Siak
Pemkab Siak | DPRD Siak
 
+ INDEX BERITA

17:51 - Pemkab Siak Dukung Kantor ...
16:06 - Bupati Siak Resmikan Gedun...
14:16 - Alfedri, Si Bocah Penjala ...
13:48 - Alfedri Gandeng Ibunya Saa...
19:34 - Duo Madu Kelulut - Durian ...
16:55 - Plt Bupati Siak: Madu Kelu...
17:40 - Siap Dilantik Jadi Bupati ...
20:04 - Pekan Depan Alfedri Dilant...
13:29 - Rp1,5 Miliar Dana Zakat Ba...
15:56 - Hadiri Rakornas Investasi ...
14:23 - Pekan Panutan SPT Tahunan,...
14:09 - Al Quran Benteng Generasi ...
18:01 - Inovasi Mendekatkan Masyar...
13:18 - Piagam Pencanangan Bentuk ...
19:21 - Akhir Pekan Ini, Mendikbud...
17:41 - Laporan Keuangan BAZNAS Si...
12:06 - Sekda Siak: ASN di Era Rev...
16:08 - Porsadin Asah Bakat dan kr...
15:19 - Alfedri Ikuti Rakornas Kew...
19:24 - Masih Kosong, Taman Burung...
 
Siak Usulkan Dana Ratusan Milliar untuk Bangun Jalan Dua Jalur
Jumat, 08/02/2019 - 15:23:59 WIB

SIAK - Pemerintah Kabupaten Siak, Provinsi Riau mengusulkan kepada Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) I  yang berpusat di Medan agar jalan yang berada di wilayahnya dibangun dengan dua jalur untuk mengurangi resiko kecelakaan.

"Proposal kita Rp130 miliar lebih untuk dua jalur. Sekitar 10-13 kilometer supaya masyarakat Lubuk Dalam aman karena sekarang banyak kecelakaan," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang dan Pemukiman Pemkab Siak, Irving Kahar di Siak, Kamis(7/2/2019).

Menurutnya untuk dua jalur itu tidak perlu memakai median lebar sehingga tidak dilakukan juga pelebaran jalan. Median tersebut cukup pembatas saja dan tidak perlu taman supaya kendaraan tidak menyalip karena banyaknya truk besar.

Saat ini Jalan di Lubuk Dalam tersebut kondisinya banyak berlubang pada sisi kiri arah ke Pekanbaru. Akibatnya baru-baru ini juga sudah ada korban meninggal dunia dipicu oleh kondisi jalan tersebut.

Dikatakan Irving sebenarnya untuk jalan nasional tersebut ada preservasi atau pemeliharaan dengan konstruksi kuat secara reguler setiap tahun. Hanya saja tahun lalu dan 2019 ini dikerjakan tahun jamak sehingga ada pekerjaan yang tidak merata.
 
"Memang ada jalan rusak karena preservasi yang difokuskan dari Simpang Pusako menuju Mengkapan untuk konstruksi lebih kuat. Itu dengan aspal 60 centimeter, tidak menggunakan rigit karena untuk tanah dengan struktur dasar gambut tidak dibenarkan," ungkapnya.
  
Dia mengatakan anggaran tahun jamak 2018 dan 2019 itu senilai Rp148 miliar lebih. Bahkan ada juga tambahan Rp40 miliar tahun ini untuk jalan dari Mengkapan ke Kawasan Industri Tanjung Buton.

Meski begitu, keluhan terhadap rusaknya jalan nasional di Lubuk Dalam tetap disampaikannya, bahkan dengan anggaran baru lagi. "Kita tetap koordinasi dan sudah jumpai kepala balai di Medan untuk usulkan dua jalur," imbuhnya.

Penulis : Diana Sari
Editor : Yusni Fatimah

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Dituding Cemarkan Nama Baik, Mantan Kepala SKK Migas Sumbagut Kembali Disomasi
  • Warga Rumbai dan Rumbai Pesisir Keluhkan Limbah UD RCO
  • 73 Kg Komoditas Pangan Ilegal Impor Asal Malaysia Disita Balai Karantina Pekanbaru
  • Polisi Selatpanjang Kantongi Identitas Mayat Mengapung di Sungai Siatam
  • Dukung Wantannas, XL Axiata Sosialisasikan Konten Bela Negara Lewat SMS Broadcast
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved