Bengkalis
Pemkab Bengkalis | DPRD Bengkalis
 
+ INDEX BERITA

17:42 - 272 Kades dan KBPD Ikuti P...
16:59 - Rekap Sementara SP 2020 On...
16:59 - Rakor Lintas Sektor, Plt B...
16:12 - BAZNas Salurkan Dana Penda...
21:05 - Kapal Rusak, 5 WNA Terdamp...
15:57 - PWI Bengkalis Gelar Tahlil...
16:18 - Kunjungi Bengkalis, Irwasd...
14:59 - Kabar Duka: Bendahara PWI ...
15:49 - Musrenbang Bathin Solapan,...
15:01 - Terkait Pembayaran TPP, Pl...
17:17 - Plt Bupati Bengkalis Launc...
16:14 - Plt Bupati Bengkalis Sebut...
15:14 - Pemkab Bengkalis Gelontork...
14:14 - Tepis Isu Perombakan Kabin...
17:41 - Putri Terbaik Bengkalis Ra...
19:23 - Plt Bupati Bengkalis Minta...
16:52 - Rupat Utara Dapat Alokasi ...
16:20 - Gubri Tetapkan Status Siag...
17:55 - Setdakab Bengkalis Gelar S...
14:52 - Mendagri Tunjuk Muhammad S...
 
Gubernur Riau dan Menko Maritim Diskusi Penyelesaian Masalah Abrasi
Jumat, 12/07/2019 - 13:20:37 WIB
Rapat bahas abrasi di pulau-pulau terluar Riau.
Rapat bahas abrasi di pulau-pulau terluar Riau.
TERKAIT:

PEKANBARU - Polemik permasalahan abrasi pergeseran tapal batas di tiga pulau terluar yang berada di wilayah Provinsi Riau, yakni Bengkalis, Rangsang dan Rupat, menjadi topik perbincangan saat ini. Untuk itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau tengah mengupayakan penyelesaiannya.

Dalam diskusinya di gedung ruang Kenanga kantor Gubernur Riau, Jumat (12/7/2019) siang, seluruh pihak terkait mengutarakan pendapat dan memberi masukkannya terkait penyelesaian abrasi di pulau terluar.

"Alhamdulillah, hasilnya kita sepakat untuk menyelesaikan permasalahan abrasi khususnya di pulau terluar, Bengkalis dan Rangsang," ucap Gubernur Riau Syamsuar kepada halloriau.com, usai diskusi.

Diskusi yang dihadiri berbagai pihak terkait, serta Menko Maritim dan perguruan tinggi (Universitas) dari IPB, tampak semangat memberikan masukan dan sarannya dalam diskusi tersebut untuk melakukan pengkajian dan terhadap masalah ini.

"Mereka ini akan membahas apa-apa saja yang terjadi di pulau-pulau ini. Apa yang menjadi pembahasan kita bersama di dalam diskusi ini, tentunya juga akan disampaikan dalam rapat yang dipimpim oleh Menko Maritim pada pekan mendatang di pusat," kata Syamsuar.

Selain itu, Syamsuar menyebut akan mencari solusi lainnya untuk penyelesaian terhadap masalah abrasi. Salah satunya dengan meningkatkan pemberdayaan masyarakat terhadap hutan Mangrove yang akan direhabilitasikan ke depannya.

"Saat ini terjadi ketidakseimbang karena penyebab abrasi ini banyaknya Panglong Arang di pulau-pulau tersebut dibanding  dengan tanaman Mangrove berdampak pada sulitnya mata pencarian masyarakat setempat. Untuk itu kami minta Kementrian dapat bersama membantu Pemda meningkatkan pendapatan," tandas Syamsuar.

Penulis : Helmi
Editor : Yusni Fatimah



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Catat, 40 Mobil Dinas Pemprov Riau Bakal Dilelang dengan Harga Miring ke Masyarakat
  • Komit Tindaklanjuti MoU, Unilak Gelar Pelatihan Relawan Karhutla
  • Tarif di Pelabuhan Tanjung Buton "Mencekik" Masyarakat Kepulauan Meranti
  • Hadapi Revolusi Industri 4.0, Pertamina Ajak UMKM Binaan Melek Sertifikasi Produk
  • Pelamar Tak Cukup, Rekrutmen PPS 5 Desa di Rohul Diperpanjang
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved