Siak
Pemkab Siak | DPRD Siak
 
+ INDEX BERITA

17:51 - Pemkab Siak Dukung Kantor ...
16:06 - Bupati Siak Resmikan Gedun...
14:16 - Alfedri, Si Bocah Penjala ...
13:48 - Alfedri Gandeng Ibunya Saa...
19:34 - Duo Madu Kelulut - Durian ...
16:55 - Plt Bupati Siak: Madu Kelu...
17:40 - Siap Dilantik Jadi Bupati ...
20:04 - Pekan Depan Alfedri Dilant...
13:29 - Rp1,5 Miliar Dana Zakat Ba...
15:56 - Hadiri Rakornas Investasi ...
14:23 - Pekan Panutan SPT Tahunan,...
14:09 - Al Quran Benteng Generasi ...
18:01 - Inovasi Mendekatkan Masyar...
13:18 - Piagam Pencanangan Bentuk ...
19:21 - Akhir Pekan Ini, Mendikbud...
17:41 - Laporan Keuangan BAZNAS Si...
12:06 - Sekda Siak: ASN di Era Rev...
16:08 - Porsadin Asah Bakat dan kr...
15:19 - Alfedri Ikuti Rakornas Kew...
19:24 - Masih Kosong, Taman Burung...
 
Plt Bupati Siak: Madu Kelulut Jadi Mata Pencaharian Baru Warga Siak
Jumat, 15/03/2019 - 16:55:09 WIB
Panen Madu Kelulut.
Panen Madu Kelulut.
TERKAIT:

SIAK - Plt Bupati Siak, Alfredri memimpin panen Madu Kelulut, di Kampung Lalang, Kecamatan Sungai Apit, Siak pada Jumat (15/3/2019). Plt Bupati mengatakan Madu Kelulut ini bisa menjadi mata pencaharian baru bagi masyarakat Siak. Sebab, harga madu kelulut ini bisa mencapai Rp 500 ribu hingga Rp 600 ribu.

"Selain menjadi mata pencaharian baru, juga bisa meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat setempat," tuturnya.

Ia juga mengapresiasi dengan PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) yang telah memberikan pendampingan kepada Juanda, Chandra dan Yulia seorang petani Kelulut di sana.

"Saya mendapatkan informasi jika RAPP memberikan dukungan langsung kepada Juanda, Chandra dan Yulia warga Siak ke Malaysia untuk belajar bagaimana beternak Madu Kelulut. Semoga apa yang dilakukan Juanda menular kepada masyarakat lain," katanya.

Junada mengaku beternak madu kelulut susah-susah gampang. Ia mengaku tidak sedikit kegagalan dalam beternak hewan ini. Namun, ia tidak menyerah begitu saja.

"Kami dibawa RAPP ke Selangor, Malaysia untuk belajar bagaimana beternak madu. Apa yang saya pelajari saya praktekkan di Kampung. Alhamdulillah panen saat ini mencapai 800 liter," terangnya.

Manajer Stakeholder Relation RAPP wilayah Siak, Syamsuriya M Hasyim mengatakan ini merupakan program Community Development RAPP untuk masyarakat yang bertujuan meningkatkan ekonomi warga di sekitar daerah operasional.

"Program ini sudah dilakukan sejak Juni 2017. Program ini sudah menunjukan dampak positif bagi para petani dengan panen ini," tuturnya. (rilis)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Dituding Cemarkan Nama Baik, Mantan Kepala SKK Migas Sumbagut Kembali Disomasi
  • Warga Rumbai dan Rumbai Pesisir Keluhkan Limbah UD RCO
  • 73 Kg Komoditas Pangan Ilegal Impor Asal Malaysia Disita Balai Karantina Pekanbaru
  • Polisi Selatpanjang Kantongi Identitas Mayat Mengapung di Sungai Siatam
  • Dukung Wantannas, XL Axiata Sosialisasikan Konten Bela Negara Lewat SMS Broadcast
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved