Siak
Pemkab Siak | DPRD Siak
 
+ INDEX BERITA

11:36 - 5 Hektar Lahan Gambut Terb...
18:03 - Andi Rachman Buka Festival...
15:48 - Indahnya Ketika Semua Ora...
11:03 - Perayaan Cap Go Meh di Sia...
18:05 - PSMTI Riau dan Pemkab Siak...
17:06 - Bantuan Terus Berdatangan ...
16:12 - Pemkab Siak Permudah Pengu...
13:49 - Total Kerugian Kebakaran K...
20:56 - Bantah Lamban Tangani Keba...
05:38 - Pemkab Siapkan Tiga Posko ...
06:36 - Kabupaten Siak Usulkan Pen...
16:24 - Kelompok Tani Dayun Terima...
05:58 - APK Masih Banyak Terpasang...
12:06 - Kabupaten Siak Masih Kekur...
17:01 - Kecamatan Tualang Miliki R...
09:46 - 500 Dokter IDI Gelar Pengo...
19:23 - Tiga Hari Menjelang Cuti, ...
14:17 - Dua Beruang Madu Berkeliar...
12:24 - Mantab! Pasar Rakyat Tuala...
12:04 - Dibangun dengan Dana Rp 5 ...
 
Buka MQK di Dayun
Bupati Syamsuar: Kalian Generasi Emas Pengganti Pemimpin
Sabtu, 18/03/2017 - 12:10:23 WIB

SIAK-Bupati Siak H Syamsuar secara resmi membuka Musabaqah Qiraatil Kutub yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Salafiyah Bahrul Ulum Kampung Sawit Permai Kecamatan Dayun, Jumat (17/3/2017) malam.

Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) atau lomba baca kitab kuning bukan sebatas lomba untuk memperebutkan juara melainkan harus menjadi penyebaran nilai-nilai ke-Islaman. Perlombaan Qiraatil Kutub ini dipusatkan di Pondok Pesantren Salafiyah Bahrul Ulum Kecamatan Dayun yang diikuit sebanyak 416 peserta Putra maupun Putri dengan 4 cabang pertandingan.

Hal tersebut yang dikatakan Kahirul Ihyar selaku ketua Badan Kerja sama Pondok Pesantren Kabupaten Siak.

Menurut Kepala Kemenag Kabupaten Siak H Muharrom menyebutkan,dengan diadakannya kegiatan ini bisa membangkitkan kembali Syiar Islam di Kabupaten Siak. Terutama untuk para generasi muda penerus bangsa ini.

"Ini merupakan satu Syiar yang dikumandangkan bersama sama kepada umat,bahwa pesantren itu tidak tidur, semoga pondok pesantren yang ada di Kabupaten Siak ini bisa melahirkan 1000 tahfiz dan menjadi penyelamat generasi yang selalu berjaya di Kabupaten Siak,"ungkapnya.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Bupati Syamsuar, dengan adanya MQK ini bisa diharapkan sebagai mengevaluasi anak dalam rangka menerapkan ilmu agama yang telah diberikan serta mengevaluasi kembali terhadap kemampuan dan prestasi pendidikan anak anak selama ini.

"Kalian merupakan generasi emas kami ke depannya untuk menggantikan para pemimpin. Dengan diimbangkannya ilmu agama dan ilmu pengetahuan, saya merasa bangga bisa hadir di sini. Islam merupakan agama aman dan damai, mari kita perkuat anak didik kita agar tidak terpengaruh dengan hal yang tidak kita harapkan. Kita juga harus jeli dengan situasi dan kondisi saat ini. Sehingga tidak terpengaruh oleh berita berita yang bisa memecah belahkan kita sebagai umat beragama," pungkasnya.

Editor : Yusni Fatimah



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Peduli Sesama, 260 Orang Ikut Donor Darah Eka Hospital Pekanbaru
  • Rudianto: Saya Bangga Seribu Peserta Hadiri Kemah Prestasi Terpadu Kwarcab 04.02 Inhil
  • Sepanjang 2018 Kebakaran Lahan di Meranti Paling Luas, Belum Ada Tersangka
  • RSUD dr RM Pratomo Bangun Sistem IPAL Baru
  • Pembangunan Rumah Singgah di Pekanbaru Belum Jelas
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved