www.halloriau.com
BREAKING NEWS :
Pemkab Siak Dorong Setiap Kampung Miliki Kawasan Ruang Terbuka Hijau
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
IKA USU Gelar Pengobatan Gratis dan Bagikan Masker
Minggu, 22/09/2019 - 19:07:08 WIB
Foto bersama.
Foto bersama.
TERKAIT:
PEKANBARU - Dalam rangka pengabdian kepada  masyarakat, Ikatan Keluarga Alumni Universitas Sumatra Utara (IKA USU) menggelar pengobatan gratis dan membagikan masker ke warga. Acara ini digelar di MDA Masjid Dufa Pekanbaru, Minggu (22/9/2019) melibatkan para dokter spesialis dan dokter gigi serta dokter umum.

Ketua Umum IKA USU Riau, drg H Burhanuddin Agung MM kepada wartawan Minggu (22/9) mengatakan, pasca kabut asap yang melanda Riau khususnya Pekanbaru, IKA USU melalui program pengabdian kepada masyarakat terjun langsung membantu masyarakat dengan melakukan pengobatan gratis serta pemberian masker secara gratis kepada warga.

"Kita jangan hanya pandai menghujat saja, tapi harus langsung berbuat meski hanya sekedar membagikan masker. Dan alhamdulillah hari ini IKA USU sudah bisa melakukan pengobatan gratis dan pembagian masker," jelasnya.

Lanjut Burhanuddin, dalam rangka pengabdian ke masyarakat ini IKA USU menurunkan Iebih kurang  relawan yang terdiri dari Dokter Spesialis Anak, dokter spesialis Penyakit Dalam, dokter Spesialis Paru, dokter Umum, dokter Gigi, dokter kandungan  Apoteker, Perawat dan tenaga relawan lainnya. 

Selain pemeriksaan dan pengobatan secara cuma-cuma IKA USU juga memberikan penyuluhan serta pembagian masker kepada masyarakat sebagai upaya membangun kesadaran untuk senantiasa memakai masker pelindung pada kondisi udara seperti sekarang ini.

Menurut  beliau kegiatan serupa ini harus dilaksanakan oleh berbagai pihak sebagai bentuk kepedulian menghadapi situasi yang amat merugikan kita semua. 

Selaku Ketua Umum IKA USU Wilayah Riau, dia menyesalkan permasalahan Kabut Asap ini terjadi bahkan berulang ulang, karena dampak dari kabut asap ini tidak hanya terbatas pada permasalahan ISPA.

"Kita khwatir dampak asap ini dalam jangka panjang yang amat mungkin akan diderita oleh sebahagian masyarakat Riau yang mengkonsumsi asap ataupun debu hasil kebakaran hutan dan lahan Ini yakni meningkatnya kasus Kanker Paru dan terjadinya kerusakan ataupun terhambatnya penumbuhan sel otak khusus pada anak umur 2 tahun ke bawah," ungkapnya.
 
Oleh karena itu katanya, diharapkan pada kondisi saat ini dan seterusnya diharapkan masyarakat dapat memproteksi para lbu Hamil, Anak Balita, lebih khusus anak di bawah 2 tahun dengan menghindari sekecil mungkin terpapar kabut asap yang amat merugikan ini. 

Khusus bagi para Tokoh Masyarakat dapat memanfaatkan masjid masjid dan sarana sarana lain yang secara umum saat ini sudah memiliki pendingin udara. Hanya tinggal menggalang potensi masyarkat untuk membeli alat pembersih udara atau Air Purifier sebagai upaya pengamanan para generasi kita kedepannya.

Penulis : Herlina
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Pemkab Siak Dorong Setiap Kampung Miliki Kawasan Ruang Terbuka Hijau
  • 37.265 Warga Pekanbaru Belum Miliki e-KTP
  • 107 CJH Bengkalis dan Bantan Tes Kebugaran
  • Tes Urine, 1.428 ASN Pemkab Pelalawan Negatif Narkoba
  • Terbukti Pungli, Dinas Perkimtan akan Tindak Tegas
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Anugerah Baiduri ke-12
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved