www.halloriau.com
BREAKING NEWS :
Dituding Cemarkan Nama Baik, Mantan Kepala SKK Migas Sumbagut Kembali Disomasi
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Jualan di Car Free Night, Pedagang Harus Bayar Rp 3 Juta per-Bulan
Jumat, 15/03/2019 - 18:17:11 WIB
PEKANBARU - Malam ini, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru akan soft launching Pekanbaru Festi Night atau Car Free Night. Pedagang yang ingin berjualan di area tersebut harus membayar Rp375 ribu perhari. 

Car Free Night yang sempat ditunda pelaksanaannya ini hanya ada dua kali dalam seminggu. Artinya, dalam sebulan hanya ada delapan kali car free night. Setiap car free night, pedagang yang berjualan di tempat strategis harus membayar Rp375 ribu. Jika ditotal, dalam satu bulan pedagang harus membayar sebesar Rp3 juta. 

Menurut salah satu pedagang, dengan membayar uang sejumlah itu, pengelola car free night menyediakan tenda kuncup. Jumlahnya ada 15 tenda kuncup atau tenda payung. 

"Tenda kuncup, payung itu ada 15. Iya (bayar Rp 3 juta). Satu hari Rp 375 ribu. Hitungannya perhari, dua kali (seminggu). Satu bulan 8 kali pertemuan, jadi satu bulan Rp3 juta totalnya. Bayar segitu, disediakan semuanya, dikasih tenda, meja, kursi, listrik. Lampu dari kita," ungkap salah satu pedagang, Jumat (15/3/2019).

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Pekanbaru, Nurfaisal ketika dikonfirmasi menegaskan, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru tidak memungut bayaran dalam kegiatan itu. Ia menyebut pemerintah hanya memfasilitasi pelaku UMKM dan pelaku usaha kreatif.

"Jadi pemerintah kita cuma menfasilitasi saja dan mengatur kawasan itu, agar bisa menjadi lokasi kegiatan," jelasnya.

Ia menyebut, ada pihak ketiga yang mengelola kegiatan tersebut. Dikatakannya, pengelola membiayai operasional kegiatan. "Jadi tidak ada pungutan ke peserta acara. Sebab pihak ketiga membiayai sendiri kegiatan ini," kata dia.

Ia menegaskan bahwa tidak cuma Disbudpar Kota Pekanbaru yang terlibat dalam kegiatan ini. "Ada tim pengendali yang mendapat SK dari Walikota. Tim ini berasal dari berbagai OPD," ungkapnya.

Nurfaisal menegaskan bahwa Pekanbaru Festi Night atau Car Free Night ini adalah ajang pelaku usaha kreatif. Mereka bisa hadir dengan karya terbaiknya. "Jadi saya tegaskan ini bukan pasar malam, lokasinya sudah dibagi-bagi," jelasnya. 

Penulis : Delvi Adri
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Dituding Cemarkan Nama Baik, Mantan Kepala SKK Migas Sumbagut Kembali Disomasi
  • Warga Rumbai dan Rumbai Pesisir Keluhkan Limbah UD RCO
  • 73 Kg Komoditas Pangan Ilegal Impor Asal Malaysia Disita Balai Karantina Pekanbaru
  • Polisi Selatpanjang Kantongi Identitas Mayat Mengapung di Sungai Siatam
  • Dukung Wantannas, XL Axiata Sosialisasikan Konten Bela Negara Lewat SMS Broadcast
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Imigran Dipindahkan
     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved