Pelalawan
Pemkab Pelalawan | DPRD Pelawan
 
 
+ INDEX BERITA

13:12 - 14 Desember Ujian CAT Panw...
20:43 - Ketinggian Air Sungai Pela...
18:08 - Hari Pertama Pendaftaran P...
18:09 - Kades Lalang Kabung Optimi...
19:05 - Enam Balita Dirawat Akibat...
11:19 - Ratusan Personel Polres Pe...
05:51 - Pentas Seni dan Budaya Jag...
21:37 - Lakukan Pemeliharaan Gardu...
20:18 - Perlu Kaderisasi Sebagai A...
16:52 - MPA dan Crew Leader Tingka...
17:59 - Mudahkan Pekerja, BPJS Ket...
11:58 - Bupati Harris dan Forkompi...
20:56 - LMG Pelalawan Gelar Kirab ...
12:43 - Tahun 2020, UMK Pelalawan ...
13:21 - Pemkab Pelalawan Matangkan...
15:41 - Program School Improvement...
13:51 - Bupati Harris Resmikan Des...
16:40 - DPP PAN Rekomendasi Habibi...
14:26 - Bupati: Eksistensi PWI Diu...
15:55 - Operasi Zebra Siak 2019, y...
 
Kerjasama dengan Perusahaan Lain, FFVP Sukses Tekan Karhutla di Riau
Rabu, 26/06/2019 - 17:29:51 WIB
Presiden Direktur PT RAPP, Sihol Aritonang, memberikan reward 100 juta pada desa binaan PT RAPP yang berhasil sebagai desa bebas api saat apel siaga pencegahan Karhutla di Bandara Sultan Syarief Haroen Setia Amanah Kabupaten Pelalawan.
Presiden Direktur PT RAPP, Sihol Aritonang, memberikan reward 100 juta pada desa binaan PT RAPP yang berhasil sebagai desa bebas api saat apel siaga pencegahan Karhutla di Bandara Sultan Syarief Haroen Setia Amanah Kabupaten Pelalawan.
TERKAIT:
 
  • Kerjasama dengan Perusahaan Lain, FFVP Sukses Tekan Karhutla di Riau
  •  

    PELALAWAN - PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) bekerjasama dengan PT Sumatra Riang Lestari (SRL) mengelar Apel Siaga Pencegahan Karhutla 2019 sekaligus memperingati 5 tahun berjalannya program desa bebas api, Rabu (26/6/2019) di Bandara Sultan Syarief Haroen Setia Amanah Kabupaten Pelalawan.

    Pada kesempaten tersebut, President Direktur PT RAPP Sihol P Aritonang mengatakan, program desa bebas api atau Fire Free Village Program (FFVP) ini merupakan program yang diluncurkan sejak tahun 2014 sebagai respon April Group terhadap anjuran pemerintah agar semua pihak ikut mencegah dan menanggulangi kebakaran lahan dan hutan.

    "Termasuk juga Kementerian LHK, Polri, TNI dan BNPB untuk ambil bagian dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan, unit usaha APRIL Group, untuk mencegah karhutla dengan turut mengajak dan menumbuhkan kepedulian masyarakat yang tinggal di desa-desa sekitar wilayah operasionalnya akan bahaya dan dampak dari api, terutama penggunaan metode tebang bakar (slash-and-burn) untuk membuka lahan pertanian," ujar Sihol.

    Sihol mengatakan bahwa hasilnya, tingkat insiden kebakaran setiap tahun di daerah FFVP terus berkurang. Pada  tahun 2014, area yang terbakar mencapai 0,18% dari total area yang dicakup. Sedangkan pada tahun 2015, 2016, dan 2017 turun masing-masing menjadi 0,01%, 0,07% dan 0,03%. Pada 2018, area yang terbakar kembali berkurang menjadi 0,02% dari total area yang dicakup.

    FFVP merupakan bentuk kontinuitas dalam mendukung pencegahan kebakaran PT RAPP. Program ini telah berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat sekitar berkat kolaborasi bersama pemangku kepentingan. Selain berkontribusi dalam mendukung program pemerintah, FFVP juga telah  berhasil menurunkan angka kebakaran serta menekan angka terjadinya kebakaran hutan dan lahan dalam skala provinsi Riau, ujar Direktur Utama PT RAPP Sihol Aritonang pada acara Apel Penanggulangan Karhutla 2019 di Hanggar Bandara Khusus Sultan Syarif Harun Setia Negara PT RAPP, Kabupaten Pelalawan.

    Pada kesempatan yang sama, PT RAPP juga menggelar penandatanganan MoU dengan sembilan desa yang berada di bawah PT RAPP dan supply partner yaitu PT Sumatera Riang Lestari (SRL) untuk berpartisipasi dalam program FFVP. Dari 9 desa, tiga desa diantaranya merupakan binaan RAPP yaitu Ransang, Sungai Ara dan Pangkalan Terap yang berlokasi di Kabupaten Pelalawan.

    Adapun enam desa berada dibawah SRL yaitu Kelurahan Terkul dan Batu Panjang di Kabupaten Bengkalis, Tanjung Medang dan Sungai Gayung Kiri di Kabupaten Kepulauan Meranti dan Teluk Kiambang dan Karya Tunas Jaya di Kabupaten Inhil.

    PT RAPP juga memberikan penghargaan kepada 9 desa yang menjadi peserta pada tahun 2018 dan terbukti dapat menjaga desanya dari karhutla. Setiap desa diberikan apresiasi sebesar Rp100 juta yang digunakan untuk keperluan pembangunan infrastruktur desa setempat. Kesembilan desa tersebut yaitu Dedap, Kudap, Bagan Melibur, Mayang Sari, Mekar Sari, Mekar Delima, Pelantai, Bumi Asri, Teluk Belitung.

    FFVP terus mengalami kemajuan signifikan dilihat dari jumlah desa yang berpartisipasi pada program tersebut dan dampaknya terhadap penurunan angka kebakaran. Tercatat, hingga tahun ini, PT RAPP telah bermitra dengan 53 desa di 5 Kabupaten di Provinsi Riau. 30 desa diantaranya menjadi peserta tahap desa bebas api, yang  mencakup total wilayah sekitar 600.000 hektar.

    Program ini memiliki 5 elemen utama yaitu penghargaan kepada desa yang tidak terjadi kebakaran selama 3 bulan, keterlibatan crew leader untuk mendukung pencegahan kebakaran, memberikan bantuan pembukaan lahan melalui peralatan pertanian, meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya pembukaan lahan dengan cara membakar serta pemantauan kualitas udara melalui perangkat PM10 di 7 desa.

    Dapat Apresiasi

    Program ini memang disambut positif oleh Pemkab Pelalawan. Program yang dilakukan oleh perusahaan kayu yang berbasis di Pangkalankerinci ini diharapkan dapat diikuti oleh perusahaan-perusahaan lainnya yang ada di daerah ini.

    "Kita sambut positif program yang sudah dijalankan oleh PT RAPP  yakni Program Desa Bebas Api ini. Selain telah berjalan konstan selama 5 tahun, program ini dapat menstimulasi desa dalam menjaga wilayahnya agar tak terjadi Karhutla," terang Asisten 2 Setda Pelalawan, Drs H Atmonadi, pada halloriau.com, Kamis (27/6/2019).

    Atmonadi mengatakan bahwa dengan adanya program Desa Bebas Api itu diharapkan masyarakat desa bisa lebih peduli dalam menjaga wilayahnya. Apalagi program Desa Bebas Api yang melibatkan sejumlah desa ini diberikan reward oleh perusahaan sebagai bentuk dukungan perusahaan pada desa yang mampu menjaga wilayahnya dari Karhutla.

    Hal senada disampaikan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan Drs Hadi Penandio,Kamis (27/6). Pihaknya menyambut positif atas apa yang dilakukan oleh PT RAPP dengan program Desa Bebas Api itu. Program ini dapat memberikan semangat bagi masyarakat desa untuk bersama-sama menjaga wilayah desanya dari Karhutla.

    "Langsung atau tidak, program ini dapat menurunkan tingkat karhutla di Riau khususnya di Pelalawan," ujarnya.

    Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi Irwan SIK saat dikonfirmasi media ini mengatakan bahwa dirinya sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh perusahaan RAPP, itu merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap penanganan pencegahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

    "Apalagi dengan adanya reward yang diberikan oleh perusahaan, mudah-mudahan itu bisa menjadi penyemangat bagi desa-desa untuk bisa lebih efektif lagi dalam melakukan pencegahan dini terhadap terjadinya kebakaran hutan dan lahan," terang Kaswandi.

    Kaswandi menambahkan, kebakaran hutan dan lahan merupakan bencana nasional, dengan adanya program desa bebas api yang diinisiasi oleh RAPP dengan menjadikan desa sebagai mitra binaan dalam pencegahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan, hal ini bisa menjadi motivasi bagi desa-desa yang lainnya untuk ikut dan bergabung dalam program desa bebas api tersebut.

    "Kita berharap kepada perusahaan-perusahaan lain yang ada di Kabupaten Pelalawan untuk dapat berkontribusi terhadap pencegahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Dan bisa mengadopsi program yang dilakukan RAPP, karena itu merupakan bentuk pencegahan jadi mau tidak mau harus ikut berkontribusi," pungkas Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi Irwan SIK.

    Penulis : Andi Indrayanto
    Editor : Fauzia

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Usai Tutup Turnamen Gasing "Rang Kayo Enggut", Wabup Rohil Ingin Digelar Lagi Februari 2020
  • PPL Desa Mekar Sari Olah Repu Sagu Jadi Pakan Ternak Benilai Ekonomis
  • Ingin Suami Sembuh, Isteri Rela Disetubuhi Dukun Cabul
  • Masjid Cheng Ho Rohil Diyakini Mampu Datangkan 5.000 Pengunjung Setiap Bulan
  • Jelang Porkab I Rohil, Cabor Sepak Bola dan Futsal Matangkan Persiapan
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved