Siak
Pemkab Siak | DPRD Siak
 
 
+ INDEX BERITA

10:34 - Pemkab Siak Gagas Forum Ek...
18:17 - Polres Siak Ringkus Pelaku...
17:34 - Tak Hanya Gertak 'Sambal',...
09:34 - Alfedri Ajak Teruskan Perj...
18:59 - Mahasiswa Kukerta UR Ikut ...
10:33 - Demi Masyarakat, Ini Terny...
18:26 - Bupati Alfedri Inspektur U...
21:24 - Bupati Alfedri Ingin Bumka...
11:51 - Pemadaman di Desa Rawang A...
10:35 - Tunggu Rekom Teknis, BKPRD...
18:06 - Melihat Perjuangan Satgas ...
20:47 - Bupati Siak: Apel Siaga Pe...
19:41 - PT KTU Turunkan Tim Bantu ...
13:48 - Bupati Alfedri: Hari Ini K...
19:01 - Bursa Inovasi Desa Jadi Ko...
18:36 - BPJS Beri Bantuan Pembangu...
16:47 - Alfedri Tegaskan Jangan Ad...
16:05 - Mahasiswa Unri Tanam 1.000...
05:52 - Karhutla di Siak Sulit Dip...
18:32 - Kebakaran di Siak Makin Pa...
 
Plt Bupati Siak: Madu Kelulut Jadi Mata Pencaharian Baru Warga Siak
Jumat, 15/03/2019 - 16:55:09 WIB
Panen Madu Kelulut.
Panen Madu Kelulut.
TERKAIT:

SIAK - Plt Bupati Siak, Alfredri memimpin panen Madu Kelulut, di Kampung Lalang, Kecamatan Sungai Apit, Siak pada Jumat (15/3/2019). Plt Bupati mengatakan Madu Kelulut ini bisa menjadi mata pencaharian baru bagi masyarakat Siak. Sebab, harga madu kelulut ini bisa mencapai Rp 500 ribu hingga Rp 600 ribu.

"Selain menjadi mata pencaharian baru, juga bisa meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat setempat," tuturnya.

Ia juga mengapresiasi dengan PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) yang telah memberikan pendampingan kepada Juanda, Chandra dan Yulia seorang petani Kelulut di sana.

"Saya mendapatkan informasi jika RAPP memberikan dukungan langsung kepada Juanda, Chandra dan Yulia warga Siak ke Malaysia untuk belajar bagaimana beternak Madu Kelulut. Semoga apa yang dilakukan Juanda menular kepada masyarakat lain," katanya.

Junada mengaku beternak madu kelulut susah-susah gampang. Ia mengaku tidak sedikit kegagalan dalam beternak hewan ini. Namun, ia tidak menyerah begitu saja.

"Kami dibawa RAPP ke Selangor, Malaysia untuk belajar bagaimana beternak madu. Apa yang saya pelajari saya praktekkan di Kampung. Alhamdulillah panen saat ini mencapai 800 liter," terangnya.

Manajer Stakeholder Relation RAPP wilayah Siak, Syamsuriya M Hasyim mengatakan ini merupakan program Community Development RAPP untuk masyarakat yang bertujuan meningkatkan ekonomi warga di sekitar daerah operasional.

"Program ini sudah dilakukan sejak Juni 2017. Program ini sudah menunjukan dampak positif bagi para petani dengan panen ini," tuturnya. (rilis)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Mulyadi Manalu Resmi Jabat Ketua DPC Serbundo Wilayah Kampar, Optimis Utamakan Hak Buruh
  • Udara Pekanbaru Makin Memburuk Akibat Asap, CFD Hari Minggu Ditiadakan
  • Besok Peletakan Batu Pertama, Riau Akan Dirikan Universitas Anak Yatim ASEAN
  • Tunda Salur, APBD Perubahan Meranti Turun Rp89 Miliar
  • Gubri Sebut Imam Masjidil Haram Puji Jemaah Haji Indonesia Dikenal Baik
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved