Meranti
Pemkab Rohil | DPRD Rohil
 
+ INDEX BERITA

12:56 - Pemkab Rohil Gelar Rapat P...
14:00 - Polres Rohil Safari Zakat ...
12:48 - Band Republik Hadir di Aca...
16:29 - Nasruddin Hasan: Ketua DPD...
14:46 - Bupati Suyatno Pimpin Pemb...
11:54 - Silaturahmi dengan Wartawa...
17:31 - Pelantikan KONI Rohil, Bup...
16:22 - Jalan Lintas Ujung Tanjung...
15:54 - Program PTSL Butuh Dukunga...
15:22 - 2019 Ini, Air Regional SPA...
11:14 - BPN Rohil Tanam Padi Legow...
10:28 - Jumat Sedekah, Polres Rohi...
08:40 - Tim TP4D Rohil Siap Dukung...
16:35 - Pantau Pelaksanaan Proyek,...
15:17 - Tercapai 90 Persen, 241.78...
15:02 - Diskes Rohil dan KKP Dumai...
16:04 - Sudah Ditinjau Bupati, Jal...
15:23 - Tiang Sudah Terpasang Sepa...
08:22 - Sempat Dikelilingi Semak, ...
16:52 - Usaha Penangkaran Walet ak...
16:44 - Terganjal Perda, Pengelola...
06:10 - Perencanaan Pembangunan Ka...
15:11 - Polsek Rimba Melintang Gel...
14:29 - SDN 009 Sungai Bakau Butuh...
14:20 - Peringati HUT ke-69, Imigr...
14:08 - Sat Lantas Polres Rohil So...
14:37 - Masyarakat Pedamaran Sudah...
14:30 - Pengerasan Jalan Sepanjang...
14:08 - Bawaslu Berharap Warga Bin...
13:36 - Belasan Warga Binaan Rutan...
13:16 - Tim Opsnal Polsek Rimba Me...
12:48 - Sat Lantas Polres Rohil ak...
11:59 - Gelar Rapat Kerja, PWI Roh...
17:41 - Demi Keadilan, Bawaslu Roh...
14:37 - Isi Kekosongan Jabatan Adm...
15:37 - Permudah Pengawasan, Kapol...
16:57 - Peduli Sesama, Satreskrim ...
13:09 - Polres Rohil Salurkan Zaka...
13:32 - Satlantas Polres Rokan Hil...
14:20 - Bagian Bangunan Spam Durol...
14:12 - Bupati Rohil Resmikan Gedu...
16:41 - Bupati Rohil Jenguk Pasien...
14:26 - Hari Ini Puskesmas Tercant...
20:58 - Awal Tahun 2019, Lahan Sel...
20:04 - Miliki Desain Wisata, Pusk...
17:37 - Pemkab Rohil Ajukan Permoh...
14:43 - Ambulance Puskesmas Panipa...
13:19 - Sambut Tahun Baru 2019, DM...
13:13 - Miris! Over Kapasitas, Pen...
06:04 - Bupati Suyatno: Jadikan Pe...
 
Kaban Bapenda Rohil: PAD Sektor PBB Belum Berjalan Maksimal
Kamis, 10/05/2018 - 14:41:30 WIB
PAD
PAD
TERKAIT:

BAGANSIAPIAPI - Kepala Badan (Kaban) Pendapatan Daerah Kabupaten Rohil, Cicik Mawardi mengaku hingga saat ini pencapaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor PBB belum mencapai hasil yang maksimal.

Belum maksimalnya pencapaian itu disebabkan beberapa faktor, seperti adanya perubahan data yang kurang jelas, kurangnya koordinasi antara kepenghuluan, kecamatan serta kabupaten, masalah zona nilai tanah, dan yang terpenting belum adanya penerapan sanksi kepada para wajib PPB yang tidak mau membayar.

"Banyak data yang diberikan kecamatan kepada kita, namun yang jadi kendalanya kita tidak tahu salahnya data tersebut dimana, makanya kita kumpulkan seluruhnya di sini untuk menyatukan persepsi antara kecamatan dan kepenghuluan," kata Cicik Mawardi baru-baru ini dalam acara resmi Pemkab Rohil, di Bagansiapiapi.

Selain itu lanjutnya, permasalahan lain adalah dari 223 Ribu lebih data wajib pajak yang ada di Bapenda, hanya berkisar 33 ribu wajib pajak yang melakukan pembayaran PBB.

"Kendala inilah yang menjadi perhatian besar kita, untuk data yang baru saja ada berkisar 8.000-an yang telah masuk, padahal tahun lalu kita juga sudah melakukan perbaikan data," sebutnya.

Dari PBB itu sendiri, katanya, memiliki target  Rp7 Miliar dalam setahun, namun pihak Bapenda hanya menerima berkisar Rp3,4 Miliar dari masyarakat yang membayar wajib pajak. Untuk itu sebut Cicik, perlu diterbitkannya Peraturan Daerah (Perda) untuk menetapkan sanksi bagi para wajib pajak bila tidak melakukan pembayaran.

Cicik juga menyebutkan, keberhasilan PBB tersebut ada di tangan kepenghuluan (kepala desa) beserta jajarannya, hal tersebut dikarenakan yang mengetahui wilayah dan yang mengenali para wajib PBB adalah orang kepenghuluan itu sendiri.

"Jadi kami sangat berharap kerja sama dari kecamatan serta kepenghuluan, karena mereka yang lebih tau medannya, kami menghimbau agar para penghulu melakukan pendataan," jelasnya sembari mengatakan banyak lahan yang ada di Rohil pemiliknya adalah orang yang berada di luar Rohil.

Sementara itu, Plt Bupati Rohil Jamiluddin juga pernah menyampaikan, salah satu hal yang harus diperbaiki dalam memaksimalkan PBB adalah merubah kejanggalan-kejanggalan terkait dengan PBB selama ini.

"Yang harus diperbaiki dulu adalah NJOP nya, harus disesuaikan dengan kondisi di lapangan, salah satu contohnya ada lahan yang berada di pedalaman dan di pinggir jalan malah lebih mahal pajaknya yang di pedalaman, padahal luasnya sama," jelas Jamiluddin.

Penulis: Afrizal
Editor: Yusni Fatimah

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Sekda Rohul Ingatkan 187 Pejabat Eselon III dan IV yang Baru Dilantik Fokus dan Serius Bekerja
  • HUT ke-100 Damkar di Kota Pekanbaru Diharap Jadi Ajang Promosi Potensi Daerah
  • Pemkab Bengkalis Optimis Raih Penghargaan SAKIP
  • Bupati Sukiman Hadiri Syukuran Terpilihnya Kades Aliantan di Kabun
  • Kerjasama dengan UNDP, Pemko Pekanbaru Ubah Mindset Masyarakat Soal Sampah
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved