Bengkalis
Pemkab Bengkalis | DPRD Bengkalis
 
+ INDEX BERITA

21:32 - Polisi Amankan Dua Penyalu...
19:36 - Pencarian Korban Kapal Ten...
16:36 - MUI Imbau Masyarakat Hinda...
16:15 - Pemkab Sosialisasikan Pedo...
15:58 - Pejabat DLH Bengkalis Teke...
18:07 - Besok Bupati Bengkalis dan...
13:34 - Komunitas Ruang Baca Bengk...
15:25 - Karhutla di Desa Tasik Ser...
15:42 - Peserta Workshop Utusan De...
17:17 - Puskesmas Selatbaru Gelar ...
16:07 - Bappeda Bengkalis Minta In...
10:24 - Bappeda Bengkalis Gelar W...
11:42 - Pilkada Bengkalis 2020, PP...
08:42 - Bapenda Bengkalis Siapkan ...
15:20 - Kewajiban Minimal Pegawai;...
16:51 - Jalan Lintas Pematang Duku...
15:11 - Siap-siap Pemadaman Bergil...
16:11 - Sertijab Kepala Bappeda, Y...
15:59 - Beredar Video Petugas Roro...
19:46 - Belum Sempat Dilantik, Sya...
 
Hipertensi Penyakit Nomor Satu di Bengkalis
Senin, 04/11/2019 - 10:28:06 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.
TERKAIT:
 
  • Bengkalis Terbaik Cegah dan Obati Penyakit TBC
  • Hipertensi Penyakit Nomor Satu di Bengkalis
  • Diskes Bengkalis Ajak Warga Berprilaku CERDIK
  •  

    BENGKALIS - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bengkalis Ersan Saputra menjelaskan, sesuai data di Dinkes diabates mellitus (kencing manis) dan hipertensi termasuk dalam 10 pola penyakit utama.

    Diwakili Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Alwizar, ketika launching ‘peluncuran’ Pos Binaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (PosbinduPTM) di SMA Negeri 2 Bengkalis, Sabtu, 2 November 2019.

    Dikatakannya, di tahun 2017 terdapat 17.380 kasus PTM di Kabupaten Bengkalis.

    Dari jumlah tersebut, 64,25% (11.167) adalah penderita hipertensi.

    Selanjutnya, 17,10% (2.972 kasus) dibetes mellitus (kencing manis), 10,90% asma (1.894 kasus), 2,45% (426 kasus) penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), dan 1,75% (304 kasus) kegemukan (obesitas).

    Dari jumlah tersebut, sambung Alwizar, 37,6% (2.569 kasus) terjadi pada kelompok umur (KU) 54-54 tahun, 34,7% (6.035 kasus) pada KU 55-59 tahun, 30,5% (5.301 kasus) pada 60-69 tahun, dan 28,8% (4.997 kasus) pada 20-24 tahun.

    “Serta, 15,2% (2.647 kasus) pada KU di atas 70 tahun, dan 5,4% (939 kasus) pada KU 15-19 tahun,” jelasnya.

    Sementara di tahun 2018, imbuhnya, di Kabupaten Bengkalis terdapat 23.840 kasus PTM.

    “Jumlah kasus baru sebanyak 7.755 kasus atau 32,53% dari total kasus,” paparnya.

    Secara berturut-turut kasus PTM di tahun 2018 didominasi hipertensi, obesitas, asma, dan PPOK dengan penderita menurut KU yang beragam.

    Sedangkan di tahun 2019 (sampai September), terjadi sebanyak 71.116 kasus PTM dengan kasus baru sebanyak 30.331 kasus atau 45,4% dari total kasus.

    “Rinciannya, hipertensi 80,15%, diabates mellitus 10,57%, asma 4,73%, dan PPOK 1,68%. Penderitanya juga bervariasi menurut KU,” tutup Alwizar.

    Penulis : Zulkarnaen
    Editor : Fauzia


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Fokus di Kampar dan Rohul, IM3 Ooredoo Akan Tambah BTS Tahun Ini
  • Meranti Night Carnival Diwarnai Artis, Kuliner dan Penampilan Budaya
  • Satpol PP Inhu Gelar Apel Besar dan Teken Pakta Integritas
  • Polisi Amankan Dua Penyalur TKI Ilegal Pasca Tenggelamnya Kapal di Perairan Rupat
  • Bappebti Blokir 299 Domain Entitas Dagang Berjangka Ilegal
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved