Meranti
Pemkab Rohil | DPRD Rohil
 
+ INDEX BERITA

13:51 - Eks Gedung IPDN Jadi Pusat...
13:29 - Wabup Lantik Roby Kurniawa...
14:27 - Lagi, Polres Rohil Salurka...
12:12 - Hutan Kota 4 Hakter akan D...
06:15 - Menuju WBK dan WBBM, Kanto...
17:12 - Pemkab akan Bangun Lapas d...
15:54 - BPN Siap Bantu Pemkab Rohi...
15:46 - Kerjasama dengan BPJS Duma...
15:25 - Baznas Rohil Kumpulkan Zak...
17:09 - Penghulu Jumrah Bantah Jua...
14:15 - Bupati Suyatno Dinobatkan ...
11:08 - Diduga Jual Migor Curah Il...
11:06 - 13 Sekolah di Rohil Ikuti ...
15:02 - Rumah Tahfidz Daarul Muqoo...
15:15 - Cawapres Sandiaga Uno Bata...
14:12 - Bupati Suyatno Terima Peng...
14:53 - Mempertajam Program Kecama...
14:31 - Basarnas Terus Lakukan Pen...
12:31 - Wabup Jamiludin Lantik 11 ...
18:11 - Media dan Polri Sebuah Sik...
17:35 - Kajari Rohil: Kita Maju ka...
16:51 - DKD Rohil Selenggarakan Ko...
09:43 - DLH Rohil Siap Tangani Sam...
06:05 - HPSN 2019, Wakapolres Rohi...
15:08 - DLH Rohil Canangkan HPSN 2...
12:00 - Untungkan Pedagang, Pemkab...
15:23 - Ketua Bhayangkari Polda Ri...
12:56 - Pemkab Rohil Gelar Rapat P...
14:00 - Polres Rohil Safari Zakat ...
12:48 - Band Republik Hadir di Aca...
16:29 - Nasruddin Hasan: Ketua DPD...
14:46 - Bupati Suyatno Pimpin Pemb...
11:54 - Silaturahmi dengan Wartawa...
17:31 - Pelantikan KONI Rohil, Bup...
16:22 - Jalan Lintas Ujung Tanjung...
15:54 - Program PTSL Butuh Dukunga...
15:22 - 2019 Ini, Air Regional SPA...
11:14 - BPN Rohil Tanam Padi Legow...
10:28 - Jumat Sedekah, Polres Rohi...
08:40 - Tim TP4D Rohil Siap Dukung...
16:35 - Pantau Pelaksanaan Proyek,...
15:17 - Tercapai 90 Persen, 241.78...
15:02 - Diskes Rohil dan KKP Dumai...
16:04 - Sudah Ditinjau Bupati, Jal...
15:23 - Tiang Sudah Terpasang Sepa...
08:22 - Sempat Dikelilingi Semak, ...
16:52 - Usaha Penangkaran Walet ak...
16:44 - Terganjal Perda, Pengelola...
06:10 - Perencanaan Pembangunan Ka...
15:11 - Polsek Rimba Melintang Gel...
 
Bupati Sukiman Buka Kuliah Umum dan Pagelaran Pentas Seni Budaya Melayu Rohul
Senin, 14/01/2019 - 20:28:16 WIB
Bupati Sukiman buka Kuliah Umum di UPP.
Bupati Sukiman buka Kuliah Umum di UPP.
TERKAIT:

PASIR PANGARAIAN - Universitas Pasir Pengaraian (UPP) bekerjasama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), gelar Kuliah Umum dan Pentas Seni Budaya Melayu Rokan Hulu, Senin (14/1/2019).

Kegiatan yang dipusatkan di Convention Hall Masjid Agung Islamic Center Rohul, dibuka Bupati Rohul H Sukiman, dengan menghadirkan‎ dua Tokoh Budaya dan Cendekiawan Riau asal Rohul, yakni Dr Al-Azhar dan Dr drh H Chaidir MM.

Di Kuliah Umum dan Pentas Seni sekaligus diuncurkannya Tari Tepak Sirih yang sebelumnya bernama Tari Persembahan, juga sekaligus Pengenalan Buku Terjemahan Auf Neuen Wegen Durch Sumatra Max Mozkowski.

Kegiatan diprakarsai UPP kerjama Disparbud Rohul dengan tema "Peran Generasi Muda Dalam Melestarikan Budaya Melayu Rokan Hulu" ini turut dihadiri‎ Dandim 0313/KPR Letkol Inf Aidil Amin, SIP, MI, Pol, Budayawan Melayu Riau Dr Al-Azhar, Kepala Disparbud Rohul Drs. Yusmar MSi, Rektor UPP Dr Adolf Bastian, MPd, serta para pejabat di lingkungan Pemkab Rohul, paguyuban, serta mahasiswa.

Di Kuliah Umum yang ditandai dengan peluncuran Tari Tepak Sirih, ditampilkan oleh para mahasiswi UPP Bupati Rohul Sukiman mengatakan, dengan kemajuan teknologi sangat mempengaruhi tata budaya daerah, oleh sebab itu harus memperkuat budaya ketimuran.

Katanya, kajian budaya yang pertama kali dilaksanakan ini sangat positif, karena memberikan kesempatan dalam mengembangkan seni budaya, dan khasanah budaya di Kabupaten Rohul.

‎"Ini kuliah umum dan sangat penting. Pertama, untuk mengenal jati diri Melayu Rohul yang sebenarnya," kata Bupati Sukiman.

Bupati berharap, budaya dan seni disesuaikan dan dikembangkan dengan paguyuban, kekerabatan‎ dan kekompakan, sehingga pada ujungnya meningkatkan kebersamaan dalam membangun Negeri Seribu Suluk yang beragam suku, agama dan beragam budaya‎.

"Saya sangat berterimakasih kepada UPP dan Disparbur Rohul, yang‎ telah melaksanakan acara ini," ucapnya.

“Kami mendukung sepenuhnya untuk kebaikan kegiatan ini, sehingga berjalan kontinue dan disiapkan sarana dan prasarana sebagai pendukungnya," tambah Bupati Rohul, dan menyambut baik dengan diluncurkannya Tari Tepak Sirih.

Tambah Bupati, bawa Tari Tepak Sirih akan menambah budaya dan seni di Kabupaten Rohul, dan bisa dijadikan sebagai destinasi wisata di daerahnya yang berjuluk Negeri Seribu Suluk.

Kemudian, dutanya apakah Seni dan Budaya Melayu Rohul dijadikan muatan lokal di sekolah-sekolah, Bupati Sukiman mengaku, pihaknya akan melihat bagaimana perkembangannya ke depannya.

Di tempat terpisah, Rektor UPP Adolf Bastian mengatakan disupport oleh Pemkab Rohul, dalam hal ini Disparbud Rohul. Sehingga UPP mampu melahirkan sebuah Kreasi Tari Tepak Sirih yang akan menggantikan Tari Persembahan yang lebih mengarah kepada Melayu Deli.

"Kita gali dari nilai-nilai di Rohul, maka muncullah Tari Tepak Sirih. Insya Allah akan menjadi pengganti Tari Persembahan. Kampus juga bertanggungjawab melestarikan budaya-budaya yang ada di Rohul Negeri Seribu Suluk, sehingga kemajemukan Rohul akan menyatu di bawah tuan rumah budaya itu sendiri, yaitu Budaya Melayu," harap Adolf.

“Inilah wujud kerjasama prakarsa kampus (UPP)‎ dengan Disparbud yang akan melahirkan kerjasama dalam pengembangan budaya Rohul," ungkapnya.

Adolf juga mengaku, UPP sudah terapkan Mata Kuliah Budaya Melayu di kampusnya satu semester. Sehingga seluruh mahasiswa UPP di setiap program studi atau Prodi, wajib mengikuti‎ mata kuliah Budaya Melayu, sekaligus diskusi tentang budaya lain yang hidup dan berkembang di Kabupaten Rohul.

Kepala Disparbud Rohul, Yusmar juga‎ mengatakan, kegiatan Kuliah Umum dan Pentas Seni ini sebagai ruang untuk bergerak.

“Karena, ibarat kita di satu rumah saya bisa mencontohkan, paguyuban dan kekerabatan masih di ruang tamu. Nah sekarang kita berikan kamar, supaya rumah ini rasanya ada milik bersama, yang harus kita jaga bersama yang harus kita bangun bersama untuk memajukan dan memelihara rumah ini, baik ancaman dari dalam dan rumah agar rukun, damai dan kekeluargaan," papar Yusmar.

“Tujuan utamanya, dengan adanya ruang maka untuk bisa berkembang. Jadi Melayu sebagai induk, namun tidak kita menampikkan bahwa ada paguyuban dan kekerabatan yang harus kita kembangkan, dan menjadi kewajiban pemerintah daerah memperhatikannya," jelas pria yang pernah menjabat Kabag Humas Setdakab Rohul.

Yusmar juga  mengatakan, dengan melibatkan mahasiswa sebagai kaum intelektual, maka pengembangan budaya dan seni Melayu Rohul kepada generasi muda akan tercapai sesuai harapan bersama. (Adv/Pemkab Rohul)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Tujuh Tahanan Narkoba dan Pidana Umum Kabur saat Sidang di PN Pelalawan
  • Dibuka Walikota, DPMPTSP Dumai Sosialisasikan Program OSS
  • Kediaman Jadi Posko Pemenangan Projo, Istri Polisi Meranti Dilaporkan ke Bawaslu
  • KPU Dumai Usulkan Pergantian Kertas Suara Rusak sebanyak 16.785 Lembar
  • Perjalanan Sabu 9 Kg Asal Malaysia Bersama Kurir IRT Gagal Sampai ke Pemesan
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved