Politik
BREAKING NEWS :
Truk Misterius Pengangkut Ganja 18 Ton Berplat Jakarta
 
Hasil Sementara Pilkada Tiga Kabupaten
Jumat, 08/04/2011 - 10:58:06 WIB

TERKAIT:

Tak seperti di Kuantan Singingi (Kuansing), Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Kabupaten Siak dan Rokan Hilir (Rohil), yang juga menggelar Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada), Kamis (7/4), melakukan penghitungan cepat perolehan suara. Berdasarkan hasil quick count itu, pasangan Annas Maamun-Suyatno unggul di Rohil dan Syamsuar-Alfedri unggul di Siak.

Berdasarkan hasil penghitungan suara sementara KPU Rohil hingga pukul 21.45 WIB, perolehan suara pasangan Annas-Suyatno, yang merupakan calon bupati-wakil bupati incumbent, jauh di atas dua pasangan lainnya; Asri Auzar-Yatiman dan Herman Sani-Wahyudi Purwowarsito.

Dari 131.826 suara sah yang masuk, Annas-Suyatno mendapat 71.356 suara (54,13 persen). Sedangkan di urutan kedua jauh tertinggal pasangan Herman-Wahyudi hanya meraup 32.799 suara (24,88 persen) dan Asri-Yatiman hanya mengumpulkan 27.671 suara (20,99 persen).

Sebelumnya, pada Kamis pagi Annas bersama istri Hj Latifah Hanum menggunakan hak pilihnya di samping kediamannya di TPS 02, Jalan Perwira. Sedangkan Suyatno dan istri Hj Wan Mardiana mencoblos di TPS 21, Jalan Madrasah Bagansiapiapi.

Masyarakat pun terlihat antusias dan mendatangi TPS sejak pukul 08.00 WIB untuk menggunakan hak pilihnya hingga menjelang penghitungan surat suara pada pukul 13.00 WIB. Sebagian masyarakat bertahan di TPS menyaksikan pemilihan hingga penghitungan suara.

Data yang dihimpun Halloriau.com di lapangan, tingkat warga Rohil yang tidak menggunakan hak pilihnya diprediksi tinggi yakni sekitar 30 persen. Apakah sosialisasi dari pihak KPU dinilai kurang? Ketua KPU Rohil, H Azhar Syakban menampiknya. Menurut dia KPU sudah melakukan sosialisasi secara maksimal.

Sementara itu Kapolres Rohil, AKBP Bambang Sudarmaji selaku koordinator pengamanan Pemilukada Rohil mengatakan, situasi di Rohil masih aman. "Selama Pemilukada tetap kondusif," katanya.

Syamsuar Unggul
Berdasarkan penghitungan sementara KPU Siak, pasangan Syamsuar-Alfedri unggul dari tiga pasangan lainnya; Yulizar-Said Agus Efendi, Said Muhammad-Rusdaryanto dan OK Fauzi Jamil-Tengku Muhazza.

Pasangan Syamsuar-Alfedri hingga pukul 22.15 WIB memperoleh 39.761 suara (37,57 persen), disusul Said Muhammad-Rusdaryanto 35.222 suara (33,25 persen), OK Fauzi Jamil-Tengku Muhazza 26.511 (25,03 persen) dan Yulizar-Said Agus Efendi 4.435 suara (4,19 persen).

Total pemilih yang sudah terhitung sebanyak 105.929 orang dari 489 TPS dengan total TPS 707 TPS. "Penghitungan suara ini hanya bersifat sementara sebelum dipastikan lewat penghitungan manual yang akan dilakukan mulai tanggal 11 sampai 13 April, yang selanjutnya akan dibawa ke rapat pleno," kata Ketua KPU Siak Agus Salim.

Sementara itu, Lingkaran Survei Indonesia (LSI) bekerjasama dengan Konsultan Citra Indonesia juga melakukan penghitungan cepat. Syamsuar-Alfredi pun unggul dari tiga pasangan calon lainnya.

Hingga kemarin sore, pasangan nomor urut 3 ini mendapat suara 37,79 persen. ''Selamat kepada pasangan Syamsuar-Alfredi yang telah berhasil merebut hati masyarakat Siak,'' ujar Ketua Konsultan Citra Indonesia, Barkah Patimahu.

Urutan kedua perolehan suara yakni pasangan Said Muhammad-Rusdaryanto dengan 33,82 persen. Disusul pasangan OK Fauzi-Muhazza 23,63 persen dan pasangan Yulizar-Said Agus Effendi 4,76 persen.

Berdasarkan survei yang dilakukan, kata Barkah, keunggulan pasangan Syamsuar-Alfredi dilihat dari tingkat popularitas, kesukaan masyarakat terhadap calon, faktor isu dan figur. ''Untuk popularitas yang dimiliki, Syamsuar-Alfredi unggul hingga 90 persen,'' tambah Barkah.

Dilihat dari sisi kesukaan masyarakat, pasangan Syamsuar-Alfredi juga dicintai karena trend positif bebas dari korupsi. Sementara untuk faktor isu, program yang disampaikan seperti sembako murah, kesehatan gratis dan bantuan modal bagi menarik perhatian masyarakat.

''Perhitungan dilakukan secara cepat di TPS hingga pukul 15.00 WIB dengan teknik random sampling. Hasil ini bisa dipertanggungjawabkan dengan tingkat kesalahan satu persen saja. Namun berdasarkan survei selama ini hasil akurat dan tak jauh beda dengan KPU,'' papar Bahran didampingi peneliti, Munajir.

Secara terpisah, puluhan warga di Kelurahan Minas, Kecamatan Minas, terpaksa tidak ikut mencoblos karena tidak mendapat kartu pemilih dan tak terdaftar di DPT. ''Dua TPS sudah dicek, tapi nama saya tidak terdaftar. Apa saya sudah bukan warga Minas lagi?'' kata Etty.

Warga Kelurahan Minas Jaya, Yusni (40), juga mengaku tidak bisa mencoblos karena tak terdaftar di DPT. Padahal pedagang nasi di Pasar Minas ini sengaja pulang untuk ikut menyukseskan Pemilukada. ''Saat pemilihan presiden saja saya menyalurkan hak suara,''katanya. (Naj/Ica/Lin/Yen)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0813 6503 1931 atau
via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Truk Misterius Pengangkut Ganja 18 Ton Berplat Jakarta
  • Dewan Sebut Tak Masalah Tenda Pemko Rp 2 Miliar, Asal...
  • Komplek Green Mansion Diserang Gerombolan, Warga Balas hingga Bacok Pelaku
  • Bengkalis Juara Umum Kempo Porprov Riau 2014
  • "Tahun Baru Islam sebagai Momentum Perbaikan Diri"
  •  
    Komentar Anda :

     
    Potret Lensa
    Simulasi Pengamanan Pilpres 2014
     
     
     
    Eksekutif : Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
    Other : Iklan Baris Flag Counter
    Management : Redaksi Disclaimer Pedoman
        © 2010-2014 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved