Meranti
Pemkab Rohil | DPRD Rohil
 
+ INDEX BERITA

22:23 - Bupati Sukiman Sampaikan R...
16:52 - Manager PTPN V Salurkan Za...
17:31 - Bupati dan DPRD Tandatanga...
13:04 - Sambut HJK, TNI Polri Goro...
20:44 - Ini Dia Nama Dirut dan Dew...
20:30 - ‎Transaksi di Gubuk, Dua...
22:53 - ‎Pertama di Riau, 21 ASN...
20:46 - Meriahkan Hari Dharma Kary...
19:27 - ‎Delapan Bacabup dan Wab...
16:43 - Pemkab Resmi Buka Penerima...
17:24 - Yusmar Resmi Jabat Kadisko...
16:14 - Peni Herawati Berharap Ket...
14:00 - Bupati Rohul Tutup Tournam...
20:32 - Penjaringan Balon Bupati d...
16:46 - Arfizal Anwar Juru Kunci K...
16:00 - Sekda Rohul Bangga Kegiata...
06:15 - Bupati Sukiman Ajak Masyar...
17:50 - Berbatasan Langsung dengan...
14:40 - Sukiman Kembalikan Formuli...
13:36 - Jelaskan Tujuan Bawa Air S...
13:19 - Aparat Akan Cek Izin Senja...
16:59 - Satgas Satria Kresna Dikuk...
15:49 - Bupati Bangga Keberadaan B...
17:33 - Bupati Sukiman Bangga Desa...
14:41 - Bupati Rohul Janji Perbaik...
17:51 - Bupati Rohul Lantik dan Ku...
19:29 - Gustian Riau Orang Pertama...
13:31 - Pengurus PMI Kecamatan Pen...
19:57 - Disos P3A Sosialiasi TPPO,...
19:29 - Masuk Komisi VIII DPR RI, ...
15:28 - Bupati Rohul Tebar Benih I...
19:32 - ‎Dinsos P3A Rohul Sosial...
16:53 - Seragamkan Pengelolaan Ase...
16:11 - Selama Sepekan Operasi Zeb...
15:51 - Kena Pangkas, Kuota Pupuk ...
20:15 - Dinas TPH Sosialisasi Peng...
16:05 - Pemkab Rohul Raih LKPD WTP...
17:00 - TP PKK Rambah Samo Jadi Du...
16:13 - Peringati Sumpah Pemuda, B...
18:53 - Hari Santri Nasional ke-4 ...
09:10 - Bupati Sukiman Buka Musanc...
19:02 - Sekda Rohul Akui segera Um...
16:06 - Dalam Hajatan Akbar, LAMR ...
17:26 - Calon Dirut dan Dewan Peng...
16:25 - 5.359 Murid PAUD di Rohul ...
21:42 - Begini Tanggapan Sekda Ter...
18:37 - Tim Hoki Putri Rohul‎ Di...
16:08 - Sekda Rohul Minta OPD Susu...
18:30 - 32 Anak Dapat Pelatihan Ko...
14:52 - Sekda Imbau Kepala OPD Tur...
15:05 - Majelis Hakim Kabulkan Gug...
14:16 - BLP Barang/Jasa Setdakab R...
11:57 - Demi Negeri Seribu Suluk, ...
21:59 - Antisipasi Kamtibmas, Pols...
21:26 - Klaim Bekas Perladangan, W...
16:41 - RPH Pasir Pangaraian Sudah...
16:03 - Penghapusan Denda Pajak, W...
17:46 - Review Data Penyusunan FIS...
15:06 - Disnakbun Rohul Kembali Ba...
19:59 - Siapkan 475 Unit Rumah Lay...
 
Lapas Pasir Pangaraian Bahas Kontroversi RUU Pemasyarakatan dengan Akademisi dan Mahasiswa
Minggu, 29/09/2019 - 11:10:43 WIB
Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pasirpengaraian Kamis, (26/9/2019) menggelar Focus Group Discussion (FGD) terkait Pembahasan Draf RUU Pemasyarakatan yang menimbulkan polemik di masyarakat.
Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pasirpengaraian Kamis, (26/9/2019) menggelar Focus Group Discussion (FGD) terkait Pembahasan Draf RUU Pemasyarakatan yang menimbulkan polemik di masyarakat.
TERKAIT:
 
 

PASIR PANGARAIAN - Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pasirpengaraian, Kamis (26/9/2019) menggelar Focus Group Discussion (FGD) terkait Pembahasan Draf RUU Pemasyarakatan yang menimbulkan polemik di masyarakat.

Kegiatan FGD yang diegelar di Aula Pertemuan Lapas Kelas II B Pasirpengaraian ini dipandu langsung Kepala Lapas Kelas II B Pasirpengaraian Muhamad Lukman, serta di hadiri Akdemisi serta Mahasiswa dari Universitas Pasir Pagaraian.

FGD dilakukan sebagai sosialisasi terhadap masyarakat dan pihak akademisi agar tidak terjadinya kesalahpahaman mengenai Draf RUU Pemasyarakatan yang sedang di bahas di DPR RI.

Kalapas Kelas II B Pasir Pangaraian Muhamad Lukman Mengatakan, Revisi RUU Permasyarakatan Pemasyarakatan di anggap perlu karena UU No. 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan dianggap tidak lagi relevan memenuhi perkembangan hukum masyarakat dan belum mengatur secara utuh kebutuhan pelaksanaan tugas pemasyarakatan.

“Jadi muatan baru dalam RUU ini diantaranya adalah diaturnya mengenai Intelijen Pemasyarakatan. Intelijen Pemasyarakatan sangat dibutuhkan sebagai deteksi dini untuk mencegah kemungkinan WBP melarikan diri atau gangguan Keamanan dan Ketertiban lainnya," kata Kalapas.

Salah satu diskusi menarik yang mengemuka dalam FGD tersebut  terkait adanya kegiatan “rekreasional“ WBP yang tercantum pada pasal 9 RUU Pemasyarakatan yang menjadi polemik di masyarakat. Menurut Kalapas adalah kesalahan persepsi masyarakat dalam memahami arti “rekreasional” yang dimaksud dalam Draft RUU tersebut.

“Dimaksud Rekreasional itu bukan jalan – jalan ke “Mall atau ke Pantai” tapi kegiatan yang dilakukan secara berkelompok. Misal, Nonton Film bareng WBP mengenai film cinta tanah air, Olahraga Pagi, Kegiatan Pramuka dan kegiatan lainnya sebagai bentuk Reintegrasi Sosial WBP kepada masyarakat," jelas Kalapas.

Dekan Fakultas Hukum UPP Zulkifli SH MH C.L.A, mengapresiasi FGD yang digelar Lapas Kelas II B Pasir Pangaraian ini. Menurutnya, hal itu merupakan sebuah langkah positif  sehingga semua komponen Masyarakat dapat merespon, memhami dan memberikan masukan, sehingga RUU ini  mudah diterima masyarakat.

Dekan Fakultas Hukum UPP ini juga menyatakan dukunganya terhadap Revisi RUU Permasyarakatan. Ia menilai, RUU Permasyarakatan ini  menguatkan Fungsi Permasyarakatan serta memasukan unsur-unsur humanis yang sebelmunya tidak terdapat dalam UU 12 Tahun 1995

"Saya melihat RUU Permasyarakatan ini sangat positif. dalam RUU ini ada memuculkan intelejen, sistem informasi yang lebih maju dan sebelumnya tidak ada. Selain itu ada penguatan, selama ini posisi permasyarakatan itu adalah sub sistem kepidanaan dalam RUU ini sudah dijadikan bagian langsung dalam tahapan sistem kepidanaan terpad," katanya. 

Meski demikan, Zulkifli menyatakan, bahwa ada beberapa poin yang harus ditinjau kembali dalam RUU permasyarakatan tersebut, seperti ketentuan bagaimana mengambil rekreasional, bagaimana izin untuk urusan ke luar negeri bagi Warga Binaan yang sudah bebas bersyarat termasuk pemberian fasilitas tersebut kepada terpidana yang sifatnya ekstra ordinary crime, seperti korupsi dan Narkoba.

"Tentu tidak bisa semua nya diberikan fasilitas tersebut khusunya kepada pelaku kejahatan ekstra ordinary crime, harus ada ketentuan lebih lanjut yang mengatur lebih tegas batasan-batasannya," ucapnya.

Penulis: Feri Hendrawan
Editor: Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Bupati Sukiman Sampaikan RAPBD Rohul 2020 dan RTRW di Paripurna DPRD
  • Komisi II DPR RI Niat Bentuk Panja ASN Awasi Seleksi CPNS
  • Kafilah Pekanbaru Optimis Bisa Pertahankan Juara Umum MTQ Riau di Kampar
  • Ilmuwan Amerika Ungkap Kemungkinan Kucing Bisa Jadi Pendetesi Dini Gempa
  • FPKB Minta Pemerintah Daerah Inhil Cerdas dan Kreatif Kelola Pendapatan
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved