Bengkalis
Pemkab Bengkalis | DPRD Bengkalis
 
+ INDEX BERITA

13:58 - PKB Bengkalis Semprotkan D...
13:32 - Data Call Center Covid-19 ...
18:42 - Ikuti Program Karantina Ma...
11:33 - Data PDP Covid-19 di Bengk...
06:13 - Tidak Ada Bupati dan Plt B...
22:28 - Data ODP yang Dikarantina ...
14:43 - Jumlah Warga Bengkalis yan...
20:09 - Warga Bengkalis dari Malay...
15:54 - Hingga Rabu Siang, Total O...
18:31 - ASN Bengkalis Dapat “Dis...
17:03 - Sembunyi di Hutan TKI Baka...
14:48 - Jumlah ODP di Bengkalis Re...
19:17 - Putus Mata Rantai Covid-19...
16:31 - Diiringi Isak Tangis, Penu...
14:23 - 81 Penumpang dari Malaysia...
17:29 - Musrenbang RKPD Tahun 2021...
17:23 - Cegah Corona di Fasilitas ...
15:51 - Cegah Penyebaran Covid-19,...
19:40 - KJRI Johor Bahru Fasilitas...
00:14 - Pelabuhan BSSR Selatbaru B...
 
Sembunyi di Hutan TKI Bakal Ditembak Pemerintah Malaysia, KJRI: Jangan Percaya Hoax
Selasa, 24/03/2020 - 17:03:50 WIB
Postingan di Facebook yang membuat resah WNI yang ada di Malaysia.
Postingan di Facebook yang membuat resah WNI yang ada di Malaysia.
TERKAIT:

BENGKALIS – Kebijakan lockdown oleh Kerajaan Malaysia membuat banyak WNI terutama asal Bengkalis berbondong-bondong  pulang kampung. Bahkan muncul berita bagi yang sembunyi di hutan akan ditembak oleh militer Kerajaan Malaysia.
Informasi tersebut salah satunya dimuat media suarapriangan.com yang kemudian dishare ke Facebook. Kontan, berita yang terkesan menakut-nakuti TKI tersebut membuat heboh warganet. Terutama mereka yang memiliki keluarga maupun sahabat di Malaysia. Sementara untuk pulang ke Indonesia, khususnya ke Bengkalis makin sulit. 

Menurut salah seorang warga Bengkalis di Malaysia kepada wartawan melalui whatsapp mengatakan, kalau Polisi Kerajaan Malaysia melakukan patroli dimana-mana dan mereka jadi ketakutan. 

“Untuk sementara kami diam dulu kat rumah,” ujar warga tersebut yang enggan namanya dipublish. 

“Nanti kalau agak aman baru keluar, ke Kukup,” ujarnya yang berniat balik ke kampung halamannya di Bengkalis.
Menanggapi pemberitaan yang terkesan menakutkan tersebut,  KJRI Johor Bahru melalui Koordinator Fungsi Pensosbud, Anang Fauzi Firdaus kepada wartawan bahwa informasi tersebut tidak benar alias hoax. 

“Jangan percaya berita yang belum terkonfirmasi mas. Isu-isu penembakan ini juga muncul di Sarawak, tapi sudah dibantah oleh KJRI Kuching,” ujarnya Senin (23/3/2020).
Dalam kesempatan itu, Anang juga mengharapkan kepada  wartawan untuk ikut bersama-sama mengedukasi masyarakat. 

“Mana mungkin pemerintah menembaki orang sampai mati,” ujarnya lagi.

Antrean Lancar
Terkait dengan arus kepulangan WNI dari Malaysia melalui Kukup dengan tujuan Tanjung Balai Karimun, Anang mengatakan saat ini sudah ini antrean sudah landai. 

“Di Kukup aman..malah bisa diatur jaraknya..antrean sudah landai,” katanya sambil mengirimkan postingan foto warga yang  sedang antri sambil duduk di kursi.

Penulis: Zulkarnaen
Editor: Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Syarat Dapat Keringanan Kredit 1 Tahun untuk UMKM hingga Pekerja Informal
  • Peresmian STC di Awal April Kemungkinan Dibatalkan
  • Miris, Balita Positif Corona Usai Diajak Hadiri Kondangan
  • INAgri Apresiasi Pemanfaatan Sumberdaya Lokal untuk Cegah Covid-19
  • Halte TMP Disemprot Disinfektan untuk Tekan Penyebaran Corona
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved