Meranti
Pemkab Rohil | DPRD Rohil
 
+ INDEX BERITA

13:36 - Belasan Warga Binaan Rutan...
13:16 - Tim Opsnal Polsek Rimba Me...
12:48 - Sat Lantas Polres Rohil ak...
11:59 - Gelar Rapat Kerja, PWI Roh...
17:41 - Demi Keadilan, Bawaslu Roh...
14:37 - Isi Kekosongan Jabatan Adm...
15:37 - Permudah Pengawasan, Kapol...
16:57 - Peduli Sesama, Satreskrim ...
13:09 - Polres Rohil Salurkan Zaka...
13:32 - Satlantas Polres Rokan Hil...
14:20 - Bagian Bangunan Spam Durol...
14:12 - Bupati Rohil Resmikan Gedu...
16:41 - Bupati Rohil Jenguk Pasien...
14:26 - Hari Ini Puskesmas Tercant...
20:58 - Awal Tahun 2019, Lahan Sel...
20:04 - Miliki Desain Wisata, Pusk...
17:37 - Pemkab Rohil Ajukan Permoh...
14:43 - Ambulance Puskesmas Panipa...
13:19 - Sambut Tahun Baru 2019, DM...
13:13 - Miris! Over Kapasitas, Pen...
06:04 - Bupati Suyatno: Jadikan Pe...
16:26 - Pelantikan Pejabat Eselon ...
22:27 - 50 Peserta Ikuti Pelatihan...
18:21 - DLH Rohil Ekpos Kerugian P...
17:37 - Tingkatkan Capaian PBB-P2 ...
14:49 - Ops Lilin Muara Takus 2018...
14:36 - 43 Napi Rutan Bagansiapiap...
07:20 - Bupati Suyatno Irup Pering...
15:18 - Bakti Religi Sat Narkoba P...
15:05 - Kapolres Rohil Pimpin Sert...
15:05 - Disdukcapil Rohil Himbau K...
14:59 - Kepala BPN Rohil Lantik 2 ...
17:57 - Akhirnya BPS Miliki Kantor...
17:07 - Program PTSL di Rohil Terp...
16:36 - Pengelolaan Keuangan Desa ...
17:28 - Sempena HUT ke-123 BRI, Ta...
15:23 - Disdukcapil Rohil Bakar 7....
15:04 - Incumbent Kembali Pimpin K...
18:08 - Tabligh Akbar UAS di Lapas...
15:16 - Satpol Dit Air Polda Riau ...
14:36 - Akibat Banjir, Siswa Terpa...
17:04 - Kejari Rohil Tinjau Pemban...
16:32 - Bupati Rohil Lepas Konting...
16:01 - Pengerjaan 77 Unit RLH di ...
15:31 - Peringati HAKI 2018, Kejar...
14:44 - Tekan Korban Kecelakaan Ma...
14:51 - Polsek Rimba Melintang Ban...
13:50 - Forkorpimda Rohil Hadiri R...
17:15 - Susun Kebijakan Pembanguna...
16:36 - Meriahkan HUT ke-19, DWP R...
 
Bupati Sukiman Buka Kuliah Umum dan Pagelaran Pentas Seni Budaya Melayu Rohul
Senin, 14/01/2019 - 20:28:16 WIB
Bupati Sukiman buka Kuliah Umum di UPP.
Bupati Sukiman buka Kuliah Umum di UPP.
TERKAIT:

PASIR PANGARAIAN - Universitas Pasir Pengaraian (UPP) bekerjasama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), gelar Kuliah Umum dan Pentas Seni Budaya Melayu Rokan Hulu, Senin (14/1/2019).

Kegiatan yang dipusatkan di Convention Hall Masjid Agung Islamic Center Rohul, dibuka Bupati Rohul H Sukiman, dengan menghadirkan‎ dua Tokoh Budaya dan Cendekiawan Riau asal Rohul, yakni Dr Al-Azhar dan Dr drh H Chaidir MM.

Di Kuliah Umum dan Pentas Seni sekaligus diuncurkannya Tari Tepak Sirih yang sebelumnya bernama Tari Persembahan, juga sekaligus Pengenalan Buku Terjemahan Auf Neuen Wegen Durch Sumatra Max Mozkowski.

Kegiatan diprakarsai UPP kerjama Disparbud Rohul dengan tema "Peran Generasi Muda Dalam Melestarikan Budaya Melayu Rokan Hulu" ini turut dihadiri‎ Dandim 0313/KPR Letkol Inf Aidil Amin, SIP, MI, Pol, Budayawan Melayu Riau Dr Al-Azhar, Kepala Disparbud Rohul Drs. Yusmar MSi, Rektor UPP Dr Adolf Bastian, MPd, serta para pejabat di lingkungan Pemkab Rohul, paguyuban, serta mahasiswa.

Di Kuliah Umum yang ditandai dengan peluncuran Tari Tepak Sirih, ditampilkan oleh para mahasiswi UPP Bupati Rohul Sukiman mengatakan, dengan kemajuan teknologi sangat mempengaruhi tata budaya daerah, oleh sebab itu harus memperkuat budaya ketimuran.

Katanya, kajian budaya yang pertama kali dilaksanakan ini sangat positif, karena memberikan kesempatan dalam mengembangkan seni budaya, dan khasanah budaya di Kabupaten Rohul.

‎"Ini kuliah umum dan sangat penting. Pertama, untuk mengenal jati diri Melayu Rohul yang sebenarnya," kata Bupati Sukiman.

Bupati berharap, budaya dan seni disesuaikan dan dikembangkan dengan paguyuban, kekerabatan‎ dan kekompakan, sehingga pada ujungnya meningkatkan kebersamaan dalam membangun Negeri Seribu Suluk yang beragam suku, agama dan beragam budaya‎.

"Saya sangat berterimakasih kepada UPP dan Disparbur Rohul, yang‎ telah melaksanakan acara ini," ucapnya.

“Kami mendukung sepenuhnya untuk kebaikan kegiatan ini, sehingga berjalan kontinue dan disiapkan sarana dan prasarana sebagai pendukungnya," tambah Bupati Rohul, dan menyambut baik dengan diluncurkannya Tari Tepak Sirih.

Tambah Bupati, bawa Tari Tepak Sirih akan menambah budaya dan seni di Kabupaten Rohul, dan bisa dijadikan sebagai destinasi wisata di daerahnya yang berjuluk Negeri Seribu Suluk.

Kemudian, dutanya apakah Seni dan Budaya Melayu Rohul dijadikan muatan lokal di sekolah-sekolah, Bupati Sukiman mengaku, pihaknya akan melihat bagaimana perkembangannya ke depannya.

Di tempat terpisah, Rektor UPP Adolf Bastian mengatakan disupport oleh Pemkab Rohul, dalam hal ini Disparbud Rohul. Sehingga UPP mampu melahirkan sebuah Kreasi Tari Tepak Sirih yang akan menggantikan Tari Persembahan yang lebih mengarah kepada Melayu Deli.

"Kita gali dari nilai-nilai di Rohul, maka muncullah Tari Tepak Sirih. Insya Allah akan menjadi pengganti Tari Persembahan. Kampus juga bertanggungjawab melestarikan budaya-budaya yang ada di Rohul Negeri Seribu Suluk, sehingga kemajemukan Rohul akan menyatu di bawah tuan rumah budaya itu sendiri, yaitu Budaya Melayu," harap Adolf.

“Inilah wujud kerjasama prakarsa kampus (UPP)‎ dengan Disparbud yang akan melahirkan kerjasama dalam pengembangan budaya Rohul," ungkapnya.

Adolf juga mengaku, UPP sudah terapkan Mata Kuliah Budaya Melayu di kampusnya satu semester. Sehingga seluruh mahasiswa UPP di setiap program studi atau Prodi, wajib mengikuti‎ mata kuliah Budaya Melayu, sekaligus diskusi tentang budaya lain yang hidup dan berkembang di Kabupaten Rohul.

Kepala Disparbud Rohul, Yusmar juga‎ mengatakan, kegiatan Kuliah Umum dan Pentas Seni ini sebagai ruang untuk bergerak.

“Karena, ibarat kita di satu rumah saya bisa mencontohkan, paguyuban dan kekerabatan masih di ruang tamu. Nah sekarang kita berikan kamar, supaya rumah ini rasanya ada milik bersama, yang harus kita jaga bersama yang harus kita bangun bersama untuk memajukan dan memelihara rumah ini, baik ancaman dari dalam dan rumah agar rukun, damai dan kekeluargaan," papar Yusmar.

“Tujuan utamanya, dengan adanya ruang maka untuk bisa berkembang. Jadi Melayu sebagai induk, namun tidak kita menampikkan bahwa ada paguyuban dan kekerabatan yang harus kita kembangkan, dan menjadi kewajiban pemerintah daerah memperhatikannya," jelas pria yang pernah menjabat Kabag Humas Setdakab Rohul.

Yusmar juga  mengatakan, dengan melibatkan mahasiswa sebagai kaum intelektual, maka pengembangan budaya dan seni Melayu Rohul kepada generasi muda akan tercapai sesuai harapan bersama. (Adv/Pemkab Rohul)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Punya Wajah Mirip Pasangan Berarti Jodoh, Benarkah?
  • Delapan Pasukan Afghanistan Tewas Akibat Ledakan Bom Mobil
  • Rasakan Sensasi Aroma Mistis saat Kunjungi Wisata Batu Buaya di Rote Ndao
  • Pembagian Sertifikat Tanah Jokowi, KPA Cium Aroma Politik
  • Aneh, Calon Anggota KPU Bengkalis Tak Terdaftar di DPT
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved