Bengkalis
Pemkab Bengkalis | DPRD Bengkalis
 
+ INDEX BERITA

23:41 - Mandi Safar Kearifan Lokal...
14:49 - Pemkab Bengkalis Bahas Per...
14:24 - Festival Mandi Shafar 2019...
16:00 - Puncak Festival Mandi Safa...
15:21 - Kegiatan Pengadaan dan Fis...
16:35 - Pemkab Bengkalis dan BIG G...
20:28 - Sah, Jokowi-Ma’ruf Amin ...
15:52 - Hadiah Utama Umrah, 1.261 ...
08:43 - Balon Bupati Bengkalis Kas...
16:14 - Komitmen Bersama Komisi II...
15:33 - Penjaringan Balon Bupati B...
17:50 - Bimtek Dasar Garda Batas K...
15:09 - Hingga Triwulan III, Baru ...
07:00 - Tinjau Pelayanan Puskesmas...
15:57 - 34 Pejabat PTP Pemkab Beng...
16:19 - Ribuan Warga Meriahkan Fes...
14:09 - Bupati Dukung Keinginan Gu...
15:28 - Kepala BRG Berkunjung ke B...
14:59 - Disdik Bengkalis Salurkan ...
14:07 - Penyerahan Berkas Balon Bu...
 
14.950 Paket Sembako Murah Sasar Warga Kurang Mampu
Selasa, 14/05/2019 - 17:10:13 WIB
Bupati Bengkalis Amril Mukminin menyerahkan Sembako Murah kepada perwakian warga Kecamatan Bengkalis.
Bupati Bengkalis Amril Mukminin menyerahkan Sembako Murah kepada perwakian warga Kecamatan Bengkalis.
TERKAIT:

BENGKALIS - Pada tahun ini, sebanyak 14.950 paket bahan kebutuhan pokok dengan harga murah disiapkan Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagprin). Setiap paket bahan kebutuhan berisi beras 10 Kg, gula 3 Kg dan minyak goreng 2 liter senilai Rp250 ribu. Namun karena disubsidi Pemerintah Kabupaten Bengkalis sebesar Rp200 ribu, maka masyarakat cukup membeli dengan uang senilai Rp50 ribu.

Program kegiatan paket sembako murah bukan kali ini saja dilaksanakan. Bisa dikatakan, Pemerintah Kabupaten Bengkalis memprogramkan setiap tahun, hanya saja dengan jumlah yang berbeda karena disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah. Misalnya, untuk tahun 2016 Pemkab menyiapkan 6.300 paket sembako murah, kemudian pada tahun 2017 turun drastis menjadi 990 paket sembako. Turunnya jumlah paket sembako ini karena terjadinya rasionalisasi anggaran.

Pada tahun 2018 paket sembako murah naik drastis menjadi 11.583 paket dengan anggaran sebesar Rp2,5 miliar. Namun sayang, karena ketidakprofesionalan pihak rekanan, program pasar murah tahun 2018 ini gagal dilaksanakan.

Kegiatan pasar murah berlanjut pada tahun 2019 dengan jumlah paket yang jauh lebih besar yaitu 14.950 paket. Tidak mau terulang dengan kejadian tahun 2018, Disdagprin selaku OPD teknis pelaksana kegiatan sangat selektif dalam memilih rekanan. Hasilnya, program ini bisa terlaksana dengan baik walau di lapangan masih ditemukan adanya kelemahan-kelemahan.

"Kita berharap dengan adanya kegiatan pasar murah ini dapat membantu keluarga kurang mampu. Sebagaimana tujuan dari kegiatan untuk mengantisipasi kenaikan harga yang biasa terjadi pada Ramadan dan Idul Fitri,” ujar Kepala Disdagprin, H Raja Arlingga.

Selain itu, sambung Raja Arlingga, juga untuk menyediakan pasokan kebutuhan pokok dalam mengantisipasi inflasi, dan tentunya bentuk kepedulian Bupati Bengkalis kepada masyarakat dari keluarga kurang mampu agar mereka juga terbantu untuk membeli sembako.

"Pelaksanaan pasar murah ini dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan safari Ramadan Bupati Bengkalis. Seluruh kecamatan dilaksanakan pada bulan Ramadhan ini," ujarnya.

Masyarakat Sangat Terbantu

Senyum sumringah terpancar dari wajah Ira Junizah (39). Warga Tanjung Medang Kecamatan Rupat Utara ini baru saja mendapat “jatah” paket sembako murah yang diadakan Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Disdagprin. Satu paket sembako baru saja berpindah tangan dari Bupati Bengkalis, Amril Mukminin kepada dirinya saat penyerahan secara simbolis, Selasa sore (14/5).

Penyerahan paket sembako tersebut dilakukan bersamaan dengan Safari Ramadan Bupati Bengkalis ke kecamatan-kecamatan termasuk Rupat Utara. Dengan hanya membayar Rp50 ribu, Ira membawa pulang beras 10 Kg, gula 3 Kg dan minyak goreng 2 liter senilai Rp250 ribu.

“Terimakasih kepada Pak Bupati yang telah memberikan perhatian khusus kepada kami. Semoga dengan diadakannya pembagian sembako murah dapat membantu masyarakat di sekitar Kecamatan Rupat Utara,” ujar Ira seraya berharap program pasar murah ini terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang.

Hal yang sama juga dialami Zuraida, salah seorang ibu rumah tangga (IRT) yang masuk kategori tidak mampu dan layak menerima sembako murah tersebut mengaku senang saat menerima paket sembako murah itu. Zuraida yang tercatat sebagai warga Desa Teluk Rhu Kecamatan Rupat Utara mengaku senang dengan adanya sembako murah dan bersyukur bisa mendapatkannya dengan harga Rp50 ribu.



Bupati Bengkalis Amril Mukminin saat meninjau paket kebutuhan pada pasar murah Ramadhan di Desa Teluk Pambang, Kecamatan Bantan, baru-baru ini

"Alhamdulillah, dengan adanya pasar sembako murah ini, kebutuhan rumah tangga saya menjelang lebaran sudah terpenuhi dan saya sangat bersyukur sekali,” ujarnya.

Amril Mukminin mengatakan, Pemkab Bengkalis sangat mendukung dan mengapresiasi terhadap realisasi kegiatan pasar murah. Melalui pasar murah ini diharapkan bisa membantu serta mengurangi kesulitan ekonomi masyarakat, terutama dalam mendapatkan kebutuhan sembako dasar yang murah serta berkualitas.


Wakil Ketua DPRD Bengkalis Indra Eet Gunawan

"Dengan adanya pergelaran pasar murah ini, kita berharap dapat membantu masyarakat dalam mendapatkan kebutuhan bahan sembako dasar yang murah namun tetap berkualitas dan tentunya juga penyerahannya tepat sasaran,” ujar Amril Mukminin.

Lebih lanjut, Amril Mukminin mengatakan, jika sembako murah ini merupakan bentuk kebersamaan Pemkab Bengkalis dengan masyarakat luas. "Saya harap kegiatan ini akan terus digalakkan dan juga lebih diperluas jangkauannya. Sehingga akan mampu mencakup wilayah dan masyarakat yang lebih banyak, agar dapat meringankan beban masyarakat dalam menutupi kebutuhannya sehari-hari,” harap Amril.

Jumlah Paket Sembako Perlu Ditambah

Masyarakat desa, terutama masyarakat kurang mampu sangat berharap agar paket sembako murah tetap diadakan dengan kuantitas yang makin banyak. Kenyataan di lapangan, jumlah paket sembako yang diserahkan ke desa-desa belum sebanding dengan jumlah warga kurang mampu yang seharusnya menerima. Akibatnya, ada warga kurang mampu yang tidak mendapatkan paket sembako.

Seperti diungkapkan Kepala Desa Berancah Kecamatan Bantan, Turadi. Diungkapkan mantan Kepala Desa Selatbaru ini pada pasar murah Ramadan 1440 H, setiap desa di Kecamatan Bantan, termasuk Desa Berancah mendapat jatah kupon paket kebutuhan murah sebanyak 100 kupon. Dari jumlah kupon tersebut, dibagikan kepada warga kurang mampu yang benar-benar menjadi skala prioritas.

Paket kebutuhan pokok murah berisikan beras, gula dan minyak seharga Rp250 ribu per paket. Pemerintah Kabupaten Bengkalis memberikan subsidi sebesar Rp200 ribu, sehingga warga hanya membayar Rp50 ribu per kupon. “Jumlahnya terbatas, tentunya tidak seluruh warga mendapatkan kupon seharga Rp50 ribu itu. Kita harapkan warga yang tidak dapat kupon, lebih bersabar,” ujarnya.


Kadisdagprin H Raja Arlingga

Turadi mengatakan, untuk pembagian kupon paket kebutuhan murah, berkoordinasi dengan kepala dusun setempat. Selanjutnya, kepala dusun berkoordinasi dengan Ketua RW/RT untuk membagikan kepada masyarakat kurang mampu, secara proposional sesuai jumlah penduduk setiap dusun.

“Seluruh kupon kita serahkan kepada kepala dusun secara proposional, untuk diserahkan kepada Ketua RT. Karena Ketua RT lah yang tahu siapa saja warganya yang benar-benar layak menerima kupon paket murah,” ujar Turadi lagi.

Jangan Sampai Salah Sasaran

Program pasar murah yang diselanggarakan Pemerintah Kabupaten Bengkalis pada dasar memiliki tujuan yang mulia. Namun demikian, agar tidak salah sasaran, maka sudah menjadi keharusan bagi OPD teknis untuk selalu melakukan evaluai agar kedepannya semakin baik.

“Pada intinya kita di DPRD sangat mendukung program ini, karena kan yang menerima masyarakat kurang mampu. Namun harus diingat, dalam pelaksanaan di lapangan jangan sampai salah sasaran,” ujar Wakil Ketua DPRD Bengkalis, Indra “Eet” Gunawan, PhD kepada wartawan, Selasa (14/5).

Calon angota DPRD Riau ini mengatakan, ada dua hal yang harus menjadi perhatian bagi OPD teknis agar program pasar murah bisa berjalan dengan baik. Pertama data penerima harus akurat dan kedua sebisa mungkin jumlah penerima ditingkatkan. “Munculnya isu-isu miring terkait pasar murah ini karena ya itu tadi, kemungkinan data tidak akurat ditambah pula kuota paket sembakonya terbatas,” katanya.

Terhadap isu-isu yang muncul, pria yang akrab disapa Eet ini meminta kepada OPD teknis agar melakukan evaluasi. Walau juknis penerima paket pasar murah ini sudah jelas, tapi tidak tertutup kemungkinan saat implementasi di lapangan tidak terlaksana secara optimal. “Mungkin ada kendala lain yang terjadi dan perlu dicarikan solusinya oleh OPD teknis,” katanya.

Masih menurut Eet, memang kalau melihat dari jumlah kuota sembako yang dibagikan, tidak sebanding dengan warga kurang mampu yang berhak menerima. Hal ini perlu menjadi catatan tersendiri bagi OPD teknis dalam hal ini Disdagprin.

“Kalau saya menyarankan agar kuotanya ditambah, konsekwensinya ya OPD teknis harus menambah anggaran untuk program pasar murah. Bagi kita di DPRD hal itu tidak menjadi persoalan. Sejauh program ini untuk rakyat, kita ok-ok saja,” ujarnya lagi. (Adv/fuad)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Rusuh Unjuk Rasa Libanon dan Chile, WNI Diimbau Waspada
  • Kasus Suap Proyek Jalan, KPK Panggil Bupati Bengkalis Hari Ini
  • Makin Aman, All New Honda Jazz Punya 8 Sensor Sonar
  • Jaksa Agung Adik Pengurus PDIP, NasDem: Jadi Pertanyaan Publik Komitmennya
  • Tiga Kementerian Berikut Buka Lowongan CPNS 2019 untuk Lulusan SMA dan SMK se-Indonesia
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved