Bengkalis
Pemkab Bengkalis | DPRD Bengkalis
 
+ INDEX BERITA

22:11 - Tinggal Berdesakan di Ruma...
15:45 - Visi Misi KBS Bidang Keaga...
14:42 - Rapat BPJS Kesehatan Semes...
16:00 - DKP Bengkalis Gelar Pelati...
16:10 - Kesaksian Persidangan Sebu...
15:31 - Bantan Gelar MTQ Tingkat K...
16:41 - BNPP Monitoring dan Evalua...
15:18 - Kampanye Virtual Gernas Ne...
15:09 - Serahkan BST Provinsi Seca...
15:54 - NK Terkonfirmasi Positif C...
17:36 - Jalankan Pengabdian, Tim K...
16:57 - Seleksi CPNS Formasi 2019,...
14:58 - Sosialisasi Registrasi Pan...
11:37 - Perangi Covid-19, Tim KKN-...
17:49 - Bengkalis akan Dukung Prog...
16:31 - Hanya 52,69 Persen, Pemkab...
16:44 - PT CPI Tidak Berwenang Cam...
14:17 - Sengketa Saat Pilkades 201...
14:39 - Kasmarni: Disiplin, Kunci ...
16:53 - Tak Dapat Kontrak dari PT ...
 
Terdampar di Rupat, Hasil Rapid Test 22 TKI Non Reaktif
Minggu, 14 Juni 2020 - 12:17:27 WIB
Para TKI saat cek kesehatan dan rapid test.
Para TKI saat cek kesehatan dan rapid test.
TERKAIT:

BENGKALIS – Hasil rapid test terhadap 22 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal yang terdampar di Desa Teluk Rhu, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, Sabtu (13/6/2020) kemarin, non reaktif. Mereka terdampar setelah ditinggalkan oleh nakhoda (tekong red,) speed boat yang mengangkut para TKI tersebut.

Kepastian hasil rapid test non reaktif terhadap para TKI tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis, dr Ersan Saputra  saat dihubungi, Minggu (14/6/2020). "Hasil rapid test semuanya mereka semalam, itu hasilnya non reaktif. Mereka kemari saat dilakukan pemeriksaan dikumpulkan di kantor Desa Teluk Rhu," ujar Ersan.

Ersan yang juga menjabat Plt Direktur RSUD Bengkalis ini mengatakan kalau Dinas Kesehatan hanya berwenang mengecek kesehatan para TKI, termasuk melakukan rapid test dan tindakan lain seandainya hasil rapid test tersebut reaktif. Terkait apakah mereka akan dikarantina atau tidak, Ersan menjelaskan bukan menjadi kewenangan Dinas Kesehatan.

"Saat ini mereka sedang ditangani pihak Imigrasi dan pihak terkait. Sedangkan pihak Diskes hanya mengecek kesehatan mereka. Untuk tindak lanjut bukan kewenangan kita lagi, apakah mereka akan dipulangkan atau belum," katanya.

Sebelumnya, Kepala Desa Teluk Rhu, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis Mansur menceritakan bahwa peristiwa terdamparnya 22 orang TKI ilegal berawal dirinya mendapat informasi dari masyarakat setempat.

"Sebanyak 22 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dari Malaysia itu terdampar di Desa Teluk Rhu, Dusun Tanjung Jaya, RT02, Kecamatan Rupat Utara. Peristiwa itu diketahui oleh warga sekitar, Sabtu (13/6/2020) Subuh dini hari tadi," cerita Mansur saat dihubungi via ponsel.

Mendapat informasi tersebut, dirinya langsung melapor ke Polsek Rupat Utara, dan bersama-sama melihat warga yang terdampar tersebut. Saat komunikasi dengan para TKI, mereka terdampar karena ditinggalkan oleh nakhoda (tekong red,) speedboat yang mereka tumpangi. "22 TKI itu, kini sudah kita amankan dan bawa ke gedung pertemuan kantor desa Teluk Rhu menunggu proses selanjutnya dari pihak berwajib," ucap Mansur.

Masih menurut penuturan para TKI, Mansur mengatakan kalau tujuan para penumpang yang menggunakan speedboat dari Malaysia itu adalah ke kota Dumai. Namun, oleh tekong mereka dibohongi dengan mengatakan mereka sudah sampai di Dumai, padahal mereka diturunkan di Teluk Rhu.

Sebelumnya, Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan mengatakan bahwa, para TKI tersebut berangkat dari Sungai Pleek Malaysia berjumlah 22 orang dengan menggunakan speedboat fiber. "Dua puluh dua orang ini diantaranya, 17 orang laki laki, 3 orang perempuan dan 2 orang masih anak anak. Saat ini mereka masih berada di lokasi dimana ditemukan," ungkap Kapolres, Sabtu (13/6/2020).

Penulis : Zulkarnaen
Editor : Fauzia




Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • 18 Tambahan Kasus Baru Covid-19 di Kuansing, Seluruhnya dari Klaster Tahanan
  • Kalah Memalukan, Hotel Messi Cs Digeruduk Fans, Diteriaki Umpatan dan Caki Maki
  • Kasus DBD di Pekanbaru Capai 445 Kasus, Tinggal 2 yang Dirawat
  • Viral, Diduga Dicatut, Foto dan Profil Tabrani Beredar di Medsos dengan Ujaran Kasar
  • Kasus Korupsi Pipa Transmisi, Kejati Riau Masih Teliti Berkas Plt Bupati Bengkalis Nonaktif
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved