BREAKING NEWS :
Jutaan Lalat Tuntun Polisi ke Sumur Kuburan 44 Jasad Termutilasi
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA

13:35 - Pendaftaran Ditutup, Ini D...
20:06 - Solusi agar Tak Ada Lagi P...
15:37 - Pimpin Upacara HUT ke-62 P...
21:55 - Apel Siaga Pencegahan Karh...
14:04 - Besok Gubri Ikut Rakor Bah...
12:00 - Hadiri Harhubnas, Wagubri:...
06:49 - APBD-P 2019 Rampung Dieval...
14:36 - Gubri Dituding Sengaja ke ...
11:21 - Tak Ikuti Salat Istisqa, W...
15:11 - Besok Pagi, Gubri dan Wagu...
12:10 - Wagubri Inginkan Olahraga ...
11:22 - Asap Makin Tebal, Gubri: U...
22:20 - Masih Data OPD yang Butuh,...
13:22 - Wujudkan 'Riau Keren', Gub...
06:46 - Digelar 5 Hari, Wagubri Ed...
20:04 - Dipercaya Jadi Narasumber,...
13:28 - Semangat 1 Tahun Baru Hijr...
18:09 - Sekolah Diingatkan Jangan ...
17:12 - GAWAT! Semua Galian C di R...
13:03 - Wagubri Bentuk Pokja untuk...
 
Bentuk Tim, Gubri Tertibkan Kebun Sawit Ilegal Seluas 1,2 Juta Ha
Senin, 12/08/2019 - 19:03:26 WIB
Gubenur Riau, Syamsuar beri keterangan terkait penertiban lahan ilegal.
Gubenur Riau, Syamsuar beri keterangan terkait penertiban lahan ilegal.
TERKAIT:

PEKANBARU - Gubernur Riau Syamsuar dan Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution beserta Satgas, Polri dan jajaran, melakukan rapat pembahasan Penertiban Kawasan dan Lahan yang Ilegal, Senin (12/8/2019) pagi di ruang rapat Melati kantor Gubernur Pekanbaru.

Banyaknya Kawasan dan Lahan yang di gunakan secara Ilegal menjadi perhatian khusus bagi pemerintah Provinsi Riau sendiri, luas kawasan dan lahan yang akan ditertibkan yaitu 1,2 juta hektare (ha) lahan perkebunan Ilegal.

Gubri Syamsuar mengatakan kepada metroriaugruop sebelum memulai penertiban harus lakukan survei dulu. "Dalam pembahasan tadi kami juga sudah membentuk  tiga Tim kecil dan tim ini langsung diketuai Wagub Edy Natar Nasution. Nantinya tim kecil ini yang akan bekerja mencari data sekaligus menertipkan kawasan/lahan yang melanggar aturan," jelasnya.

"Tiga Tim yang dibentuk Syamsuar antara lain, pertama Tim Pengendali, Tim Operasi dan Tim Yustisi," urainya.

Kriteria hutan ilegal ini diantaranya adalah tidak adanya izin dari lahan perkebunan tersebut dan kedua, perkebunan yang berada dalam kawasan hutan. 

"Intinya buat sekarang, data yang kita terima dari Dinas Kehutanan, semua datanya belum kongkret dan buat sekarang kita biarkan dulu tim bekerja,"tutupnya.

Penulis: Rivo Wijaya
Editor: Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Jutaan Lalat Tuntun Polisi ke Sumur Kuburan 44 Jasad Termutilasi
  • Resep Hubungan Intim Dari Biasa Menjadi Luar Biasa
  • Aktivis dan LSM Geram Moeldoko Minta Warga Riau Sabar karena Bencana Asap dari Tuhan, Bukti Tidak Bisa Bergantung ke Pemerintah
  • Cukai Rokok Resmi Naik, Harga Eceran Melambung
  • Toyota Avanza Laris Manis di Avanza-Veloz Sebangsa Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved