Meranti
Pemkab Meranti | DPRD Meranti
 
+ INDEX BERITA

10:54 - Tanjung Padang Jadi Masyar...
15:36 - Rekor Double Hattrick, Kep...
10:43 - DPRD Minta Pemkab Meranti ...
14:22 - Sebut Keuangan Daerah Stab...
12:55 - Antisipasi Terorisme, Pemu...
14:41 - Dengan e-Sagu, PNS Meranti...
16:31 - Disdukcapil Meranti Buka S...
14:30 - Pendemo Tuntut Pemkab Mera...
08:50 - Pemkab Meranti Segera Real...
14:35 - Ratusan Muslim Meranti Gel...
17:26 - Sekda Meranti Lantik 177 P...
10:36 - Pejabat Pemkab Meranti Dim...
20:59 - Pemkab Meranti Alokasikan ...
21:20 - Limbah Pasar Modern Selatp...
11:03 - Situs Resmi Pemkab Meranti...
15:38 - Hasil UN di Meranti Bakal ...
12:57 - Bupati dan Ketua DPRD Mera...
14:16 - SPSI Minta Upah Buruh di M...
14:25 - Banyak Timbangan yang tak ...
05:47 - Diduga Curang, FLS2N Meran...
20:56 - Baru Dibangun, Plafon Pusk...
18:49 - Tiga Desa di Meranti Ini J...
13:22 - Program Desa Bebas Api Bua...
19:16 - Lahan Tak Bersertifikat, P...
11:45 - BPBD Meranti Salurkan Bant...
15:27 - Pemilik Swalayan Top 99 Di...
15:39 - Pembangunan Proyek di Mera...
10:33 - Dinilai Sukses Kembangkan ...
16:18 - Baru Menjabat, Kadis Perik...
10:18 - Selain Kemiskinan, Subside...
11:18 - Berbeda dengan Puslabfor M...
20:21 - Ribuan Hektare Hutan Mangr...
13:51 - Konsisten Bantu Masyarakat...
18:41 - Bupati Berang Lihat Sampah...
15:17 - Minim Kucuran Anggaran, Wa...
12:12 - Dikritik Lakukan Sidak dan...
11:55 - BBPOM Sidak Barang Tanpa I...
15:10 - Duh, Bidan dan Petugas Keb...
16:11 - RAPP Bangun Depot Air Minu...
16:37 - Jembatan Desa Tanjung Pada...
10:23 - Deklarasi Anti Hoaks, Kapo...
19:03 - Pakai Nomor Registrasi BPO...
14:12 - Bercacing, Ikan Sarden Far...
05:47 - Tiga Unit Mesin Pembangkit...
11:22 - Cetak Sawah Baru di Merant...
16:40 - Sample Dibawa ke BPOM Peka...
06:10 - KPU Meranti Tetapkan DPS P...
22:05 - Dispar Riau Sosialisasi Sa...
18:15 - Sejak 2016, 11 ASN Merant...
17:47 - Banyak Pembangunan Proyek ...
 
Pemkab Larang Peternak Jual Sapi Keluar Meranti
Jumat, 21/04/2017 - 19:21:16 WIB

SELATPANJANG - Pemkab Kepulauan Meranti melarang para peternak menjual daging sapi lokal ke daerah lain. Hal itu menindaklanjuti masih mahalnya daging lokal di pasaran. 

"Harga daging sapi masih Rp120 hingga Rp130 ribu per kilogramnya. Padahal, pemerintah telah meluncurkan bantuan sapi ke peternak," ujar Kepala Dinas Pertanian Peternakan Tanaman Pangan dan Ketahanan Pangan (DP2TPKP) Kabupaten Kepulauan Meranti, Jaka Insita, Jumat (21/4/2017).

Ia menyebut, mahalnya harga daging sapi di Meranti disebabkan langkanya daging sapi lokal. Sementara sejumlah pedagang dan peternak justru menjual daging sapi lokal ke daerah lain. 

"Solusinya adalah melarang peternak menjual sapi ke daerah lain. Dengan begitu, daging pasar di Meranti dibanjiri daging lokal. Hal itu otomatis akan menekan harga daging," ujarnya.

Mahalnya daging lokal di Meranti juga berakibat larisnya daging import dari Malaysia dan India yang dihargai Rp 80 sampai Rp 90 ribu per kilogramnya. Selain murah, daging beku import juga mudah didapat di sejumlah toko ataupun pasar tradisional di Meranti. 

"Kita tidak bisa melarang masyarakat, karena daging lokal terbatas," ujarnya.

Dijelaskan Jaka, pelarangan penjualan daging sapi ke daerah lain merupakan intruksi langsung dari Bupati Kepulauan Meranti. Pasalnya, bantuan sapi yang selama ini dilakukan oleh pemerintah berasal dari APBD.   

"Kita tidak ingin sapi yang kita adakan menggunakan APBD malah dinikmati oleh Kabupaten lain. Kami nanti akan berkoordinasi dengan Disperindag untuk memetakan berapa kebutuhan daging sapi di Meranti. Untuk penindakan, pemkab telah bekerjasama dengan TP4D Kejari Kepulauan Meranti," ujar Jaka.

Penulis: Ali Imroen
Editor: Yusni Fatimah

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Bekerja Dua Minggu Selama Ramadan, Dewan Gelar Hearing dan Sidak ke Lapangan
  • Tanjung Padang Jadi Masyarakat Tangguh Api Berkat Program FFVP PT RAPP
  • Kapolres Beserta Kabag Humas dan Protokoler Sekda Inhil Bagikan Takjil Gratis
  • Agar Remaja Pekanbaru Tak Berbuat Nakal di Ramadan Ini, Semua Pihak Diminta Berperan Aktif
  • Meski Segar, Sebaiknya Jangan Olahraga Setelah Sahur
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved