Bengkalis
Pemkab Bengkalis | DPRD Bengkalis
 
+ INDEX BERITA

15:44 - Manfaat Kegiatan TMMD Ke-1...
08:39 - Satu Dusun Suku Asli Akit ...
17:09 - 123 Desa di Kabupaten Beng...
14:15 - Bikin Resah Warga, BBKSDA ...
16:45 - Pantai Rupat Menawan, Saya...
10:20 - Warga Khawatirkan Abrasi y...
20:15 - Soal Petugas PPDP Reaktif ...
15:42 - 1.285 Petugas PPDP Jalani ...
15:39 - Pemkab Bengkalis Bersama K...
14:13 - Plh Bupati Bengkalis Tegas...
13:40 - MTQ Kabupaten Bengkalis ke...
14:57 - Diaktifkan Kembali Setelah...
21:33 - Satu PDP Covid-19 Asal Ban...
14:17 - Tim Relawan Kukerta Unri S...
18:18 - Forum CSR Bengkalis Diakti...
18:04 - Terkait Program Bantuan ke...
16:15 - Jaga Kualitas Air, PDAM Be...
17:18 - Peringatan Hari Bhayangkar...
17:04 - Bahas Gelper dan Warung Re...
14:22 - Vonis Bebas Nelayan WNA, H...
 
Diguyur Hujan, Karhutla Sejumlah Wilayah di Riau Padam
Jumat, 06 Maret 2020 - 16:41:57 WIB

TEMPULING - Kebakaran Hutan dan Lahan atau Karhutla di Parit Minang, Kelurahan Sungai Salak, Kecamatan Tempuling akhirnya padam berkat hujan yang mengguyur wilayah tersebut. Asap akibat Karhutla di Riau yang nyaris menyelimuti sejumlah daerah, hilang, Karhutla di sejumlah daerah pun padam.

Karhutla yang padam yakni di Bengkalis dan di Indragiri Hilir.

Meskipun begitu, Danramil 03/Tempuling Kapten Arh Sugiyono tetap mengerahkan para anggota Koramil 03/Tempuling untuk melaksanakan patroli.

Para anggota Koramil 03/Tempuling dikerahkan untuk melaksanakan pengecekan terhadap titik api di wilayah Kecamatan Tempuling dan memastikan Karhutla benar-benar padam total, Jumat (6/3/2020) dikutip dari tribunpekanbaru.

Danramil 03/Tempuling Kapten Arh Sugiyono, menuturkan, pemantauan langsung dilakukan terhadap wilayah teritorial yang terjadi Karhutla serta rawan Karhutla.

“Seperti di Desa Karya Tunas Jaya, kami menurunkan 2 orang personel, Parit Minang Sungai Salak 4 orang personil, Desa Teluk Kiambang 3 orang personil dan di Desa Mumpa sebanyak 2 orang personil,” ujar Danramil dikutip dari tribunpekanbaru.

Danramil 03/Tempuling Kapten Arh Sugiyono menghimbau agar masyarakat ikut peduli terhadap lingkungan dan masalah Karhutla ini dengan tidak lagi mengolah lahan dengan cara membakar.

“Karhutla menyebabkan berbagai efek negatif bagi kehidupan lingkungan. Dampak negatif dari terjadinya Karhutla seperti kerusakan seperti rusaknya lingkungan, terganggunya tata air, musnahnya sumber plasma, berkurangnya keanekaragaman hayati, timbulnya erosi serta polusi udara oleh asap dan yang paling fatal dapat menyebabkan penyakit bagi manusia seperti gangguan pernapasan,” pungkasnya.

Kebakaran Hutan dan Lahan atau Karhutla di Riau 2020, diguyur hujan semalam Karhutla di Bengkalis padam dan asap Karhutla hilang.

Guyuran hujan di Bengkalis sejak Kamis kemarin hingga Jumat Subuh sangat mempengaruhi titik api diseluruh kecamatan se kabupaten Bengkalis.

Hampir seluruh titik api di Bengkalis hingga pagi ini terpantau Nihil.

Hal ini diungkap Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Bengkalis Tajul Mudaris kepada awak media, Jumat (6/3) pagi.

Menurut dia hujan yang terjadi cukup merata hingga ke titik titik terjadi Karhutla di kabupaten Bengkalis.

"Alhamdulillah hujan merata di wilayah Bengkalis sejak Kamis sampai subuh tadi. Dengan intensitas cukup deras dan membantu menghilangkan titik api di wilayah kita," terang Tajul Mudaris.

Menurut dia, tim gabungan masih melakukan patroli di lapangan memantau titik Karhutla yang masih mengeluarkan asap.

Sebagian titik juga petugas gabungan masih melakukan pendinginan.

"Beberapa titik masih ada yang mengeluarkan asap. Petugas di sana melakukan pendinginan di titik titik tersebut," tambahnya.
Halaman selanjutnya

Sementara itu dari pantauan BPBD Bengkalis hingga petang kemarin upaya pendinginan masih dilakukan di empat titik Karhutla.

Diantaranya Kecamatan Rupat, Rupat Utara, Bengkalis dan Kecamatan Bathin Solapan.

Pendinginan di kecamatan Rupat diakukan di Desa Darul Aman.

Kemudian di Rupat Utara upaya pendinginan dilakukan di Desa Titik Akar.

Karhutla di sana sebagian besar hanya meninggal titik asap hingga saat ini tim gabungan terus melakukan pendinginan di beberapa titik asap disekitaran lokasi.

Sementara pendinginan lainnya juga dilakukan di Kecamatan Bathin Solapan tepatnya di Desa Boncah Mahang.

Luas lahan terbakar di sana mencapai dua hektare. Dimana api sudah berhasil dipadamkan petang kemarin.

Sedangkan di kecamatan Bengkalis upaya pendinginan dilakukan di Desa Simpang Ayam.

Lahan terbakar di sana sekitar enam hektare.

"Titik api juga sudah berhasi dipadamkan, tinggal upaya pendinginan yang dilakukan sana," tambahnya. (*)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Sakit Dalam Kemiskinan, Muhammad Ali Warga Rokan Timur Penderita Infeksi Kantong Kemih, Meninggal Dunia
  • Di Masa New Normal, Disdukcapil Rohul Kembali Lakukan Rekam Dokumen Jemput Bola ke Warga
  • Pertamina Siap Produksi D-100 Pertama di Indonesia
  • Tambah 2, Total Kasus Dugaan Penyelewengan Dana Bansos Covid-19 di Riau Jadi 8, Ini Datanya
  • PT Adei Plantation Didakwa Sengaja dan Lalai dalam Sidang Perkara Karhutla 2019
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved