Siak
Pemkab Siak | DPRD Siak
 
+ INDEX BERITA

17:51 - Pemkab Siak Dukung Kantor ...
16:06 - Bupati Siak Resmikan Gedun...
14:16 - Alfedri, Si Bocah Penjala ...
13:48 - Alfedri Gandeng Ibunya Saa...
19:34 - Duo Madu Kelulut - Durian ...
16:55 - Plt Bupati Siak: Madu Kelu...
17:40 - Siap Dilantik Jadi Bupati ...
20:04 - Pekan Depan Alfedri Dilant...
13:29 - Rp1,5 Miliar Dana Zakat Ba...
15:56 - Hadiri Rakornas Investasi ...
14:23 - Pekan Panutan SPT Tahunan,...
14:09 - Al Quran Benteng Generasi ...
18:01 - Inovasi Mendekatkan Masyar...
13:18 - Piagam Pencanangan Bentuk ...
19:21 - Akhir Pekan Ini, Mendikbud...
17:41 - Laporan Keuangan BAZNAS Si...
12:06 - Sekda Siak: ASN di Era Rev...
16:08 - Porsadin Asah Bakat dan kr...
15:19 - Alfedri Ikuti Rakornas Kew...
19:24 - Masih Kosong, Taman Burung...
 
Dukung Budidaya Paludikultur, Siak Siap Kembangkan Lingkungan Berbasis Hidrologi Gambut
Kamis, 14/02/2019 - 15:37:34 WIB
Wakil Bupati Siak Alfedri menghadiri diskusi dan konsolidasi perluasan pasar dan peningkatan manfaat lingkungan dalam praktek paludikultur berbasis kesatuan hidrologi gambut.
Wakil Bupati Siak Alfedri menghadiri diskusi dan konsolidasi perluasan pasar dan peningkatan manfaat lingkungan dalam praktek paludikultur berbasis kesatuan hidrologi gambut.
TERKAIT:

SIAK - BRG bekerja sama dengan Winrock International telah melakukan inisiasi awal untuk membentuk Konsorsium Paludikultur Indonesia. Hal tersebut dimulai dengan dilakukannya diskusi dan konsolidasi perluasan pasar dan peningkatan manfaat lingkungan dalam praktek paludikultur berbasis kesatuan hidrologi gambut yang juga diikuti oleh Wakil Bupati Siak Alfedri, Kamis (14/2/19) di Hotel Pangeran Pekanbaru.

Deputi IV Badan Restorasi Gambut Dr Haris Gunawan menyebutkan kesepakatan dan kesepahaman bersama pada 10 November 2017 antar lembaga serta institusi terkait yang diminta oleh BRG terutama yang terlibat dalam program Paludikultur BRG, untuk membentuk wadah yang resmi dan terarah sesuai tujuan program dan kegiatan restorasi gambut nasional.

Dalam pertemuan tersebut dinyatakan bahwa adanya kebutuhan konsorsium pelaku paludikultur,terutama bagi lembaga dan universitas yang mempunyai kegiatan restorasi gambut BRG sebagai upaya menyukseskan program restorasi gambut nasional.

"tujuan dari diselenggarakannya acara ini adalah untuk berbagi pengetahuan dan praktik paludikultur sebagai tindak lanjut kerja sama Konsorsium Paludikultur Indonesia melalui “Diskusi dan Konsolidasi Perluasan Pasar dan Peningkatan Manfaat Lingkungan Dalam Praktek Paludikultur Berbasis Kesatuan Hidrologis Gambut," terang dia.

Ia juga menjelaskan,pada  saat ini semakin meluasnya pengetahuan tentang praktik paludikultur untuk memberikan manfaat perbaikan pengelolaan kesatuan hidrologis gambut, maupun pengembangan pasar dan terkonsolidasinya jejaring kerja peneliti, praktisi dan pemerintah dalam upaya pengembangan alternatif budidaya komoditi ramah gambut, yang menjadi fokus perluasan pilot model di Kesatuan Hidrologis Gambut Kabupaten Siak, Provinsi Riau di tahun ini.

Senada dengan apa yang disampaikan Wakil Bupati Siak Alfedri, ia juga memaparkan tentang Kebijakan Pemerintah Kabupaten Siak dalam pengembangan potensi alternatif budidaya komoditi ramah gambut di hadapan yang hadir. Yaitu mengenai visi pengelolaan lahan gambut Kabupaten Siak dengan terwujudnya pelestarian lahan gambut yang ada di Kabupaten siak dengan misi pengelolaan lahan gambut yang saat ini telah terbentuk forum yaitu "sodagho siak".

Alfedri juga menjelaskan, perluasan lahan gambut diperkirakan 4.877 km persegi  atau sebesar 57 persen. Menurut dia, tantangan pengelolaan gambut di Kabupaten Siak yaitu terdapatnya kelemahan dalam komunikasi antar Pemerintah Daerah dengan Pemerintah Provinsi dan Pusat. Kemudian kerusakan lahan gambut secara umum yang disebabkan Karhutla.

sedangkan Strategi pengelolaan gambut  di Kabupaten Siak yaitu berupa pengelolaan berdasarkan karakteristik yang spesifik baik dalam dimensi Vertikal maupun Horizontal dalam suatu kelembagaan yang terkoordinasi dari lintas sektoral.

"Komitmen Kabupaten Siak Pro terhadap lingkungan dengan mewujudkan pembangunan insfrastruktur daerah yang merata dan berwawasan lingkungan berupa penyelamatan daerah aliran Sungai Siak, penundaan pemberian izin baru hutan alam primer dan hutan gambut serta dengan mengikuti Program Kota Hijau maupun menetapkan Perda Kampung Adat," paparnya.

Penulis : Diana Sari
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Dituding Cemarkan Nama Baik, Mantan Kepala SKK Migas Sumbagut Kembali Disomasi
  • Warga Rumbai dan Rumbai Pesisir Keluhkan Limbah UD RCO
  • 73 Kg Komoditas Pangan Ilegal Impor Asal Malaysia Disita Balai Karantina Pekanbaru
  • Polisi Selatpanjang Kantongi Identitas Mayat Mengapung di Sungai Siatam
  • Dukung Wantannas, XL Axiata Sosialisasikan Konten Bela Negara Lewat SMS Broadcast
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved