di Siak, Dua Pasien Sembuh
  • YFMM Konsisten Tiap Tahun Berkurban di Pelosok Pedalaman di Kepulauan Meranti
  • Sambut Peringatan Hari Mangrove, Gubri Tanam 2020 Mangrove di Dumai
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved