BREAKING NEWS :
Dugaan Korupsi Retribusi Kempang, Kejari Geledah dan Segel Kantor Dishub Kepulauan Meranti
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA

13:24 - Akhir Juli, Riau Kembali G...
11:43 - Hingga Juli, Realisasi APB...
13:17 - Cacat Administrasi, Gubri ...
15:01 - Gubri Berharap Dana APBN B...
14:46 - Irup HUT Bhayangkara ke-73...
20:47 - DAK Fisik Riau Rp 1,7 Tril...
08:04 - Jangan Sampai Bencana Asap...
19:40 - Dapat Gelar Datuk Seri Set...
13:31 - Masuki Musim Kemarau, Pemp...
12:36 - Dua ASN Pemprov Riau Terli...
12:26 - Tindak Tegas Peredaran Nar...
15:08 - Harganas ke-26, Gubernur R...
17:33 - DPRD Riau Minta Perjalanan...
18:09 - Pemprov Riau Tak Bisa Bant...
16:27 - Gubri Dampingi Presiden di...
10:30 - Jadi Utusan Delegasi RI, G...
09:54 - Belum Ada Tanda-tanda Muta...
05:54 - Pemprov Riau Usulkan Kuota...
13:40 - Pangkas Harga Tiket Pesawa...
08:47 - Pemprov Riau Siapkan Sanks...
 
Pangkas Harga Tiket Pesawat yang Melambung, Gubri Wacanakan ke Jakarta via Malaysia
Senin, 17/06/2019 - 13:40:36 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi
TERKAIT:
 
  • Pangkas Harga Tiket Pesawat yang Melambung, Gubri Wacanakan ke Jakarta via Malaysia
  •  

    PEKANBARU - Gubernur Riau H Syamsuar wacanakan biaya perjalanan dinas naik pesawat tujuan Jakarta via Negeri Jiran seperti Malaysia atau Singapura. Cara ini jauh dianggap bisa memangkas harga tiket pesawat yang saat ini terus melambung.

    Demikian dikatakan Karo Humas Setdaprov Riau Firdaus, Senin (17/6/2019). Menurutnya, wacana ini bahkan sudah pernah disampaikan ke pemerintah pusat, karena alasan penghematan.

    "Kita sama-sama tahu harga tiket sekarang luar biasa mahalnya. Jadi ada pemikiran dari bapak Gubernur seperti itu," kata Firdaus dikutip dari Riauterkini.

    Menurutnya, wacana tersebut tentunya layak dipertimbangkan. Apalagi harga tiket yang sudah lama melambung itu, belum terlihat ada tanda-tanda akan turun.

    Karo Humas mencontohkan, untuk biaya perjalanan dinas pejabat eselon II, berdasarkan ketentuan hanya dianggarkan Rp3,5 juta. Sementara kisaran tiket mulai Rp3-4 juta bahkan lebih.

    Belum lagi kebutuhan biaya operasional selama di kota tujuan. Artinya, yang terjadi selama harga tiket melambung selama ini, hanya menombok biaya yang sudah diatur dalam ketentuan perjalanan dinas.

    "Kebanyakan selama ini nombok aja. Untuk tujuan Pekanbaru-Jakarta dengan harga tiket pesawat saat ini bisa mencapai Rp3-4 juta bahkan lebih untuk sekali penerbangan. Belum lagi biaya pulang serta operasional selama di Jakarta. Sementara biaya perjalanan dinas hanya Rp3,5 juta," papar Firdaus.

    Bahkan beberapa waktu lalu ketika Gubri dan beberapa pejabat yang ikut menghadiri undangan Menko Kemaritiman di Jakarta, saat hendak pulang kursi penumpang sudah terisi penuh. Sementara tiket pesawat kelas bisnis yang masih tersedia harganya Rp6 juta.

    "Bayangkan, dengan biaya perjalanan dinas yang ada jika dibandingkan kebutuhan yang harus dikeluarkan, artinya yang ada hanya menombok," ujar Firdaus. (*)


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Dugaan Korupsi Retribusi Kempang, Kejari Geledah dan Segel Kantor Dishub Kepulauan Meranti
  • XL Axiata Terus Perluas Jaringan Data di Kalimantan
  • Satreskrim Polres Inhil Berhasil Bekuk Pria Penghina Bupati Wardan
  • KPU Pekanbaru Pernah Beri Sanksi Ketua KPPS Kelurahan Pesisir Soal Kode Etik
  • Minta Maaf, Mahyuddin Minta Pengurus Cabut Nama Wartawan yang Diduga Dicatut FWKLA Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved