www.halloriau.com  
Ekonomi
BREAKING NEWS :
Bupati Meranti Buka Kejurda Tinju Yunior Youth Bupati Cup 2019
 
Perumahan Kian Laris, Bisnis Asuransi Properti Menggeliat
Selasa, 11/06/2019 - 18:22:24 WIB

JAKARTA - Menggeliatnya penjualan perumahan dan kenaikan harga rumah telah menopang bisnis asuransi properti di awal tahun. Hal ini terlihat dari pertumbuhan premi bruto dari asuransi properti meningkat 26,3% menjadi Rp 4,66 triliun per Maret 2019.

Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Dody AS Dalimunthe menjelaskan pertumbuhan penjualan properti perusahaan mencapai 23,77%, sedangkan harga rumah naik 0,49%.

“Pertumbuhan asuransi properti juga didukung oleh penyaluran kredit kepemilikan tempat tinggal yang meningkat. Karena objek KPR juga akan dijamin oleh asuransi,” kata Dody di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Ia memperkirakan lini bisnis properti tetap tumbuh di tahun 2019 dengan pertimbangkan pembangunan fisik properti mengalami pertumbuhan, terutama dari sektor industri. Sayangnya asosiasi tidak membuat berapa estimasi pertumbuhan premi dari lini bisnis ini. Tetapi secara keseluruhan pertumbuhan premi industri asuransi umum meningkat 10% dari tahun lalu.

Prospek bisnis properti yang cerah membuat pemain asuransi optimistis. Misalnya saja, tahun ini PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) yakin premi dari lini bisnis fire and property tumbuh di atas 30% secara year on year (yoy).

Ditulis kontan, Presiden Direktur Tugu Insurance Indra Baruna mengaku bahwa tahun lalu Tugu Insurance kumpulkan premi sebesar US$ 54 juta dari bisnis ini.

Pemain asuransi umum yang juga bermain di properti adalah PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo). Direktur Operasi Ritel Jasindo Sahata L. Tobing mengatakan, asuransi risiko properti (property all risk) menjadi kontribusi terbesar dari total premi Jasindo, kemudian menyusul dari asuransi otomotif dan kesehatan.

Meski menyumbang premi besar, tapi Jasindo memilih menargetkan pertumbuhan premi konservatif di tahun ini. Sahata menargetkan lini bisnis ini menyumbang premi sebesar Rp 1,2 triliun, atau naik sekitar 4%-5% dari tahun lalu.

“Untuk bisnis properti cenderung stagnan, karena properti kami tidak bertambah. Dibandingkan asuransi lain harga properti tetap maka jika turun maka premi kami juga turun,” ungkap Sahata.

Merujuk laporan keuangan perusahaan, Jasindo kumpulkan pendapatan premi sebesar Rp 744,54 miliar per Maret 2019. Jumlah tersebut meningkat 23,85% dibandingkan Maret tahun lalu yakni Rp 601,12 miliar. Hal ini dibarengi peningkatan laba perusahaan dari Rp 38,27 miliar menjadi Rp 55,65 miliar. (*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Bupati Meranti Buka Kejurda Tinju Yunior Youth Bupati Cup 2019
  • ASN Dishub Dumai Gelar Mosi Tak Percaya, Meja Bendahara Dikeluarkan
  • Figur Bakal Calon Bupati Meranti Mulai Diperbincangkan, Ini Kata Bupati Irwan
  • Transaksi di CFC Dumai, Dua Orang Pengedar Sabu Diciduk Polisi
  • IKALUNI SMAGAMA Disahkan, Organisasi Makin Jelas dan Terarah Sesuai AD/ART
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Paket Murah Astra Peduli Sesama di Pekanbaru
     
     
     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved