Bengkalis
Pemkab Bengkalis | DPRD Bengkalis
 
+ INDEX BERITA

17:25 - Bengkalis Lakukan Disinfek...
16:49 - Hasil Rapid Test 186 TKI d...
17:24 - 186 TKI dari Malaysia Jala...
18:48 - Karantina Mandiri Buat War...
13:16 - ODP di Kabupaten Bengkalis...
13:58 - PKB Bengkalis Semprotkan D...
13:32 - Data Call Center Covid-19 ...
18:42 - Ikuti Program Karantina Ma...
11:33 - Data PDP Covid-19 di Bengk...
06:13 - Tidak Ada Bupati dan Plt B...
22:28 - Data ODP yang Dikarantina ...
14:43 - Jumlah Warga Bengkalis yan...
20:09 - Warga Bengkalis dari Malay...
15:54 - Hingga Rabu Siang, Total O...
18:31 - ASN Bengkalis Dapat “Dis...
17:03 - Sembunyi di Hutan TKI Baka...
14:48 - Jumlah ODP di Bengkalis Re...
19:17 - Putus Mata Rantai Covid-19...
16:31 - Diiringi Isak Tangis, Penu...
14:23 - 81 Penumpang dari Malaysia...
 
Jalan Lintas Pematang Duku Timur - Pambang Tergenang Pasang Laut, Warga Kesulitan Melintas
Minggu, 12/01/2020 - 16:51:56 WIB
Salah satu mobil yang nekat menerjang genangan air pasang laut di jalan ruas Pematang Duku.
Salah satu mobil yang nekat menerjang genangan air pasang laut di jalan ruas Pematang Duku.
TERKAIT:

BENGKALIS - Setiap pasang besar terjadi, jalan utama penghubung Dusun Parit Bengkok Desa Pematang Duku Timur Kecamatan Bengkalis dengan Desa Pambang Kecamatan Bantan, acap kali tergenang banjir. Genangan tersebut berasal dari air  pasang laut sehingga menyulitkan kendaraan roda dua maupun empat untuk  melintas.

Walau peristiwa air pasang ini tidak setiap hari, namun masyarakat mengaku hal ini menjadi hambatan mereka dalam menjalani aktivitas sehari-hari seperti pendidikan, ekonomi, sosial dan kegiatan sehari-hari lainnya.        

Salah  seorang warga, Fauzan yang selalu melintasi jalan untuk pergi ke Pambang atau ke Kembung Luar Kecamatan Bantan tersebut mengharapkan adanya perhatian pemerintah agar segera dicarikan solusi terbaik. Terlebih jalan tersebut satu-satunya akses yang bisa dilalui masyarakat.

"Kalau sudah terjadi pasang besar dan menggenangi jalan, masyarakat harus menunggu genangan kering berjam-jam. Baru bisa dilewati," ujar warga Desa Pematang Duku Timur ini.

Pantauan di lapangan, Minggu (12/1/2020), sekitar pukul 10.00 WIB hingga 11.20 WIB, puluhan masyarakat baik yang mengendarai roda dua maupun roda empat terpaksa harus menangguhkan diri untuk melintasi tikungan jalan lintas yang tergenang air asin tersebut. 

Sementara itu, sebagian warga yang karena ada urusan mendesak, nekat melalui genangan air asin walau risikonya bisa mengakibatkan karat pada kendaraan bermotor.

"Kami mengharapkan adanya perhatian pemerintah untuk membuat jembatan penghubung. Karena rasanya jalan ini memang sudah tidak bisa kalau tidak diberi jembatan. Apalagi di samping jalan ada anak sungai yang muaranya ke Sungai Kembung Luar," ucap warga lainnya, Anto, ketika menunggu air surut di tikungan jalan tersebut.

Penulis : Zulkarnaen
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Usir Penyebaran COVID 19, Seribuan Warga Sialang Jaya dan RTB Gelar Pawai "Ratik Tulak Baluw"
  • Selain APD, Legislatif Pekanbaru Minta Pemerintah Perhatikan Gizi Tenaga Medis
  • Ini Catatan Legislatif yang Harus Dilakuka Pemko Pekanbaru Jika Terapkan Lockdown
  • Lagi, 64 TKI Dipulangkan dari Malaysia Melalui Dumai
  • Teknologi Hybrid, Dispenser Masa Kini untuk Tangkal Penyakit
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved