Bengkalis
Pemkab Bengkalis | DPRD Bengkalis
 
+ INDEX BERITA

19:36 - Tingkatkan SDM IKM, Disdag...
07:27 - Bupati Amril Jadi Inspektu...
19:00 - Tujuh Balon Kades Wonosari...
22:14 - Hujan Lebat Guyur Kota Mek...
17:52 - Pimpin Apel Siaga Dalkarhu...
15:25 - Mahasiswa Kukerta UR Sosia...
14:11 - Persiapan Puncak Haji di A...
05:47 - 71 Pejabat Eselon IV Bengk...
13:05 - Gubri Ajak Tingkatkan Sema...
19:47 - Pamer Motor Tua, KASMOT Ik...
20:51 - Laksanakan Haji Tamattu, J...
17:23 - Bapenda Bengkalis dan BNI ...
12:02 - Hari Pertama di Madinah, J...
19:56 - Sempena Hari Jadi ke-507, ...
19:42 - 15 Bus Berangkatkan 445 JC...
13:20 - Gubernur Riau dan Menko Ma...
15:33 - Bupati Lepas JCH Bengkalis...
15:23 - Pastikan Progres Pekerjaan...
15:05 - Bupati Amril Mukmin Dukung...
15:13 - Kepala BRG Kunjungi Siak K...
 
Gubernur Riau dan Menko Maritim Diskusi Penyelesaian Masalah Abrasi
Jumat, 12/07/2019 - 13:20:37 WIB
Rapat bahas abrasi di pulau-pulau terluar Riau.
Rapat bahas abrasi di pulau-pulau terluar Riau.
TERKAIT:

PEKANBARU - Polemik permasalahan abrasi pergeseran tapal batas di tiga pulau terluar yang berada di wilayah Provinsi Riau, yakni Bengkalis, Rangsang dan Rupat, menjadi topik perbincangan saat ini. Untuk itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau tengah mengupayakan penyelesaiannya.

Dalam diskusinya di gedung ruang Kenanga kantor Gubernur Riau, Jumat (12/7/2019) siang, seluruh pihak terkait mengutarakan pendapat dan memberi masukkannya terkait penyelesaian abrasi di pulau terluar.

"Alhamdulillah, hasilnya kita sepakat untuk menyelesaikan permasalahan abrasi khususnya di pulau terluar, Bengkalis dan Rangsang," ucap Gubernur Riau Syamsuar kepada halloriau.com, usai diskusi.

Diskusi yang dihadiri berbagai pihak terkait, serta Menko Maritim dan perguruan tinggi (Universitas) dari IPB, tampak semangat memberikan masukan dan sarannya dalam diskusi tersebut untuk melakukan pengkajian dan terhadap masalah ini.

"Mereka ini akan membahas apa-apa saja yang terjadi di pulau-pulau ini. Apa yang menjadi pembahasan kita bersama di dalam diskusi ini, tentunya juga akan disampaikan dalam rapat yang dipimpim oleh Menko Maritim pada pekan mendatang di pusat," kata Syamsuar.

Selain itu, Syamsuar menyebut akan mencari solusi lainnya untuk penyelesaian terhadap masalah abrasi. Salah satunya dengan meningkatkan pemberdayaan masyarakat terhadap hutan Mangrove yang akan direhabilitasikan ke depannya.

"Saat ini terjadi ketidakseimbang karena penyebab abrasi ini banyaknya Panglong Arang di pulau-pulau tersebut dibanding  dengan tanaman Mangrove berdampak pada sulitnya mata pencarian masyarakat setempat. Untuk itu kami minta Kementrian dapat bersama membantu Pemda meningkatkan pendapatan," tandas Syamsuar.

Penulis : Helmi
Editor : Yusni Fatimah



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • 25 Agustus, Jamaah Haji Pelalawan Kembali ke Tanah Air
  • Disbud Tampilkan Berbagai Kesenian Masyarakat Adat di Provinsi Riau
  • Warga Pekan Arba Inhil Dilaporkan Hilang di Sungai Batang Tuaka
  • Serapan PAD di Bapenda Pekanbaru Capai Rp372 Miliar
  • Mahasiswa Kukerta UR Ajarkan Warga Desa Tanjung Gadai Olah Ikan Debuk Jadi Siomay dan Es Krim Sagu
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved