Meranti
Pemkab Meranti | DPRD Meranti
 
+ INDEX BERITA

15:56 - Tekan Angka Kekerasan Terh...
08:18 - Bank Sampah Selatpanjang B...
10:14 - Kapolsek Rangsang Raih Per...
17:17 - Protes Jalan Rusak, Warga ...
17:48 - Hingga Desember 2018, 44 K...
18:56 - Tujuh Kepala OPD Pemkab Ke...
18:20 - Limbah Sagu Diduga Penyeba...
16:21 - Tarif PBB di Meranti Dises...
18:55 - Pembangunan Dermaga Desa S...
07:44 - KPU Meranti Bakar 1081 lem...
17:24 - Tiga ASN dan 52 Honorer Pe...
07:08 - KPU Meranti Temukan 27 Sur...
17:53 - Bujang Dara Meranti Jalin ...
15:00 - Kapal Pembawa Minuman Kebu...
15:48 - Sanksi Menanti Pejabat Mer...
17:56 - Minyak Genangi Geladak Kap...
18:40 - Bupati Meranti Hadiri Rako...
04:34 - BBPOM Temukan Makanan Meng...
15:32 - Festival Cian Cui Kepulaua...
12:05 - BBPOM Temukan Boraks Pada ...
05:45 - KPID Riau Gelar Seminar Li...
10:04 - Dua Kali Berunjuk Rasa, Tu...
04:47 - Selama Ramadan, ASN Merant...
20:03 - Para Kades dan BNPB Apresi...
13:45 - Employee Volunteering Prog...
11:08 - Pemkab Meranti Buka 248 Fo...
09:58 - Lahan RSUD Meranti Digugat...
23:25 - Pemkab Meranti Minta BPN P...
10:54 - Tanjung Padang Jadi Masyar...
15:36 - Rekor Double Hattrick, Kep...
10:43 - DPRD Minta Pemkab Meranti ...
14:22 - Sebut Keuangan Daerah Stab...
12:55 - Antisipasi Terorisme, Pemu...
14:41 - Dengan e-Sagu, PNS Meranti...
16:31 - Disdukcapil Meranti Buka S...
14:30 - Pendemo Tuntut Pemkab Mera...
08:50 - Pemkab Meranti Segera Real...
14:35 - Ratusan Muslim Meranti Gel...
17:26 - Sekda Meranti Lantik 177 P...
10:36 - Pejabat Pemkab Meranti Dim...
20:59 - Pemkab Meranti Alokasikan ...
21:20 - Limbah Pasar Modern Selatp...
11:03 - Situs Resmi Pemkab Meranti...
15:38 - Hasil UN di Meranti Bakal ...
12:57 - Bupati dan Ketua DPRD Mera...
14:16 - SPSI Minta Upah Buruh di M...
14:25 - Banyak Timbangan yang tak ...
05:47 - Diduga Curang, FLS2N Meran...
20:56 - Baru Dibangun, Plafon Pusk...
18:49 - Tiga Desa di Meranti Ini J...
 
DPRD Panggil Hearing Pihak Terkait
Begini Penjelasan kenapa Crane Bisa Terjebak di Jalan Diponegoro Selatpanjang
Selasa, 14/11/2017 - 10:40:20 WIB

SELATPANJANG - Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Meranti yang membidangi ekonomi dan pembangunan memanggil Dinas PU, Dishub, PLN dan vendor PT Trakindo, Senin (13/11/2017) untuk hearing bersama menindaklanjuti insiden kerusakan Jalan Diponegoro Selatpanjang akibat amblasnya mobil crane yang membawa material PLN Rayon Selatpanjang.

Kerusakan Jalan Diponegoro Selatpanjang terjadi, Jumat (10/11/2017) sore. Saat itu satu unit mobil crane berbobot lebih 40 ton terpuruk di jalan. Akibatnya, jalan yang semula mulus (hotmix) menjadi rusak parah.

Mobil crane dan 3 unit truk roda 10 itu mengangkut mesin dari Dorak menuju PLN Jalan Yos Sudarso. Mesin tersebut untuk menambah daya sebesar 5 MW ke PLN Rayon Selatpanjang.

Namun apa daya, Jumat sore, saat melintasi Jalan Diponegoro Selatpanjang (usai mengantar material ke PLN) jalan amblas dan mobil crane terpuruk. Hingga Senin, belum ada aktivitas lanjutan dari vendor mengangkut mesin-mesin (material) yang masih tersisa.

Guna meminta kejelasan terhadap insiden tersebut dan solusi kedepannya, Komisi II memanggil hearing pihak terkait. Hadir saat ini Dinas PU, Dishub, PLN Selatpanjang, dan rekanan perwakilan Vendor.

Hadir saat hearing, Pimpinan Komisi II Darwin, Sekretaris Lindawati, anggota Dedi Putra SHI yang juga Ketua Fraksi PPP, Taufiek, Darsini, Emiratna, Tartib, dan Asmawi. Hadir juga Kadis PU Hariadi, Sabri, dan Syamsul. Kadishub DR Aready Kabid Darat Tulus Smith dan staff, Kepala PLN Annas Yasin Ilmianto, dan perwakilan Vendor PT CKB.

Ternyata, muatan sumbu terberat (MST) Jalan Diponegoro Selatpanjang, Kepulauan Meranti, Riau, hanya 8 ton. Sementara mobil crane yang melintas lebih 40 ton, akibatnya kerusakan pun tak dapat dielakkan.

Menurut Kepala Dinas PU Kepulauan Meranti Hariadi MT, jalan yang ada di Kota Selatpanjang hanya mampu menahan beban 8 hingga 15 ton. Bagi jalan yang sebelumnya dibangun saat kecamatan Tebingtinggi (semenisasi, red) lalu dihotmix, daya mampu menahan beban 8 ton. Sedangkan yang awalnya dibase seperti Jalan Dorak mampu menahan beban sampai 15 ton.

"Kendaraan jenis apa saja bisa lewat asal beratnya tidak melebihi kemampuan. Crane berat 40,5 ton dengan jumlah sumbu dua, roda empat kalau kendaraan laju saat melintas, minimal dan tidak berhenti, itu akan lancar," kata Hariadi.

Dikatakan Hariadi lagi, kalau seandainya vendor berhasil mengangkat dan menggerakkan crane, mobilisasi diminta tidak saat jam sibuk. Jam kerja yang aman dimulai pukul 00:00 hingga 05.00 WIB.

"Bapak punya kewajiban memperbaiki. Setiap kami merekomendasi, siapa saja bermohon, ketika terjadi kerusakan siap memperbaiki," ujar Hariadi.

Menurut Kepala PLN Rayon Selatpanjang, saat ini ada penambahan mesin baru dari Jakarta berdaya 5 MW. Mesin ini untuk meningkatkan pelayanan di Kepulauan Meranti berbarengan dengan peningkatan rasio elektrifikasi. Mesin ini sudah harus terpasang tahun 2017, karena tak lama lagi mesin sewa di PLN Selatpanjang ada yang habis kontrak.

Untuk mengantisipasi mengevakuasi kendaraan berat tersebut, pihak rekanan berjanji akan menuntaskannya 1x24 jam sejak hearing dilakukan.

Penulis : Ali Imroen
Editor : Yusni Fatimah

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Tahun Depan Imam Masjid di Pekanbaru Dapat Insentif
  • Walikota Dumai Resmikan Pantai Teluk Makmur
  • Satres Narkoba Polres Rohul Gerebek Rumah Pelaku Narkoba di Mahato
  • Dishub Pekanbaru Tertibkan Parkir di Pasar Pagi Arengka
  • Sabtu Depan, 230 JCH Bengkalis Kloter 4 Menuju Batam
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved