www.halloriau.com
BREAKING NEWS :
Beri Teguran Kedua, Disperindag Klaim Pembangunan Pasar Induk Sudah Dilanjutkan
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Warga Rumbai dan Rumbai Pesisir Keluhkan Limbah UD RCO
Rabu, 20/03/2019 - 20:36:09 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi
TERKAIT:
PEKANBARU - Keberadaan pabrik pengolahan ban bekas milik UD RCO dikeluhkan warga Rumbai dan Rumbai Pesisir. Pabrik yang berada di perbatasan dua Kecamatan itu mengganggu lingkungan sekitar lantaran mengeluarkan limbah asap berbau. 

Ada tiga kelurahan di dua kecamatan itu yang terdampak. Yaitu Kelurahan Lembah Damai, Kecamatan Rumbai Pesisir tempat pabrik itu berada. Kemudian Kelurahan Muara Fajar Timur dan Muara Fajar Barat, Kecamatan Rumbai. 

Lokasi UD RCO ini berada di Jalan Yos Sudarso KM 11. Keluhan warga itu dituangkan dalam bentuk tulisan kepada Wartawan. Rencananya, urat itu akan diteruskan kepada Camat Rumbai Pesisir, Walikota Pekanbaru, DPRD Kota Pekanbaru dan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Riau.

Perwakilan warga, Rikardo Simanjuntak mengatakan, pabrik pengolahan atau daur ulang ban bekas itu dalam aktivitasnya mengeluarkan asap berwarna hitam pekat. Terlebih, asap yang dihasilkan pabrik itu beraroma tidak sedap yang dinilai sangat membahayakan warga sekitar.

"Asap pabrik itu menyebabkan polusi udara dan membuat udara di sekitar menjadi tidak sehat, ditambah dengan aroma tak sedap. Untuk itu kami dari warga meminta instansi terkait segera menindaknya,” kata Rikardo.

Kata dia, warga di sekitar pabrik berharap kepada pihak terkait agar secepatnya menutup atau memberhentikan aktivitas pabrik tersebut. Hak itu untuk menyelamatkan masyarakat, terutama anak-anak dari bahaya polusi yang dinilai mengancam kesehatan.

“Kami telah sepakat dan meminta pihak berwenang secepatnya menutup atau memberhentikan aktivitas pabrik itu. Karena sudah mengancam kesehatan kami,” tegasnya.

Ia juga meminta Camat Rumbai Pesisir selaku penyelenggara pemerintahan agar bertindak tegas. Pabrik bermerk UD RCO tersebut melakukan aktivitas penyulingan ban bekas.

Pabrik tersebut, memproduksi bahan Bakar Minyak (BBM) hasil penyulingan ban bekas Bio Rubber Fuel (BRF) atau minyak bakar dari bahan baku ban bekas. 

Penulis : Delvi Adri 
Editor: Yusni Fatimah

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Beri Teguran Kedua, Disperindag Klaim Pembangunan Pasar Induk Sudah Dilanjutkan
  • Sekda Ikuti Vicon Pemilu 2019
  • DBD di Pekanbaru Capai 166 Kasus, Satu Anak Meninggal Dunia
  • Perdana Dibiayai Dikti, Lima TUK Polbeng Gelar Uji Serentak 7 Skema Kompetensi
  • Gagal Kirim Sabu ke Rutan Sialang Bungkuk, Pria Warga Cik Ditiro Ini Terancam Dibui
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Video Conference Bersama Menkopolhukam
     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved