Pelalawan
Pemkab Pelalawan | DPRD Pelawan
 
 
+ INDEX BERITA

15:09 - Tak Ada Titik Api, BPBD Pe...
18:31 - Cegah Karhutla, Polres Pel...
15:52 - Sambangi Kantor PWI Pelala...
17:31 - Bupati HM Harris Gelar Rap...
18:15 - PT RAPP Raih Stand Terbaik...
18:29 - Bupati Pelalawan Beri Peng...
17:16 - Tak Ingin Karhutla Terulan...
16:02 - SMKN 1 Pangkalankerinci Pa...
15:04 - Bupati Harris Terima Pengh...
16:40 - Tingkatkan Perputaran Ekon...
15:24 - Malam Ini, Sempena HUT Pel...
17:51 - Peringatan Hari Batik Nasi...
17:20 - Kapolres Letakkan Batu Per...
13:46 - Nihil Hotspot di Pelalawan...
18:01 - Posbakumadin Pelalawan Pap...
16:18 - Kesbangpol Verifikasi Fakt...
06:05 - Tak Ada Sumber Air, Relawa...
13:50 - Kabut Asap Makin Pekat, Di...
12:20 - Dukung Pengeboran Bingo, P...
16:29 - Bukti Komitmen Pemberdayaa...
 
Bupati Pelalawan Izinkan Pejabat Gunakan Mobdin untuk Mudik, Tapi Ada Syaratnya
Jumat, 31/05/2019 - 08:53:32 WIB
Mobdin pejabat Pemprov Riau dikandangkan.
Mobdin pejabat Pemprov Riau dikandangkan.
TERKAIT:

PANGKALAN KERINCI- Berapa instansi pemerintah melarang penggunaan Mobil Dinas (Mobdin) untuk mudik Lebaran tahun 2019, berbeda dengan Pemerintah Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau.

Bupati Pelalawan, HM Harris, mempersilahkan para pejabat memakai Mobdin untuk mudik saat Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah asalnya hanya di dalam wilayah Provinsi Riau.

Kendaraan plat merah diperbolehkan dibawa pulang kampung dan keluar dari Pelalawan, asal tidak melewati perbatasan alias sampai ke provinsi yang bertetangga dengan Riau.

"Mobil dinas bisa digunakan mudik oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pelalawan saat Lebaran 1440 H, jika hanya di dalam wilayah Provinsi Riau," demikian imbauan Bupati Harris dalam rilis yang disiarkan Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Pelalawan, Minggu (30/5/2019).

Harris beralasan domisili para pejabat dan ASN Pelalawan tersebar di beberapa kabupaten dan kota di Riau.

Sehingga pemakaian kendaraan yang merupakan aset negara itu tidak menjadi persoalan.

Sama halnya seperti tahun-tahun sebelumnya, Bupati Harris memang mengizinkan Mobdin dibawa pulang kampung oleh pegawai yang memakainya, meskipun tidak ada jaminan jika kendaraan itu akan dibawa tak akan dibawa ke luar Riau.

Di samping itu, Harris mengimbau kepada seluruh ASN untuk mematuhi jadwal cuti bersama yang sudah ditetapkan sebelumnya.

Dilansir tribun dia juga melarang ASN menambah libur atau tidak hadir saat hari pertama bekerja sesudah Lebaran.

Jika tetap membandel, ada sanksi yang disiapkan oleh pemkab. (*)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Setoran Dana Sawit Hanya Rp 300 Miliar, DPRD Riau Sebut Tak Sebanding dengan Luas Lahan
  • Kebagian 260 Formasi CPNS 2019, BKPP Kuansing: Pendaftaran dan Syarat Belum Dipastikan
  • Liga Champions Kembali Digelar, Berikut Jadwal Siaran Langsungnya
  • Jokowi Akan Hapus Eselon III dan IV, 440 Ribu PNS Bakal Kehilangan Jabatan
  • Pernah Mimpi Salat? Ini Maknanya yang Ternyata Luar Biasa
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved