Bengkalis
Pemkab Bengkalis | DPRD Bengkalis
 
+ INDEX BERITA

13:44 - Konsultasi Publik Serap As...
19:20 - Datangkan 7 Unit Mesin, PL...
14:56 - Distan Kehilangan Legalita...
08:24 - Keberadaan Dinas Pertanian...
17:42 - 272 Kades dan KBPD Ikuti P...
16:59 - Rekap Sementara SP 2020 On...
16:59 - Rakor Lintas Sektor, Plt B...
16:12 - BAZNas Salurkan Dana Penda...
21:05 - Kapal Rusak, 5 WNA Terdamp...
15:57 - PWI Bengkalis Gelar Tahlil...
16:18 - Kunjungi Bengkalis, Irwasd...
14:59 - Kabar Duka: Bendahara PWI ...
15:49 - Musrenbang Bathin Solapan,...
15:01 - Terkait Pembayaran TPP, Pl...
17:17 - Plt Bupati Bengkalis Launc...
16:14 - Plt Bupati Bengkalis Sebut...
15:14 - Pemkab Bengkalis Gelontork...
14:14 - Tepis Isu Perombakan Kabin...
17:41 - Putri Terbaik Bengkalis Ra...
19:23 - Plt Bupati Bengkalis Minta...
 
Polisi Amankan Dua Penyalur TKI Ilegal Pasca Tenggelamnya Kapal di Perairan Rupat
Jumat, 24/01/2020 - 21:32:45 WIB

PEKANBARU - Aparat mengamankan dua orang yang diduga sebagai pibak yang bertanggung jawab atas tragedi naas tenggelamnya kapal tanpa nama pembawa TKI ilegal di Perairan Pasir Putih Desa Putri Sembilang Kecamatan Rupat Utara Kabupaten Bengkalis, Selasa (21/1/2020) lalu. 

Hal ini diungkapkan Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto kepada halloriau.com, Jumat (24/1/2020) malam. Ia membenarkan dua orang telah diamankan dalam kasus tersebut. 

"Ya benar, dua orang yang kita amankan dalam kejadian tenggelamnya kapal di Perairan Bengkalis yang membawa penumpang diduga TKI ilegal," ujar Sunarto. 

Menurut Sunarto, dua orang yang diamankan aparat merupakan sebagai tekong atau penampung dan penyalur Tenaga Kerja Indoneseia (TKI) ilegal. Mereka ini, adalah SY dan JF sudah ditahan. Saat ini kasusnya masih dalam proses penyelidikan 

"SY ini pernah ditahan dalam kasus yang sama, dua bulan lalu. Dalam korban tenggelamnya TKI ilegal ini, JF menyalurkan 7 orang di antaranya. Sisanya belum diketahui sapa penyalurnya," terang Sunarto. 

Dalam proses pencarian korban tenggelamnya kapal, Sunarto mengatakan sudah 10 orang yang selamat dibantu kapal nelayan setempat. Masing-masing 7 laki-laki dan 3 wanita. Dari jumlah penumpang kapal, diyakini 20 orang  hingga saat masih terus diupayakan pencariannya. 

"Satu jenazah wanita ditemukan usia 40 tahun. Namun, tim DVI Rumkit Pekanbaru belum dapat identifikasi karena membutuhkan data perbandingan dari keluarga," kata Sunarto. 

Terhadap korban yang selamat, saat ini telah dilakukan koordinasi dengan pihak Dinas Sosial Bengkalis, guna dipulangkan ke daerah asal mereka. Satu diantaranya merupakan warga negara Bangladesh, atas nama Sumon. Dia tengah dalam pengurusan untuk dideportasi. 

Penulis : Helmi 
Editor : Fauzia




Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • KPPG dan AMPG Siap Menangkan Andi Rachman di Musda Partai Golkar
  • Jadi Temuan BPK, Kejati Riau Pelajari Anggaran Tak Wajar UIN Suska Rp42 Miliar
  • Atasi Karhutla di Riau, Gubri Minta Bantuan Perusahaan Lakukan Water Bombing
  • Cuaca Ekstrem, Diskes Catat 63 Kasus DBD di Pekanbaru
  • DMDI Riau Siap Bantu Pemprov Entaskan Kemiskinan
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved