Pelalawan
Pemkab Pelalawan | DPRD Pelawan
 
 
+ INDEX BERITA

14:26 - Perdana di Riau, Pondok Pe...
13:00 - Tiwa dan Suhardi Atlet Par...
14:20 - Usia 19 Tahun, Banyak Pemb...
10:44 - RAPP Stand Terbaik Pelalaw...
16:57 - Ribuan Masyarakat Padati T...
17:28 - DMPA Arara Abadi APP Sinar...
13:00 - Dibuka Bupati, PT RAPP Kem...
15:31 - Buka BID Tingkat Kabupaten...
17:04 - Masyarakat Desa Pekan Tua ...
17:20 - Dana BOS Belum Cair, Sekol...
15:32 - PT SAU Berikan Bantuan ke ...
16:23 - Cetak e-KTP di Pelalawan T...
16:51 - Warga Riau Kompleks Dukung...
12:39 - Anggota PGRI Diminta Dukun...
15:11 - Tersembunyi dari Langgam, ...
16:32 - RAPP Gelar Pelatihan Pembu...
07:53 - Solidaritas Riau Kompleks ...
16:43 - Rayakan Idul Adha, IMRA Ri...
15:18 - Warga Riau Kompleks RAPP L...
08:02 - PT RAPP Hadiri Pembentukan...
 
Dekranasda Kampar Belajar Batik di Rumah Batik Andalan
Senin, 26/02/2018 - 17:16:23 WIB
Kunjungan ke Rumah Batik Andalan
Kunjungan ke Rumah Batik Andalan
TERKAIT:

PANGKALAN KERINCI - Setiap daerah di Indonesia sedang mengembangkan batik ciri khas masing-masing, tidak terkecuali Kabupaten Kampar. Untuk itu, Dewan Kesenian Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Kampar belajar batik di Rumah Batik Andalan RAPP.

Ketua Dekranasda Kabupaten Kampar, Nuraini Azis mengatakan mereka ingin belajar bagaimana Community Development (CD) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) mengembangkan motif batik khas Pelalawan oleh Rumah Batik Andalan (RBA) yang sudah mendapatkan hak paten, salah satunya motif batik bono.

"Kami ingin belajar dan melihat bagaimana CD RAPP mengelola dan mengembangkan batik Pelalawan. Karena ingin mengembangkan batik di wilayah kami" ujar Nur'aini, Senin (26/2) di Rumah Batik Andalan di Balai Pelatihan dan Pengembangan Usaha Terpadu (BPPUT),Townsite II, Pangkalan Kerinci.

Belajar membatik

Saat berkunjung ke Rumah Batik Andalan, Nur'aini tampak antusias melihat proses pembuatan batik. Ia melihat satu persatu proses pengerjaan batik dari mencanting hingga mewarnai. Kemudian ia juga sempat berbincang-bincang dengan pembatik yang sedang bekerja di sana.

"Saya juga salut kepada CD RAPP karena telah mengajak ibu-ibu di sekitar operasional untuk menjadi pembatik sehingga meningkatkan perekonomian mereka," ucap Nuraini.

Sementara Ikatan Wanita Riau Andalan (IWARA) dan Tim CD RAPP beserta staff mengucapkan terimakasihnya atas kedatangan rombongan dari Kampar.

"Kami sangat senang dengan kedatangan rombongan dari Kampar. Kami juga sangat senang bisa berbagi ilmu," ucap CD Manajer RAPP, Sundari Berlian yang didampingi Ketua IWARA, Azrina.

Ia menambahkan saat ini Rumah Batik Andalan telah menghasilkan lima motif batik yang sudah dipatenkan diantaranya Bono, Akasia, Lakum, Timun Suri dan Eukaliptus.(rilis)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Nihil Titik Panas, Hujan Masih Guyur Riau hingga Besok
  • 2020, PUPR Kuansing Targetkan Ruas Jalan Sangau - Banjar Guntung - Seberang Sungai Tuntas Diaspal
  • Mendengar Lebih Dekat Masukan Pelanggan, Garuda Indonesia Layani Langsung Penumpang di Pesawat
  • Sudah P21, Tersangka Dugaan Korupsi RTH Diminta segera Diadili
  • Pasutri Tewas Setelah Makan Ayam, Ternyata Gara-gara Cara Chefnya Memasak!
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved