BREAKING NEWS :
Kukerta Unri Gelar Sosialisasi PHBS di Desa Pulau Rumput
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA

15:28 - Gubri Minta Bupati/Walikot...
08:18 - Pemprov Riau Gesa Realisas...
06:24 - Dikunjungi Gubri, Mentan U...
16:45 - Temui Wapres, Gubri Papark...
12:10 - Sekdaprov Riau Beri Pengha...
19:50 - Hingga Desember, Sekdaprov...
19:39 - Gubri Beberkan Potensi Per...
15:50 - Terkait Pengelolaan Barang...
15:01 - Gubri Tekankan Penyandang ...
08:18 - Gubernur Riau Ditunjuk Jad...
21:39 - Sempat Terkendala, Wagubri...
15:13 - Untuk Kenyamanan Jamaah, P...
18:00 - Pekan Depan, Tim Kementeri...
15:18 - Pemprov Riau Subsidi SMA/S...
14:45 - Terbuka ke Publik, Pemprov...
11:19 - Januari Kepala Dinas Akan ...
16:40 - Tolak Diwawancarai Wartawa...
16:11 - PAD dari Pemutihan Denda P...
15:11 - Gubri: Tumbuh Kembang IKM ...
13:33 - PMPTSP Riau sedang Perbaik...
 
Pusat Bayar DBH Tahun Depan, Estimasi APBD Riau 2020 Naik Jadi Rp10 Triliun
Kamis, 21/11/2019 - 12:09:45 WIB
Plh Sekdaprov Riau Ahmad Syah Harrofie
Plh Sekdaprov Riau Ahmad Syah Harrofie
TERKAIT:

PEKANBARU - Pemprov Riau sudah mendapat kepastian dari pusat bahwa Dana Bagi Hasil (DBH) Provinsi Riau triwulan IV tahun 2018 dan 2019 yang mengalami tunda salur akan ditranfer tahun depan.

Hal ini tentunya berdampak pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Riau tahun 2020 diprediksi naik menjadi Rp10 triliun lebih dari tahun sebelumnya yang hanya Rp9,1 triliun lebih.

Padahal dikabarkan sebelumnya APBD Riau 2020 mengalami penuruan dengan estimasinya hanya Rp8 triliun lebih. Sebab angka itu belum masuk utang DBH pusat yang mengalami tunda salur.

"Setelah dikomunikasikan dengan pemerintah pusat ternyata tidak (turun APBD Riau)," kata Plh Sekdaprov Riau Ahmad Syah Harrofie, Kamis (21/11/2019).

"Artinya ada komitmen pemerintah pusat untuk membayar tunda salur DBH triwulan IV tahun 2018 dan 2019 pada tahun depan, sehingga itu menjadi pendapatan di tahun 2020," jelasnya.

Namun Ahmad Syah Harrofie tidak bisa memastikan berapa tunda salur DBH Riau yang bakal dibayar pusat pada tahun depan.

"Komitmen itu sudah ada, sehingga apa yang diajukan di KUA-PPAS dan Ranperda APBD 2020 itu berimbang antara pemasukan dengan pembelanjaan," terangnya.

Disinggung soal estimasi APBD Riau 2020, mantan Penjabat Bupati Bengkalis ini menyatakan mencapai Rp10 triliun lebih. "(Pemasukan) Total semua termasuk DAK mencapai Rp10 triliun lebih. Tapi saya tak ingat rinciannya, kalau untuk pendapatan berkisar Rp7,9 triliun," ujarnya.

Dilansir cakaplah, Ahmad Syah menyatakan saat ini APBD Riau 2020 masuk tahapan pembahasan antara komisi dengan OPD di lingkungan Pemprov Riau.

"Setelah itu kembali pembahasan antara Banggar dengan TAPD, kemudian laporan APBD di paripurna. Kita harap mudah-mudahan sebelum 30 November sudah ketuk palu," harapnya.(*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Kukerta Unri Gelar Sosialisasi PHBS di Desa Pulau Rumput
  • Kejari Tahap II Perkara Korupsi Dana Hibah Penelitian UIR
  • Terbakar Cemburu, Suami di Inhil Kalap Aniaya Istri yang Hamil 5 Bulan Hingga Tewas
  • Walikota Dumai Terima Penghargaan Program Sehari Belajar di Luar Kelas dari Menteri PPPA
  • Dorong Peningkatan Kapasitas UMKM, Pemkab Siak Dukung Program DBS DJP Wilayah Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved