Meranti
Pemkab Rohil | DPRD Rohil
 
+ INDEX BERITA

14:13 - Plt Bupati Hadiri Buka Ber...
10:40 - Wujudkan Pilgubri Berkuali...
10:43 - Sebelum Lebaran, Pemkab Ro...
17:43 - BPN Segera Terbitkan Serti...
14:56 - Perdana, Alumni Angkatan 2...
13:44 - Polres Rohil Salurkan Zaka...
23:55 - Si Jago Merah Ngamuk, 6 Ru...
14:02 - Polres Rohil Gelar Sertija...
13:24 - Kejari Rohil Raih Prestasi...
11:14 - Dandim 0321/Rohil Resmikan...
15:30 - Pemkab Rohil Gelar Safari ...
16:07 - Ringankan Beban Masyarakat...
14:25 - Gaji Tunda Bayar Pendampin...
16:07 - Plt Bupati Rohil Terima Pe...
15:23 - Banyak Kesalahan Data, Pen...
14:53 - Gaji Guru Swasta di Rohil ...
12:25 - Perusahaan Wajib Bayar THR...
15:27 - Enam Pejabat Penghulu Dila...
19:03 - Plt Bupati Rohil Hadiri Se...
14:39 - Pakai Gapura, Pasar Ramada...
13:48 - Kejari Rohil Dukung Penuh ...
15:33 - Antisipasi Serangan Terori...
15:04 - Sambut Bulan Suci Ramadan,...
11:36 - Sambut Bulan Suci Ramadan,...
14:41 - Kaban Bapenda Rohil: PAD S...
15:57 - Jelang Kedatangan Presiden...
14:39 - Kejari Rohil Gelar Tes Uri...
18:18 - Plt Bupati Rohil Tinjau Lo...
16:08 - Kadis PMD Rohil: Baru 45 D...
11:44 - Plt Bupati Rohil Hadiri Mu...
14:01 - Plt Bupati Rohil Terima Se...
12:54 - PLN Bagansiapiapi Gencar S...
15:01 - Pemkab Rohil Rencanakan Fe...
16:18 - Pasar Simpang Pedamaran Di...
12:13 - Kapus Bagansiapiapi Himbau...
14:18 - Peringati Isra Mi'raj Pemk...
13:32 - Plt Bupati Jamiluddin Hadi...
14:55 - Plt Bupati Rohil Lepas Keb...
13:43 - Hadiri Peringatan Isra Mi'...
13:09 - Kadisdikbud Rohil Ingatkan...
12:16 - Sekda Rohil Hadiri Pembuka...
13:25 - Lepas Kontingen Popda Ke-X...
11:37 - Koramil Bangko Tanam Pohon...
16:37 - Pemkab Rohil Serahkan LKPD...
13:42 - Plt Bupati Rohil Letakkan ...
14:19 - Buka Satu Sistem Transpara...
17:35 - Plt Bupati Rohil Hadiri Ra...
15:59 - Sidak ke Swalayan, Disperi...
14:56 - Plt Bupati Rohil Resmikan ...
17:19 - Dinsos Rohil Bagikan 1.762...
 
Urine Sapi Jadi Mahal di Tangan Rizal
Rabu, 30/05/2012 - 15:37:50 WIB
Sang Inovator pengolahan urine sapi menjadi pupuk organik cair bernama Rizal yang tergabung pada Kelomok Tani Karya Tani, Kepenghuluan Pondok Kresek, Kecamatan Pujud berbincang akrab dengan Kadistanak Ir Muslim mengenai proses pembuatan pupuk berbahan urine sapi itu.<span style="font-weight: bold;">
Sang Inovator pengolahan urine sapi menjadi pupuk organik cair bernama Rizal yang tergabung pada Kelomok Tani Karya Tani, Kepenghuluan Pondok Kresek, Kecamatan Pujud berbincang akrab dengan Kadistanak Ir Muslim mengenai proses pembuatan pupuk berbahan urine sapi itu.
TERKAIT:

BAGANSIAPIAPI - Ditangan sang motivator bernama Rizal, urine sapi yang semula terbuang percuma dari para peternak menjadi mahal harganya. Kini, urine sapi pun ditampung melalui kandang koloni dengan berlantaikan semen dan membentuk parit kecil yang menghubungkan aliran urine sapi hingga ke bak penampungan berupa wadah jerigen maupun drum setiap harinya.

Urine sapi ini lalu dibeli dari peternak oleh Kelompok Tani Karya Tani, Kepenghuluan Pondok Kresek, Kecamatan Pujud, Kabupaten Rokan Hilir seharga Rp1.000 rupiah per liter. Selama masa proses pengolahan urine menjadi pupuk organik cair dengan cara fermentasi selama 20 hari. Urine sapi yang dikelola Rizal dipasarkan seharga Rp2.500 untuk wilayah sekitar dan hingga mencapai Rp3.000 rupiah untuk luar wilayah tergantung jarak tempuh.

Rizal sendiri menggeluti inovasi ini sejak beberapa tahun lalu. Pupuk Organik Urine yang dikelolanya itu bercampurkan bahan dari tanaman herbal melalui masa fermentasi tanpa bahan kimia untuk semua jenis tanaman. Sebab, urine sapi ternyata memiliki keunggulan kandungan  kadar Nitrogen dan Kalium yang sangat tinggi dan mudah diserap tanaman karena mengandung hormon pertumbuhan tanaman. "Kandungan urine tersebut sangat berpotensi menjadi bahan dasar pembuatan pupuk organik yang ramah lingkungan," jelas Rizal kepada MRNetwork, Rabu (30/5).

Lanjut Rizal, Pupuk organik berbahan baku urine sapi dapat menjadi salah satu alternatif dan inovasi penunjang kesehatan tanaman yang ramah lingkungan. Dengan memanfaatkan limbah urine sapi yang mengandung zat hara dan tanaman herbal itu tentunya banyak pula mengandung zat aktif yang baik untuk tanaman. "Tentu memanfaatkan urine sapi menjadi bernilai ekonomis dapat pula menekan penggunaan pupuk berbahan kimia yang tidak ramah lingkungan," lanjutnya.

Ketua Kelompok Tani Karya Tani, Syahwana didampingi Pembina Penyuluh Swakarsa, Abduh Azri Siregar, SP mengharapkan, usaha pengolahan pupuk yang dilakoni pihaknya itu benar-benar mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir. Sehingga, apa yang dilakukan pihaknya dapat terus dikembangkan hingga mampu mencukupi kebutuhan pupuk bagi para petani lokal di Rohil. Naj

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Agung Toyota Pekanbaru Cabang Sutomo Gelar Layanan General Checkup Pasca Lebaran
  • H+3 Lebaran, Pengunjung Istana Siak Membludak Hingga 25 Ribu Orang
  • KPU Meranti Temukan 27 Surat Suara Rusak
  • SCOOT Terbang Perdana ke Berlin!
  • Dimas Ekky dan Astra Honda Racing Team Sukses Debut GP Moto2
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved