www.halloriau.com  
BREAKING NEWS :
Wujud Tanggungjawab Terhadap Lingkungan, Astra Internasional Tebar Benih Ikan dan Tanam Pohon Pelindung
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Hotspot Terus Meningkat di Riau, Jarak Pandang Makin Terbatas
Kamis, 19/09/2019 - 12:20:29 WIB
Kabut asap di Pekanbaru.
Kabut asap di Pekanbaru.
TERKAIT:
PEKANBARU - Kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Riau makin menghawatirkan. Bahkan hingga saat ini berdasarkan data dan analisa Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Pekanbaru, sedikitnya ada 141 hotspot yang terpantau di Riau dari 612 titik yang terdeteksi di Sumatera dengan level confidence di atas 50 persen.

"Untuk wilayah Sumatera terjadi peningkatan jumlah titik panas dan titik api. Secara keseluruhan terdapat 612 titik panas yang level confidence di atas 50 persen. Tiga wilayah paling banyak terdeteksi titik panas dan titik api yakni Sumsel terdapat 202 titik, Jambi 166 titik dan Riau 141 titik. Sementara provinsi lain yang juga terpantau ada titik api yakni Babel, Lampung, Kepri, Sumut dan Bengkulu," ungkap Yudhistira Mawaddah, Staf Analisa data dan Informasi BMKG, Kamis (19/9/2019).

141 Hotspot tersebut, 94 titik dianataranya berada di level convidence di atas 70 persen, dimana diduga kuat adanya aktivitas kebakaran hutan dan lahan. 94 titik api tersebut terdapat di 8 Kabupaten di Riau diantaranya ada di Kabupaten Inhil dan Inhu menjadi penyumbang titik api paling banyak, yakni masing-masing 24 titik api. Selanjutnya Kabupaten Pelalawan 22 titik, Kampar 9 titik, Rohil 6 titik, Rohil 3 titik dan Bengkalis 2 titik.

"Untuk hostpot dengan level confidence diatas 70 persen atau dipercayai sebagai titik api berjumlah 94 titik, atau naik dari sebelumnya yang hanya 46 titik," ungkap Yudhistira lagi.

Akibat kebakaran hutan dan lahan disejumlah daerah di Riau membuat kondisi kabut asap makin tebal, seperti yang terjadi Pekanbaru har ini, dimana jarak pandang sangat terbatas dan menganggu aktivitas masyarakat termasuk melumpuhkan aktivitas sekolah dan kampus. Dimana berdasarkan data dan informasi di BMKG Pekanbaru jarak pandang di Kota Pekanbaru hanya 700 Meter (asap), Inhu 500 meter (asap), Dumai 1,2 Km (asap) dan Pelalawan hanya 400 meter (asap).

Penulis : Mimi Purwanti
Editor : Yusni Fatimah




Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Wujud Tanggungjawab Terhadap Lingkungan, Astra Internasional Tebar Benih Ikan dan Tanam Pohon Pelindung
  • Gelar Coffe Morning, Kapolres Meranti Ajak Awak Media Berkolaborasi
  • Yamaha Ikut Meriahkan Ethnic Citizen Mahoni on Campus, Ada Promo Oktoberiah
  • Wiranto Dikawal 2 Dokter saat Perpisahan dengan Bawahan di Kemenko Polhukam
  • Kapolda Riau Tegaskan Pemberantasan Narkoba Sulit Jika Oknum Polisi Ikut Terlibat
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Karnaval Kebudayaan Riau 2019
     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved