Bengkalis
Pemkab Bengkalis | DPRD Bengkalis
 
+ INDEX BERITA

20:42 - PDP Covid-19 di Bengkalis ...
17:51 - Total Rapid Test Kit Bant...
17:10 - Soal Anggaran Dana Penanga...
15:45 - Trend Kepulangan TKI di Pe...
14:44 - 7 PDP di Bengkalis Sembuh ...
13:52 - Update Covid-19 Kabupaten ...
16:22 - Bersumber dari DAK 2020, 7...
17:28 - Pemkab Bengkalis Bahas Usu...
14:49 - Kembali, 1 Pasien PDP Covi...
22:10 - Turun Drastis, Warga Bengk...
17:24 - Warga Duri Positif Covid-1...
16:30 - Hasil Swab Negatif, PDP as...
17:25 - Bengkalis Lakukan Disinfek...
16:49 - Hasil Rapid Test 186 TKI d...
17:24 - 186 TKI dari Malaysia Jala...
18:48 - Karantina Mandiri Buat War...
13:16 - ODP di Kabupaten Bengkalis...
13:58 - PKB Bengkalis Semprotkan D...
13:32 - Data Call Center Covid-19 ...
18:42 - Ikuti Program Karantina Ma...
 
Peserta Workshop Utusan Desa di Bengkalis Antusias Input Usulan ke Sistem e-Planning
Jumat, 17/01/2020 - 15:42:22 WIB
Peserta workshop usulan desa/kelurahan ke sistem e-Planning.
Peserta workshop usulan desa/kelurahan ke sistem e-Planning.
TERKAIT:

BENGKALIS – Memasuki hari ketiga atau hari terakhir pelaksanaan workshop usulan desa/kelurahan ke sistem e-Planning, para operator desa/kelurahan tampak serius melakukan input usulan kegiatan. Mereka tak segan untuk menyakan hal-hal yang belum begitu mereka fahami.

Kepala Bidang Pengendalian dan Evaluasi (PPE) Bappeda Bengkalis, M Firdaus mengatakan salah satu tujuan dari workshop adalah agar para operator desa bisa benar-benar memahami bagaimana cara melakukan input kegiatan ke sistem e-Planning.

“Memang input usulan desa/kelurahan ke sistem e-Planning ini sudah dilakukan pada tahun sebelumnya. Namun, bisa jadi ada yang lupa, atau ada pergantian operator sehingga mereka perlu belajar lagi. Nah, melalui workshop inilah mereka berkesempatan untuk memperdalam lagi pengetahuan,” ujar Firdaus, Jumat (17/1/2020).

Di samping itu, sambung Firdaus, aplikasi e-Planning pun selalui update menyesuaikan dengan kebutuhan terkni. Sehingga, walau operator sudah pernah bekerja dengan  sistem e-Planning, mereka tetap harus belajar lagi.

“Hanya saja, karena aplikasi e-Planning ini berbasis website, maka tidak sulit dipelajari. Terlebih dalam workshop ini ada administrator kabupaten yang siap membantu menjelaskan hal-hal yang belum difahami,” kata Firdaus.

Dikatakan, melalui workshop, beberapa kendala saat input usulan di desa/kelurahan sedikit banyak bisa  teratasi. “Seperti pernah saya sampaikan, kendala dalam saat input usulan kegiatan desa/kelurahan ke sistem e-Planning itu bermacam-macam, ada karena terkendala peralatan, jaringan internet yang kurang bagus, atau tingkat pemahaman operator. Tahun lalu, kita melakukan pendampingan ke desa-desa. Namun, kali ini mereka yang kita datangkan, kita buat dalam bentuk workshop sehingga selain persoalan sebelumnya bisa diatasi, kita juga mencoba menyamakan persepsi,” ujarnya.

Dengan waktu yang  terbatas untuk masing-masing desa/kelurahan, sambung Firdaus, memang tidak memungkinkan desa/kelurahan menginput semua usulan kegiatan ke sistem e-Planning. Karena itu, sejak awal sudah disampaikan agar usulan prioritas saja yang diinput.

“Kalau ternyata tidak  selesai juga, maka mereka bisa menyelesaikan  di desa masing-masing,” ujar Firdaus lagi seraya mengatakan, target paling lambat minggu ini seluruh desa/kelurahan sudah menyelesaikan input usulan prioritas ke sistem e-Planning.

“Kita sudah membuat jadwal setiap tahapan. Begitu jadwal input usulan ke sistem e-Planning selesai, maka aplikasi langsung kita kunci sehingga desa/kelurahan tidak bisa lagi merubahan usulan yang sudah dimasukkan. Karena usulan ini nantinya akan dilanjutkan pembahasannya ke musrenbang tingkat kecamatan,” papar Firdaus lagi.

Penulis : Zulkarnaen
Editor : Yusni Fatimah




Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Salurkan 126 Peralatan Kebersihan, Pertamina Ajak Masyarakat Dumai Perangi Corona
  • Disperindag Pekanbaru Bakal Tindak Pasar Ilegal yang Beroperasi saat Ancaman Virus Corona
  • BPS Sebut Nilai Ekspor Riau Februari 2020 Naik 4,28 Persen
  • Kontrak 10 Dokter, Pemkab Kepulauan Meranti Bangun Rumah Sakit Darurat Corona
  • Pemko Pekanbaru Diminta Tertibkan Warnet dan Warung Coffee yang Nekat Buka di Tengah Covid-19
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved