Bengkalis
Pemkab Bengkalis | DPRD Bengkalis
 
+ INDEX BERITA

16:55 - Pasca Rasionalisasi, Pemka...
12:42 - Makmun Murod Masuk Nominas...
16:37 - Terkait Gaji Honorer, Pemk...
19:22 - Dampak Covid, Honor Guru M...
15:47 - Nasib Honorer Pemkab Bengk...
20:56 - Nekat Beraksi Saat PSBB, 4...
15:45 - Plh Bupati Bengkalis Tinja...
15:26 - 108 KK Warga Desa Sei Sela...
21:32 - PSBB, Akses Menuju Wisata ...
18:22 - Alhamdulillah, 3 Pasien Po...
14:52 - Delapan Kali Swab Tetap Po...
15:04 - Hari Kedua Idul Fitri, Bel...
06:18 - Terseret Arus, RA Ditemuka...
15:51 - Target Penerimaan Pajak Da...
17:37 - Tanpa Sosialisasi, Daftar ...
16:29 - Sosialisasi Kurang, Penera...
10:21 - THR Belum Dibayar, Ratusan...
05:37 - Temuan Pansus Covid-19, Ma...
17:26 - Bengkalis Terapkan PSBB Ef...
17:40 - PSBB, Aktivitas Masyarakat...
 
Bimtek Dasar Garda Batas Kawasan Perbatasan Hanya Dihadiri Camat Rupat
Selasa, 15 Oktober 2019 - 17:50:16 WIB
Asisten Pemerintahan Hj Umi Kalsum saat menghadiri acara pembukaan Bimtek dasar garda batas kawasan perbatasan Kabupaten Bengkalis tahun 2019.
Asisten Pemerintahan Hj Umi Kalsum saat menghadiri acara pembukaan Bimtek dasar garda batas kawasan perbatasan Kabupaten Bengkalis tahun 2019.
TERKAIT:

BENGKALIS - Kegiatan Bimbingan Teknis Dasar Garda Kawasan Perbatasan yang melibatkan 5 kecamatan sebagai Lokasi Prioritas (Lokpri) Selasa (15/10), justru minim kehadiran camat. Dari lima kecamatan tersebut, hanya Camat Rupat, Khairunnazri yang hadir.

Ketidakhadiran para camat tersebut membuat Bupati Bengkalis yang  diwalili Asisten Pemerintahan, Hj Umi Kalsum merasa kecewa. “Seharusnya hal sepereti ini tidak terjadi, karena hanya Camat atau yang mewakili yang bisa  mengambil kebijakan,” ujarnya disela-sela memberikan sambutan Bupati.

Ketidakhadiran Camat tersebut berawal ketika Hj Umi Kalsum “mengabsen” satu persatu para camat yang masuk dalam 5 Lokpri. Kelimanya adalah Camat Bengkalis, Camat Bantan, Camat Bandar Laksamana, Camat Rupat dan  Camat Rupat Utara. Begitu diabsen, tidak satu pun camat yang hadir, sementara yang diwakili hanya Camat Bengkalis. Sekitar 15 menit kemudian, Baru Camat Bantan diwakili Sekcam Taufik Hidayat hadir dan menyusul Camat Rupat Khairunnazri.

Dalam kesempatan itu, Umi mengatakan, ketidakhadiran para Camat ini menjadi catatan tersendiri, dan akan dilaporkan ke Bupati Bengkalis.

Dalam sambutannya, Umi mengatakan, belum optimalnya pengembangan dan pemanfaatan potensi kawasan perbatasan, kurangnya pengawasan arus barang dan orang serta minimnya penyediaan sarana/prasarana dasar di kawasan perbatasan merupakan permasalahan umum yang terjadi dan dihadapi hampir di semua kawasan perbatasan wilayah negara indonesia termasuk Kabupaten Bengkalis. Hal ini menyebabkan kawasan perbatasan senantiasa tertinggal dan terisolir, dengan tingkat kesejahteraan masyarakatnya yang rendah dan aksesibilitas yang kurang, terutama akses dengan pusat pemerintahan, pusat-pusat pelayanan publik, maupun wilayah lain yang relatif lebih maju.

Dikatakan, untuk memperkuat manajemen lintas batas negara, khususnya di sepanjang garis batas dan mendukung penanganan masalah di kawasan perbatasan, diperlukan langkah-langkah yang lebih nyata dengan penguatan peran dukungan masyarakat dalam pengelolaan perbatasan melalui pembentukan garda batas yang diikuti dengan pelaksanaan pelatihannya. Dengan demikian, kegiatan manajemen lintas batas negara yang pelaksanaannya didukung oleh keberadaan garda batas yang efektif merupakan manifestasi dari paradigma baru dalam mengelola perbatasan.

"Untuk itu, kami memberikan apresiasi atas penyelenggaraan bimtek dasar garda batas kawasan perbatasan Kabupaten Bengkalis tahun 2019 ini. Mudah-mudahan bimtek ini akan menghasilkan personil yang berperan sebagai pendukung dan membantu pemerintah dalam menjaga memelihara dan menggerakkan pembangunan kawasan perbatasan. Melalui keikutsertaan dalam menjaga dan memelihara tanda batas, menjaga kelestarian lingkungan hidup di wilayahnya masing-masing, menjaga dan memelihara hasil-hasil pembangunan, memelihara suasana yang kondusif bagi keberlangsungan pembangunan, menyediakan informasi terkini situasi dan kondisi kawasan perbatasan dan menggerakkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan pembangunan di desa/kelurahan," jelasnya.

Penulis : Zulkarnaen
Editor : Fauzia



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Anggota DPRD Riau Pertanyakan Kesiapan Pemprov Terapkan New Normal
  • Imbas Corona, 2.226 Karyawan Distributor Nike Dirumahkan
  • Ada 18 PDP Baru di Riau, Tersebar di Beberapa Kabupaten/Kota, 9 Pria dan 9 Wanita
  • Ratusan Balita dan Anak-anak di Surabaya Terpapar Virus Corona
  • Walikota Pekanbaru Pantau Langsung Titik Keramaian di Hari Pertama Penerapan New Normal
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved