BREAKING NEWS :
Mandi Safar Kearifan Lokal yang Jadi Pemikat Wisatawan Datang ke Riau
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA

16:59 - Dihadiri Gubernur, Hari Re...
12:19 - Wagubri Sebut Indonesia Ta...
11:06 - Kunker ke Pulau Terluar Pr...
13:42 - Lima Tahun ke Depan, Wagub...
15:24 - Wagubri Jelaskan Hal-hal P...
13:07 - Wagubri Sebut Masih Banyak...
14:00 - Masuk 5 Besar Peredaran Na...
20:59 - Yan Prana Jaya Dikabarkan ...
18:32 - Hadir di FGD, Gubri Sebut ...
15:45 - Sidak Lagi, Wagubri Temuka...
17:43 - Paparkan Kerja PPID di KI ...
15:07 - Gubri Selalu Berharap Bant...
14:23 - Wagubri Berharap SMK Dirga...
13:21 - Hari Pangan Sedunia, Wagu...
09:27 - Quran Center di Riau Juga ...
20:37 - Wadah Promosi Produk Ekono...
15:53 - Gubri Sebut Riau Masih Sia...
11:13 - Gubri Minta Walikota/Bupat...
18:18 - PJ Sekda Riau Sebut 121 De...
16:34 - Premium Langka di Pekanbar...
 
Pemprov Riau Siapkan Sanksi bagi 508 ASN
Minggu, 16/06/2019 - 08:47:02 WIB
Kepala BKD Riau Ikhwan Ridwan
Kepala BKD Riau Ikhwan Ridwan
TERKAIT:
 
  • Pemprov Riau Siapkan Sanksi bagi 508 ASN
  •  

    PEKANBARU - Sebanyak 508 ASN yang bolos pada hari pertama kerja pasca cuti Lebaran Idul Fitri 1440 H akan diberikan sanksi yang tengah dipersiapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.

    "Kita sedang siapkan sanksi untuk ASN yang tak ikut apel perdana kemarin," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, Ikhwan Ridwan dikutip dari Cakaplah, Minggu (15/6).

    Seperti apa sanksinya, sebut Ikhwan, tentu sesuai dengan tingkatannya. Namun sanksi mulai dari yang ringan, sedang hingga berat, sesuai dengan aturan tentang kedisiplinan pegawai.

    "Sanski paling berat bisa dikenakan kepada para pejabat, baik itu eselon II, III ataupun IV, yakni bisa dinonjobkan sesuai dengan perintah pak gubernur. Kemudian bisa juga nantinya kendaraan dinas yang digunakan selama ini ditinjau ulang," tegasnya.

    "Untuk sanksi yang paling ringan, yakni bisa dengan dilakukan pemotongan single sallary atau dikenakan teguran lisan oleh pimpinan," sambungnya.

    Untuk diketahui, setelah dilakukan absen pada apel perdana pasca cuti bersama lebaran, ada 508 ASN di lingkungan Pemprov Riau tidak hadir atau bolos kerja.

    Sedangkan tingkat kehadiran ASN pada hari pertama kerja mencapai 93,69 persen, atau 7.534 pegawai dari 8.041 pegawai Pemprov Riau. Selanjutnya absen kehadiran ASN dilaporkan ke Kemenpan-RB. (*)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Mandi Safar Kearifan Lokal yang Jadi Pemikat Wisatawan Datang ke Riau
  • Jelang Pilkada 2020, KPU Meranti Sampaikan Berbagai Persoalan
  • Sebelum Ditahan, Kejati Riau Tunggu Pemeriksaan Kesehatan Tersangka Korupsi Dana Hibah
  • Ada yang Beda, Tradisi Mandi Safar di Tasik Nambus Diserbu Ribuan Pengunjung
  • KPU Riau Dapat Alokasi Anggaran Rp224,1 Miliar untuk Pilkada 2020
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved